No. Judul Standar Nomor Standar Ruang LingkupJumlahHalA. Umum1. Tanah
1 Panduan geoteknik 1 : Prosespembentukan dan sifat-sifat dasar tanahlunakPt T-08-2002-BKeputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :330/KPTS/M/2002Tanah lunak yang diuraikan pada panduan ini terdiri daridua tipe, yang didasarkan atas bahan pembentuknya:
Tanah inorganik yang berasal dari pelapukan batuanyang diikuti oleh transportasi dan proses-proseslainnya.
Gambut yang berasal dari materi tumbuh-tumbuhanyang mengalami berbagai tingkat pembusukan(
decomposition
).1602 Panduan geoteknik 2 : Penyelidikan tanahlunak desain dan pekerjaan lapanganPt T-09-2002-BKeputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :330/KPTS/M/2002
Panduan ini tidak membahas pekerjaan struktur ataupermasalahan yang berkaitan dengan perkerasan jalan pada tanah lunak. Tetapi beberapa petunjuk yangdiberikan pada Panduan ini dan Panduan Geotekniklainnya dapat pula dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan tersebut.
Panduan ini membahas tentang PenyelidikanLapangan untuk keperluan pekerjaan kegeoteknikanyang meliputi studi meja, peninjauan awal daninvestigasi lapangan. Hal ini kadang juga dikenaldengan istilah
”Penyelidikan Tanah”.
1053 Panduan geoteknik 3 : Pengujian tanahlunak pengujian laboratoriumPt M-01-2002-BKeputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :330/KPTS/M/2002
Panduan ini membahas tentang pengujian-pengujianyang dilaksanakan di laboratorium untuk keperluanevaluasi terhadap stabilitas, daya dukung danpenurunan dari kontruksi jalan yang dibangun di atastanah lunak.
Panduan ini juga menguraikan mengenai lempunginorganik dan lempung organik, gambut, danpenekanan khusus diberikan untuk tindakanpencegahan yang harus diambil ketika melakukanpengujian terhadap lempung organik dan dan gambutserta interpretasi terhadap data yang dihasilkannya.Sedangkan uji untuk material timbunan yangdipadatkan (misalnya untuk mendapatkan nilaimaksimum dari kepadatan kering (
dry density
), nilaiCBR (
California Bearing Ratio
) tidak akan dibahasdalam panduan ini.1464 Panduan geoteknik 4 : Desain dankonstruksiPt T-10-2002-BKeputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :330/KPTS/M/2002Panduan ini memberikan informasi dan advis dalam desaindan pelaksanaan konstruksi jalan di atas tanah lunak.Panduan ini mengidentifikasikan bermacam solusi yangmemungkinkan untuk berbagai kondisi yang berbeda, sertamengemukakan secara umum kelebihan dankekurangannya. Karenanya panduan ini memberikanmetodologi untuk memilih desain yang paling cocok, danmenjelaskan bagaimana caranya Perekayasa Geoteknikyang ditunjuk (
Designated Geotechnical Engineer
)mengembangkan dan merekam proses pengambilankeputusannya.1785 Tata cara identifikasi awal daerahlongsoranPt T-03-2002-BKeputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :330/KPTS/M/2002Pedoman teknis ini merupakan metode tata caraidentifikasi awal daerah longsoran badan jalan dansekitarnya. Pedoman ini dapat digunakan sebagai bahan/informasi awal untuk penanggulangan darurat maupunpenentuan.186 Cara uji pengukuran potensi keruntuhantanahdi laboratoriumRSNI M-01-2002Keputusan MenteriPermukiman danPrasarana WilayahNomor :11/KPTS/M/2003Standar ini menentukan besaran keruntuhan satu dimensiyang terjadi bila tanah tak jenuh digenangi atau dibasahidengan cairan. Standar ini menentukan besaran potensikeruntuhan yang terjadi pada suatu tegangan vertikal danindeks potensi keruntuhan. Cara uji meliputi pengaturandan penyiapan benda uji peralatan, serta prosedur untukmengukur perubahan tinggi benda uji sehubungan denganterjadinya keruntuhan.137 Perencanaan konstruksi timbunan jalan diatas gambut dengan metodePd T-06-2004-B Pedoman ini dimaksudkan sebagai penuntun bagi praktisidi dalam mendesain timbunan jalan di atas tanah gambut43