Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
teori dasar geomagnet

teori dasar geomagnet

Ratings: (0)|Views: 3,184 |Likes:

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Riva Choerul Fatihin on Aug 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
 
VICTOR
1
 
BAB I. PENDAHULUAN
Telah dikemukakan oleh beberapa ahli, bumi sebagai benda magnet yang tidak homogen.Apabila bumi dalam keadaan homogen tidak banyak masalah yang ditimbulkannya. Tapikenyataannya tidaklah demikian.Salah satu ketidak homogenan bumi disebabkan oleh perbedaan sifat kemagnetan bahan- bahan yang menyusunnya, terutama yang terletak dekat permukaanlah yang mudah dirasakan pengaruhnya.Apabila bumi dianggap bulat dan mempunyai kemagnetan yang homogen maka garis-garis magnet akan melintas secara ideal dari satu kutub magnet lain yang berlawanansebagaimana bola magnet biasa. Akan tetapi bentuk bumi tidaklah bulat sempurna danmengalami pemipihan pada kedua kutubnya. Selain itu susunan bahannya pun tidak homogen.Kenyataan ini mengakibatkan perubahan-perubahan pada lintasan garis gaya kemagnetan.Perubahan ini berupa penyimpangan-penyimpangan yang dengan mudah dapat diamati di permukaan bumi. Penyimpangan-penyimpangan ini disebut anomali geomagnet.Untuk mengumpulkan data geomagnet, parameter-parameter yang perlu diketahui antaralain lokasi tempat penyelidikan (yang mengakibatkan besaran deklinasi, inklinasi, intensitasvertikal dan intensitas horizontal), sifat-sifat fisik material (dalam hal ini suseptibilitasnya) danhal-hal lain yang berhubungan dengan kepekaan alat dan kejadian-kejadian yang terlepas dari pengamatan misalnya perubahan harian, badai matahari dan ketelitian dalam posisi alat selama pengukuran berlangsung. Alat yang digunakan disebut magnetometer.Masing-masing alat memiliki kelebihan tersendiri, dan jenisnyapun bermacam-macam,ada yang mengukur komponen vertikal magnet bumi, komponen horizontal dan komponen total.
 
 
VICTOR
2
 
Metoda magnet dalam beberapa hal mempunyai kesamaan dengan metoda gravitasi.Kedua metoda mengukur perbedaan yang kecil (anomali) dalam latar belakang medan gaya yangrelatif besar. Kedua metoda ini mengukur secara absolut. Meskipun demikian ada beberapa perbedaan mendasar antara kedua metoda ini. Karena variasai massa relatif kecil dan uniformdibandingkan dengan perubahan suseptibilitas, maka seringkali medan gravitasi lebih kecil dan jauh lebih rata (smooth) dibandingkan medan magnet.Pada umumnya peta magnetik lebih kompleks dan variasi medan lebih tidak menentudaripada peta gravitasi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan antara medan dipole magnetik denganmedan kutub gravitasi. Medan dipole mempunyai perubahan besar dan arah, sedangkan medankutub mempunyai prubahan besar saja sedangkan arahnya tegak lurus.Penyelidikan geomagnet dapat diterapkan untuk mengetahui penyebaran dan bentuk tubuh-tubuh benda magnetik dibawah permukaan bumi selama masih terdapat kontras dalamkemagnetan daripada material penyusunnya.Fenomena ini juga diergunakan dalam dunia kemiliteran (pncarian kapal selam, amunisi,dan sebagainya). Selain itu juga dalam bidang kemagnetan purba (paleomagnetik) yang seringdikaitkan dengan kejadian-kejadian terhadap kulit bumi di masa lampau.
 
 
VICTOR
3
 
BAB II. TEORI DASAR
 
2.1. SIFAT-SIFAT KEMAGNETAN MATERIAL
Dalam menginterpretasikan data magnetik perlu diketahui hal-hal sebagai berikut :
2.1.1. Gaya Magnetik
Gaya magnet ini diberi simbol
r
, yang rumusnya berasal dari hukum Couloumb yang miripdengan hukum Newton, yaitu :
1221
mm
rr
μ 
=
(2-1)dimana :
r
= gaya dalam dyner = jarak antara dua kutub m
1
dan m
2
1
r
= unit vektor dari m
1
dan m
2
 
μ 
= permeabilitas medium sekitarnya(tak berdimensi, dalam ruang hampa = 1, dan di udara praktis sama dengan 1)Jika kuat medan magnet sebesar 1 emu yang timbul diantara dua kutub m
1
dan m
2
, dimana kutubsatu dengan yang lainnya berjarak 1 cm (diruang hampa atau udara), gaya magnetiknya adalahsebesar 1 dyne. Sebagai konversi kutub utara magnet bumi. Sedangkan kutub negatif tertarik olehkutub selatan bumi.
2.1.2. Kuat Medan Magnet
Simbol dari kuat medan magnet adalah
 H 
r
. Bila satu titik berada dalam jarak r dari kutubm, kuat medan magnetik pada titik tersebut
 H 
r
didefinisikan sebagai gaya pada satu satuan kutubmagntik :

Activity (80)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ariz Citra O D liked this
CumiCumi Chorass liked this
Yogi Pamadya liked this
Narkco Baptista liked this
Mochamad Iqbal liked this
DjayusYus liked this
Nency Prayantika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->