Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kendali Logika Fuzzy Pada Sistem Pendingin

Kendali Logika Fuzzy Pada Sistem Pendingin

Ratings: (0)|Views: 288 |Likes:
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Achmad Danny Danz Si on Aug 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

 
ProsidingSeminar Nasional Sains dan Teknologi-II 2008Universitas Lampung, 17-18 November 2008
KENDALI LOGIKA FUZZY PADA SISTEM PENDINGINUDARA KENDARAAN
1,2
Henry Nasution,
2
Md Nor Musa dan
2
Hayati Abdullah
 
1
 Jurusan Teknik Mesin Universitas Bung Hatta Jalan. Gajah Mada No.19, Olo Nanggalo, Padang - 25143email : henrynasution@yahoo.com
 
2
Fakulti Kejuruteraan MekanikalUniversiti Teknologi MalaysiaSkudai – 81300, Johor Bahru Darul Ta’zim, Malaysiaemail: mdnor@fkm.utm.my, hayati@fkm.utm.my
 
ABSTRACT
Reducing energy consumption and to ensure thermal comfort are two importantconsiderations in designing a vehicle air-conditioning (VAC) system. Alternative approach toreduce energy consumption proposed in this study is to use a variable speed compressor. Thecontrol strategy proposed is fuzzy logic control (FLC). A VAC system, originally operates on anon/off control, was retrofitted to enable the implementation of the controller. Measurements andcomputer interface systems were designed and software to implement the controller algorithms.The experimental set-up consists of original components from the AC system of a compactpassenger vehicle. The experiments were conducted with temperature set-points for theconditioned space of 22
o
C and internal heat loads of 0, 1 and 2 kW. Measurements were taken ata time interval of one minute. The energy analysis indicates that FLC is better than the On/Off mode of control. The results also indicated that the proposed FLC can successfully maintain thecabin temperature at acceptable levels with significant energy saving.
Keywords:
 
Fuzzy logic control, energy saving, vehicle air conditioning
1. PENDAHULUAN
Secara umum, sistem pendingin kendaraan (VAC) berbeda dengan sistem pendingin(AC) komersial atau sistem AC rumah tangga. Sistem VAC bergantung kepada beban pendinginseperti buka-tutup pintu, sinar matahari melalui jendela kaca dari sisi depan, samping danbelakang, jumlah penumpang didalam kabin dan harus memenuhi kriteria kenyamanan, kemas(
compact 
) dan efisien. Hal ini memerlukan perencanaan dan pemilihan yang tepat pada sistemVAC (Jabardo
et al
., 2002). Pada sistem VAC, kompresor dihubungkan melalui sabuk dandiputar oleh enjin, putaran kompresor berbanding lurus atau proporsional dengan putaran enjin,oleh karena itu kapasitas pendingin akan bervariasi sebagai suatu fungsi putaran enjin (Hosozand Ertunc, 2006) .
ISBN : 978-979-1165-74-7 X-240
 
 
ProsidingSeminar Nasional Sains dan Teknologi-II 2008Universitas Lampung, 17-18 November 2008ISBN : 978-979-1165-74-7 X-241
Sistem VAC (bus atau kereta api) dikendalikan dengan thermostat atau On/Off. ACsecara terus-menerus beroperasi tanpa mempertimbangkan pemakaian energi atau ketidak nyamanan karena temperatur kabin rendah yang disebabkan oleh kapasitas pendingin yangberlebih, sehingga akan menciptakan kegelisahan para penumpang. Kondisi ini akanmenyebabkan penumpang harus memakai pakaian tebal atau menutup saluran udara (Mansour,2006).Karena VAC kompetitif dan teknologinya berorientasi industri atau komersial,literatur yang tersedia jumlahnya terbatas dan lebih mengarah kepada percobaan sistem. Davis
et al
. (1972) memperkenalkan software simulasi untuk menganalisis unjuk kerja komponen-komponen dan sistem VAC. Kyle
et al
. (1993) melakukan simulasi unjuk kerja sistem VACberdasarkan kepada model pompa kalor untuk aplikasi rumah tangga. Jung
et al
. (1999)menganalisis secara termodinamika unjuk kerja campuran (
mixture
) refrigeran R-12 pada sistemVAC yang diproduksi sebelum tahun 1995. Lee and Yoo (2000) melakukan analisis unjuk kerjakomponen-komponen dari sistem VAC dan mengembangkan satu model yang terintegrasi untuk menirukan seluruh sistem. Ratts and Brown (2000) menganalisis pengaruh perubahan refrigeranterhadap unjuk kerja sistem VAC. Al-Rabghi and Niyaz (2000) mengganti refrigeran R-12kepada R134a dan menganalisa unjuk kerja (COP) kedua-kedua refrigeran. Jabardo
et al
. (2002)mengembangkan
steady state
komputer simulasi untuk model sistem VAC dengan variasikapasitas kompresor dan menyelediki validasinya secara eksperimen. Joudi
et al
. (2003)mengembangkan model komputer untuk mensimulasi unjuk kerja sistem VAC denganmenggunakan beberapa refrigeran. Kaynakli and Horuz (2003) melakukan percobaan untuk menganalisis unjuk kerja sistem VAC menggunakan refrigeran R134a untuk menentukankondisi operasi optimum. Hosoz dan Ertunc (2006) memprediksi variasi parameter-parameterunjuk kerja sistem VAC menggunakan model artifisial jaringan saraf tiruan (
neural network 
).Razi
et al.
(2006) menyajikan sistem kendali
neuro-predictive
untuk mengendalikan temperaturpada sistem VAC dan model numerik untuk siklus refrigerasi
automotive
.Pada penelitian ini akan dilakukan inovasi sistem VAC untuk menutup kekuranganatau kelemahan sistem lama dengan mengusulkan sistem AC rangkaian ganda (MCACS).Sistem ini menggunakan lebih dari satu unit sistem, dimana setiap unit evaporator dankondensor akan dibagi menjadi dua bagian. Keuntungan konsep MCACS adalah pemasangandan pemeliharaan yang sederhana dan memiliki potensi untuk konservasi energi. Apabila salahsatu kompresor tidak dapat berfungsi, unit yang lain masih dapat digunakan untuk mensuplaiudara dingin kepada para penumpang sampai perbaikan dilakukan. Fokus dari pada penelitianini adalah suatu upaya untuk penghematan energi dengan menggunakan kendali logika
 fuzzy
 (FLC). Gagasan utama perencanaan sistem FLC adalah untuk memaksimalkan penghematan
 
ProsidingSeminar Nasional Sains dan Teknologi-II 2008Universitas Lampung, 17-18 November 2008ISBN : 978-979-1165-74-7 X-242
energi dan kenyamanan penumpang dengan memvariasikan putaran kompresor. Hasil darisistem FLC akan dibandingkan dengan kendali konvensional (On/Off).
2. METODE PENELITIAN
Sistem AC bus konvensional terdiri dari dua evaporator, dua kondensor dan satukompresor. Prinsip MCACS memisahkan semua sistem mejadi dua unit sistem, dimana setiapunitnya dioperasikan oleh kompresor secara terpisah dengan masing-masingnya memilikisetengan kapasitas dari total sistem kapasitas kompresor. Gambar 1 menunjukkan skematik diagram dari sistem MCACS yang diusulkan. Evaporator dan kondensor dibagi manjadi separuhbagian dan dihubungkan bersama-sama dengan separuh bagian lainnya. Untuk membuat sistemmerespon secara automatik berdasarkan variasi beban pendingin, pengendali akan mengaturberapa banyak kompresor akan dioperasikan (satu atau dua kompresor).
Gambar 1.
Skematik diagram MCACSGambar 2 menunjukkan sistem VAC berdasarkan komponen-komponen asal sistemAC bus. Untuk mensimulasikan beban pendinginan yang ditimbulkan oleh penumpangdipergunakan alat pemanas udara (
air heater 
) didalam saluran udara suplai menuju keevaporator. Temperatur udara masuk ke evaporator divariasikan dengan mengatur daya (
 power 
)pemanas udara untuk mendapatkan beban pendinginan sensibel dimana beban pendinginan latendiperoleh dari pencampuran udara luar dengan udara dingin dari evaporator.

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Maz WaWan liked this
llaillla liked this
llaillla liked this
llaillla liked this
Joseph Valentino liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->