Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
80Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Suku Bugis

Suku Bugis

Ratings: (0)|Views: 14,256 |Likes:

More info:

Published by: Abellia Anggi Wardani on Aug 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
Suku Bugis
Oleh Abellia Anggi Wardani 0706164744Program Studi Prancis Fakultas Ilmu Pengetahuan BudayaUniversitas IndonesiaBugis merupakan salah satu suku bangsa yang berasal dari Sulawesi Selatan. OrangBugis mendiami kabupaten BuluKumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Sindenreng-Rappang,Polewali-Mamasa, Luwu, Pare-pare, Barru, Pangkajene, dan Maros. Daerah Pangkajene danMaros merupakan daerah per-alihan yang juga didiami oleh anggota suku bangsa Makassar.Suku bangsa Makassar erat sering dikaitkan dengan suku bangsa Bugis, sehinggasering ditemukan istilah Bugis-Makassar. Namun, antara suku bangsa Bugis dan Makassar,sebenarnya merupakan dua kelompok etnik yang berbeda dengan variasi budaya masing-masing.
Bahasa
:Orang Bugis mempunyai bahasa sendiri, yaitu bahasa Bugis. Bahasa Bugis masihmerupakan keluarga besar dari bahasa Austronesia Barat. Ada beberapa dialek yang masihdipakai yaitu dialek Luwu, Wajo, Palakka, Enna, Soppeng, Sindereng, Pare-pare, Sawitto,Telumpanuae, dan Ugi. Selain itu, orang Bugis juga memiliki aksara sendiri, yaitu
aksaralontara
yang berasal dari huruf Sansekerta. Jenis-jenis Lontara antara lain :1.Paseng, kumpulan amanat keluarga atau orang-orang bijaksana yang diucapkan ataudihafal.2.Attoriolong, kumpulan catatan-catatan mengenai asal-usul turun-temurun raja-rajaatau keluarga tertentu.3.Pau-pau ri kadong, cerita rakyat yang mengandung sifat-sifat legendaris.4.Pau-pau atu talo’, cerita rakyat yang biasanya menceritakn seorang tokoh yangmemang benar-benar ada.
 
Kesusastraan
:
Sure’ Galigo
, Sastra lisan yang berkembang di lingkungan istana Kerajaan Bugis danKerajaan Makassar. Dalam Sure’ Galigo ini terangkai syair-syair yang mengandung maknasangat dalam dan kebijaksanaan sangat tinggi.Syair-syair klasik Bugis, mempunyai bentuk dan isi yang lain dari bentuk-bentuk syair klasik nusantara. Biasanya syair-syair ini masih sering dinyanyikan pada saat pesta perkawinan (di pedalaman Tana Bugis). Contoh syair :
 De’ga pasa’ ri lipumu Balanca ri kampommuMulinco’ mabela?
Artinya :Tak adakah pasar dinegerimu,Maka engkau mengembara jauh,Untuk berbelanja?Pantun, pada umumnya didasarkan atas perbandingan-perbandingan dengan alamsekitarnya. Ada juga yang berisi sindiran atau kritikan terhadap suatu peristiwa. Contoh pantun :
 An-jo to-pe tas-sam-pe-aTe-a-ko jal-lling ma-ta-i Nia pa-tan-naTa-na-ka-lim-bu’-na ma-mi
Artinya :Sarung yang tergantung itu,Jangan kau tumpahkan kerling mata,(karena) telah ada yang empuya,Hanya belum diselimutinya.
Sinrili’ 
, adalah salah satu hasil kesusastraan klasik orang Bugis yang juga amatdisenangi sampai sekarang. Sinrili’ bisa disebut dengan cerita yang disusun secara poetis,atau prosa lirik yang diceritakan dengan jalan menyanyi, diiringi oleh sebuah alat musik gesek (
keso’-keso’ 
).
 
Lingkungan Alam
:Iklim di daerah Sulawesi Selatan adalah iklim tropis. Temperatur dan tekanan udaradisana tidak terlalu memperlihatkan fluktuasi yang besar. Dikarenakan penduduk SulawesiSelatan sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani, maka mereka sangatmemperhatikan tentang cuaca, baik hujan dan angin. Wilayah pemukiman orang Bugis adayang berupa dataran rendah, daerah perbukitan, dan daerah pegunungan Dataran rendah adadi bagian selatan. Lingkungan pegunungan yang diselingi hamparan sawah terdapat di daerahSidrap dan Maros.Sulawesi Selatan dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi Indonesia. Produksi panen lainnya ialah, jagungn, ubi kayu, ubi jalar dan kacang-kacangan. Adapula hasil perkebunan yang antara lain terdiri dari kelapa dan kopi. Kedua hasil perkebunan ini telahmenjadi komoditi ekspor. Sulawesi Selatan juga merupakan daerah yang subur sekaliguskaya akan kandungan mineral seperti bijih tembaga, batu bara, emas, nikel, minyak tanah, dll.
Sistem kekerabatan
:Dalam kalangan masyarakat Bugis, sistem kekerabatan yang dianut adalah
 Ade’ asseajingeng.
Sistem ini menyatakan peranannya dalam hal pencarian jodoh atau perkawinanuntuk membentuk keluarga baru. Dalam penarikan garis keturuanan mereka berpedomankepada prinsip bilateral, artinya hubungan seseorang dengan kerabat pihak kerabat ayah dan pihak ibu sama erat dan pentingnya.Masyarakat Bugis terdiri dari dua golongan yang bersifat eksogam, pertaliankekerabatan dihitung menurut prinsip keturunan matrilineal, tetapi perkawinan bersifat patriokal. Dalam suatu perkawinan, orang Bugis sangat memperhatikan uang belanja yangdiberikan dari mempelai laki-laki. Makin besar pesta perkawinan itu ( uang belanja ), makinmempertinggi derajat sosial seseorang, walaupun harus dibelinya dengan kebangkrutan, ataudengan berhutang sekalipun.Penggolongan kerabat (seajing) di kalangan orang Bugis dibedakan antara
rappe
ataukelompok kerabat sedarah (
consanguinity
) dan
 sumpung lolo
atau pertalian kerabat karena perkawinan (affinity). Kerabat itu dibedakan pula atas kerabat dekat (
 seajing mareppe
) dankerabat jauh (
 seajing mabela).

Activity (80)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wa Ode Muslimah liked this
Irfan Ldu liked this
Jhatri Morowali liked this
Suriana Kadir liked this
afiq9192 liked this
ciawigebang1 liked this
Fai Ruq added this note
bisa ka dong...copynya....

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->