Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fungsi Dan Grafik Fungsi

Fungsi Dan Grafik Fungsi

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,142 |Likes:

More info:

Published by: Sistt Adel Zha Leovvaa on Aug 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2014

pdf

text

original

 
23
BAB IIFUNGSI DAN GRAFIK FUNGSI
2.1 Fungsi2.2 Grafik Fungsi2.3 Barisan dan Deret2.4 Irisan Kerucut
2.1 Fungsi
Dalam berbagai aplikasi, korespondensi/hubungan antara dua himpunan sering terjadi. Sebagaicontoh, volume bola dengan jari-jari
diberikan oleh relasi
3
34
!
. Contoh yang lain, tempatkedudukan titik-titik ),(
y x
yang jaraknya 1 satuan dari titik pangkal
O
adalah
1
22
!
y x
. Ada hal penting yang bisa dipetik dari contoh di atas. Misalkan
 X 
 
menyatakan himpunan semua absis lebih dariatau sama dengan
1 dan kurang dari atau sama dengan 1, sedangkan
himpunan ordinat lebih dari atausama dengan
1 dan kurang dari atau sama dengan 1. Maka elemen-elemen pada
 X 
 
 berkorespondensidengan satu atau lebih elemen pada
.
 
Selanjutnya, korespondensi
1
22
!
y x
disebut
relasi
dari
 X 
ke
.Secara umum, apabila
 A
dan
 B
masing-masing himpunan yang tidak kosong maka relasi dari
 A
 
ke
 B
 didefinisikan sebagai himpunan tak kosong
B A R
v
.
 A
 
 B
 
Gambar 2.1.1 Relasi dari himpunan
 A
ke
 B
 
a
1
a
2
a
3
b
1
b
2
b
3
b
4
 
 
24Jika
 R
 
adalah relasi dari
 A
 
ke
 B
dan
 A
 x
berelasi
 R
dengan
 B
 y
maka ditulis:)(atauatau),(
a
 R
b
a
 R
b
 R
b
a
!
 Apabila diperhatikan secara seksama, ternyata dua contoh di atas mempunyai perbedaan yangmendasar. Pada contoh yang pertama setiap0
"
menentukan tepat satu0
"
. Sementara pada contohyang ke dua, setiap ]1,1[
 x
berelasi dengan beberapa (dalam hal ini dua) nilai ]1,1[
 x
yang berbeda.Relasi seperti pada contoh pertama disebut
 fung 
 si
.
 
Jadi, relasi
 R
 
dari
 A
ke
 B
disebut fungsi jika untuk setiap
 A
 x
terdapat tepat satu
 B
 y
sehingga)(
a
 R
b
!
.Sebagai contoh, misalkan
 _ a _ a
6,3dan2,1
!!
  
. Himpunan
 _ a
)3,2(),3,1(
merupakan fungsi dari
 X 
ke
, karena setiap anggota
 X 
berelasi dengan tepat satu anggota
. Demikian pula, himpunan
 _ a
)3,2(),6,1(
merupakan fungsi dari
 X 
ke
. Sementara himpunan
 _ a
)3,2(),6,1(),3,1(
bukan merupakanfungsi dari
 X 
ke
, karena ada anggota
 X 
, yaitu 1, yang menentukan lebih dari satu nilai di
.Fungsi dinyatakan dengan huruf-huruf:
 f  
,
 g 
,
h
,
 F 
,
 H 
, dst. Selanjutnya, apabila
 f  
 
merupakan fungsidari himpunan
 A
 
ke himpunan
 B
, maka dituliskan:
 f  
:
 A
 
p
 
 B
 Dalam hal ini, himpunan
 A
dinamakan
dom
ai
n
atau
aera
h
 
e
 f  
i
n
isi
atau
aera
h
asal 
, sedangkanhimpunan
 B
dinamakan
kodom
ai
n
atau
aera
h
 
awa
n
fungsi
 f  
. Domain fungsi
 f  
ditulis dengan notasi
 D
 f  
, dan apabila tidak disebutkan maka disepakati bahwa domain fungsi
 f  
adalah himpunan terbesar didalam
 R
sehingga
 f  
 
terdefinisikan atau ada. Jadi:
 _ a
)ikanterdeinis(ada)(:
x
 f  
 x D
 f  
R
!
 Himpunan semua anggota
 B
yang mempunyai kawan di
 A
dinamakan
ra
ng 
e
atau
aera
h
 
h
asil 
fungsi
 f  
, ditulis
 f  
 R
atau Im(
 f  
) (Perhatikan Gambar 2.1.2).
Definisi 2.1.1
 D
i
eta
hu
i
 R
relasi
ari
 A
 
e
 B.
 
 Ap
abila setia
 p
 
 A
 x
berelasi
 R
 
e
ng 
a
n
 te
 p
at sat 
u
 
 B
 y
m
a
a
 R
 
iseb
u
 fung 
 si
ari
 A
 
e
 B
.
 
 
25Jika pada fungsi
 f  
 
:
 A
 
p
 
 B
, sebarang elemen
 x
 
 
 A
mempunyai kawan
 y
 
 
 B
, maka dikatakan³
 y
merupakan bayangan
 x
oleh
 f  
³ atau ³
 y
 
merupakan nilai fungsi
 f  
di
 x
´ dan ditulis
 y
=
 f  
(
 x
).
 A
 
 B
 
Gambar 2.1.3
 f  
fungsi dari himpunan
 A
ke
 B
.
Selanjutnya,
 x
dan
 y
masing-masing dinamakan
v
ariable bebas
dan
v
ariabel ta
bebas
. Sedangkan
 y
 =
 f  
(
 x
) disebut
u
m
u
 s
 fung 
 si
 
 f  
.
Co
nt
oh
2.1.2
T
entukan domainnya.a.
21)(
!
 x x
 f  
b.
1)(
2
!
 x x x
 f  
c.
)6ln(51)(
2
!
x x x x
 f  
 
P
enyelesaian:
a.
 
Suatu hasil bagi akan memiliki arti apabila penyebut tidak nol. Oleh karena itu,
 _ a
}
2{02:ikanterdefinis 21:
!{
!À¿¾°¯®
!
R R R
x x x x
 D
 f  
  b.
 
arena akar suatu bilangan ada hanya apabila bilangan tersebut tak negatif, maka:
 
 
 
 
 
 f  
 R
 
Gambar 2.1.2
 x
 
 y
 
 f  
 
 A
 
 B
 

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
sitipaopao liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Shuka Wijaya liked this
Hengky Prabowo liked this
Siti Zainab liked this
Rajoel Naff liked this
Peblegi Zoe liked this
Ismail Marzuki liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->