Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
92Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Daftar Nomenklatur Kebidanan dan Diagnosa Kebidanan

Daftar Nomenklatur Kebidanan dan Diagnosa Kebidanan

Ratings: (0)|Views: 20,665|Likes:
Published by ujangketul62
cara pintar menjadi bidan,
cara pintar menjadi bidan,

More info:

Published by: ujangketul62 on Aug 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
 Nomenklatur kebidanan digunakan untuk menegakkan diaogosa sehingga menudahkandalam pengambilan keputusannya. Sedangkan pengertian nomenklatur kebidana sendiriadalah suatu sistem nama yang telah terklasifikasikan dan diakui serta disyahkan oleh profesi. dalam nomenklatur kebidanan terdapat suatu standrat yang yang harus dipenuhi.Stamdrat ini diduat sebagai daftar untuk merujuk pasien.Standrat nomenklatur kebidanan meliluti:1.Diakui dan disyahkan oleh profesi2.Berhubungan langsung dengan praktik kebidanan3.Memiliki ciri khas kebidanan4.Didukung oleh clinical julgement dalam praktik kebodanan5.Dapat diselesaikan dengan menejemen kebidanan
DAFTAR NOMENKLATUR KEBIDANAN
1. Persalinan NormalAdalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup, dari dalam uterusmelalui vagina atau jalan lain ke dunia luar.2. Partus NormalBayi lahir melalui vagina dengan letak belakang kepala / ubun-ubun kecil, tanpamemakai alat / pertolongan istimewa, serta tidak melukai ibu maupun bayi (kecualiepisiotomi), berlangsung dalam waktu kurang dari 24 jam.SEBAB TERJADINYA PROSES PERSALINAN1. Penurunan fungsi plasenta: kadar progesteron dan estrogen menurun mendadak, nutrisi janin dari plasenta berkurang.(pada diagram, dari Lancet, kok estrogen meningkat ?)2. Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus Frankenhauser, menjadi stimulasi(pacemaker) bagi kontraksi otot polos uterus.3. Iskemia otot-otot uterus karena pengaruh hormonal dan beban, semakin merangsangterjadinya kontraksi.
 
4. Peningkatan beban / stress pada maternal maupun fetal dan peningkatan estrogenmengakibatkan peningkatan aktifitas kortison, prostaglandin, oksitosin, menjadi pencetusrangsangan untuk proses persalinan (DIAGRAM)PERSALINAN DITENTUKAN OLEH 3 FAKTOR “P” UTAMAPower: His (kontraksi ritmis otot polos uterus), kekuatan mengejan ibu, keadaankardiovaskular respirasi metabolik ibu.Passage: Keadaan jalan lahir Passanger: Keadaan janin (letak, presentasi, ukuran/berat janin, ada/tidak kelainananatomik mayor)(++ faktor2 “P” lainnya : psychology, physician, position)Dengan adanya keseimbangan / kesesuaian antara faktor-faktor “P” tersebut, persalinannormal diharapkan dapat berlangsung.PEMBAGIAN FASE / KALA PERSALINANKala 1, Pematangan dan pembukaan serviks sampai lengkap (kala pembukaan)Kala 2, Pengeluaran bayi (kala pengeluaran)Kala 3, Pengeluaran plasenta (kala uri)Kala 4, Masa 1 jam setelah partus, terutama untuk observasi3. Syok 
SYOK, KONDISI HIPOPERFUSI
Definisi
Syok adalah suatu kondisi patofisiologi dengan perfusi jaringan dan organ yangtidak adekuat yang mengarah pada suatu keadaan hipoperfusi dan hipoksia seluler  pada akhirnya dengan semua gejala sisa yang menyertai. Akibat akhir adalahsama pada semua bentuk dari syok (Tabel 1) tanpa melihat penyebabnya.
Secara umum, suatu tekanan darah sistolik kurang dari normal sesuai dengan usiadengan tanda – tanda klasik dari hipoperfusi seperti pucat, kulit dingin, takikardi,diaphoresis atau penurunan kesadaran menyertai suatu syok. Perkecualian hanya pada syok septic, dimana pada fase awal, ada sirkulasi hiperdinamik dengan kulithangat dan nadi yang kuat. Lihat table 2 untuk bagaimana mengenali berbagai jenis syok.
Perhatian.
Syok hipovolemik adalah jenis syok yang paling sering dijumpai di IRD dansemua keadaan syok sebaiknya diterapi seperti syok hipovolemik pada awalnyasampai etiologi – etiologi lain dapat disingkirkan.
Pengenalan yang tepat dan penatalaksanaan awal adalah yang terpentingdalam usaha mengurangi mortalitas dari syok. Evaluasi dari penyebab syodilakukan bersamaan dengan penatalaksanaan.
Syok adalah suatu keadaan klinis. Seorang pasien dengan tekanan darah yangnormal mungkin masih dalam keadaan syok. Ini khususnya pada pasien dengan
 
latar belakang hipertensi. Di sisi lain, tidak semua pasien dengan hipotensi adalahsyok. Meskipun demikian, mereka seharusnya dirawat dengan segera.
Bahkan jika semua indikator klinis yang umum digunakan dari syok adalahnormal, syok pada tingkat seluler, jaringan, atau organ mungkin masih ada. Ada banyak literatur yang mendiskusikan penilaian obyektif dari tujuan akhir dariresusitasi pada syok.
Tabel 1. : Jenis – Jenis Syok 
 Jenis Syok Penyebab
HipovolemikPerdarahan akibat dari trauma multiplePerdarahan gastrointestinalLuka bakar Ruptur aneurisma aortaKehamilan ektopik tergangguKehilangan cairan dari gastroenteritis berat atau pankreatitis akutKardiogenikInfark Myocard akutDisritmiaObstruktifTension PneumothoraxTamponade jantungEmboli ParuSeptik  NeurogenikTrauma spinalAnafilaksis
Tabel 2 : Bagaimana mengenali Berbagai macam jenis dari syok 
Infromasidiagnostik HipovolemikKardiogenikNeurogenikSepti(HyperdynamicState)Gejala dantandaPucat; kulitdingin,Basah;takikardi;Oliguri,hipotensi; peningkatanresistensi perifer Kulit basah,dingin; taki-dan bradiaritmia;oliguri;hipotensi; peningkatanresistensi perifer Kulit hangat,denyut jantungnormal/rendah,normo/oliguri,hipotensi, penurunanresistensi perifer Demam, kulitteraba hangat,takikardi, oliguri,hipotensi, penurunanresistensi perifer.DatalaboratoriumHematokritrendah ( faseakhir)Enzim jantung,EKG NormalHitung neutrofil, pengecatan gram,kultur 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->