Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peraturan SALW Di Indonesia (Control of SALW in Indonesia)

Peraturan SALW Di Indonesia (Control of SALW in Indonesia)

Ratings: (0)|Views: 438 |Likes:
Published by my_new_diary
This presentation about control of Small Arms and Light Weapons in Indonesia
This presentation about control of Small Arms and Light Weapons in Indonesia

More info:

Published by: my_new_diary on Aug 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2012

pdf

text

original

 
PeraturanSALW diIndonesia
OlehDavid Raja Marpaung
Surat Keputusan KapolriSkep/1 198/2000 tanggal 18 September 2000, tentang BukuPetunjuk Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api Non OrganikTNI/Polri:1.Definisi senjata api ialah senjata yang mampu melepaskan keluar satu atau sejumlahproyektil dengan bantuan bahan peledak. Termasuk dalam pengertian senjata apiadalah bagian-bagian senjata api; meriam dan senjata penyembur api serta bagian-bagiannya; senjata tekanan udara dan senjata tekanan pegas kaliber
5,5
mm keatas;pistol, revolver atau senapan baik yang dapat diisi dengan peluru tajam atau hanyadapat diisi dengan peluru karet, peluru gas dan peluru hampa; senjata gengam yangmenggunakan aliran listrik; maupun senjata-senjata yang serupa dengan senjata-senjata di atas, yang dapat dipergunakan untuk mengancam atau menakuti orang.2.Definisi amunisiadalah semua benda dengan sifat dan balistik tertentu yang dapatdiisi dengan bahan peledak atau mesiu, dan yang dapat ditembakkan dengansenjata ataupun tidak dengan maksud ditujukan kepada suatu sasaran untukmerusak atau membinasakan3.Definisi peluru, yakni amunisi yang bekerjanya mempergunakan senjata atau alatpenghancur.
8/1/20101David Raja Marpaung. Associate Lecture University of Indonesia, also Indonesia Politic and Defense Consultant.Email: davidrajamarpaung@gmail.com Phone: +62 81219588360
 
KEBIJAKAN SALW Dl INDONESIA
Produksi
(Manufacture)
Di Indonesia, istilah produksi
(manufacture)
 
mengacu pada kegiatan untuk membuatatau memproduksi senjata api, amunisi yang telah mendapatkan ijin usaha dariDepartemen Perindustrian dan Kapolri atau pejabat yang diberikan wewenangolehnya untuk itu.surat Keputusan Kapotri No. Politik: Skep/1 198/IX/2000 tanggal 18 September 2000.Pengusaha senjata api, amunisi dan senapan angin kaliber
4,5
mm, ialahpengusaha nasional yang memiliki persyaratan sebagai importir/eksportir yangtelah mendapat pengakuan Departemen Perdagangan dan atau ijin usaha untukpembuatan atau produksi dan memperdagangkan senjata api dan amunisi sertasenapan angin kaliber
4,5
mm, yang telah mendapatkan pengakuan dariDepartemen Perindustrian dan Perdagangan serta ijin usaha dari Kapoiri ataupejabat yang diberi wewenang olehnya untuk ituProduksi senjata di Indonesia didominasi (monopoli) oleh satu perusahaan miliknegara yakni PT. Pindad
8/1/20102David Raja Marpaung. Associate LectureUniversity of Indonesia, also IndonesiaPolitic and Defense Consultant.
 
Penyimpanan
(Stockpiling)
S
tockpile
 
dipahami sebagai senjata yang berada dalam penyimpanan
(storage)
 
dandalam penguasaan militer atau polisi, atau aktor non-negara yang sah, baik untukkeperluaan penggelaran kekuatan, untuk dijual atau untuk
ecommissioning
S
tockpile
 
berkaitan erat dengan adanya surplus senjata. Surplus senjata merujuk padaSALW baik yang masih dapat digunakan
(serviceable)
 
atau yang sudah tidak dapatdigunakan
(unservisceable)
 ,
yang berada dalam penyimpanan dan kepenguasaanmiliter, polisi, aparat pemerintah lainnya, dan senjata-senjata illicit yang disitaolehnya, yang mana sudah tidak dapat dibutuhkan lagi.Ketentuan mengenai
stockpile
 
ada dalam UU tahun 1936 pasal 13 ayat 4 yangmenyatakan tentang penyerahan senjata api ke dalam penguasaan sementara, dantentang penyerahan, penyimpanan, penimbunan dan pengangkutan senjata api,mesiu dan munisi, juga tentang pembatasan pengangkutan sejauh presidenmenganggap perlu untuk kepentrngan umum bahwa negara atau aparat keamananyang ditunjuk, mempunyai otoritas mengurusi
stockpile
 
secara umum, masalah-masalah yang lebih terperinci atau bersifat tekms belum disinggung sama sekali.Hal-hal yang menyangkut keadaan jika terjadi surplus senjata di dalam negeri,belum diatur
8/1/20103David Raja Marpaung. Associate LectureUniversity of Indonesia, also IndonesiaPolitic and Defense Consultant.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
saputroadhi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->