Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
98Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH AKUNTANSI PEMERINTAHAN

MAKALAH AKUNTANSI PEMERINTAHAN

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 18,422|Likes:
Published by bundhitz

More info:

Published by: bundhitz on Aug 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/27/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH AKUNTANSI PEMERINTAHANSISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH PUSATDisusun Oleh :Syahbani8155072901Pendidikan AkuntansiJurusan Ekonomi AdministrasiFakultas EkonomiUniversitas Negeri Jakarta
 
BAB IPENDAHULUANDasar Hukum Penyelenggaraan Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat
Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 8menyatakan bahwa ”dalam rangka pelaksanaan kekuasaan atas pengelolaan fiskal,Menteri Keuangan mempunyai tugas antara lain menyusun laporan keuangan yangmerupakan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN.”Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 9menyatakan bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai penggunaanggaran/pengguna barang Kementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnyamempunyai tugas antara lain menyusun dan menyampaikan laporan keuanganKementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnya.”Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 30ayat (2) menyatakan bahwa ”Presiden menyampaikan rancangan undang-undangtentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBN kepada DPR berupa laporankeuangan yang meliputi Laporan Realisasi APBN, Neraca, Laporan Arus Kas, danCatatan atas Laporan Keuangan, yang dilampiri dengan laporan keuanganperusahaan negara dan badan lainnya.”Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal7 ayat (20) menyatakan bahwa “Menteri Keuangan selaku Bendahara UmumNegara berwenang menetapkan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan Negara.”Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal51 ayat (1) menyatakan bahwa “Menteri Keuangan/Pejabat Pengelola KeuanganDaerah selaku Bendahara Umum Negara/Daerah menyelenggarakan akuntansi atastransaksi keuangan, aset, utang, dan ekuitas dana, termasuk transaksi pembiayaandan perhitungannya.”Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal51 ayat (2) menyatakan bahwa “Menteri/pimpinan lembaga/kepala satuan kerja
 
perangkat daerah selaku Pengguna Anggaran menyelenggarakan akuntansi atastransaksi keuangan, aset, utang, dan ekuitas dana, termasuk transaksi pendapatandan belanja yang berada dalam tanggung jawabnya.”Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal55 ayat (1) menyatakan bahwa “Menteri Keuangan selaku pengelola fiskalmenyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat untuk disampaikan kepadaPresiden dalam rangka memenuhi pertanggungjawaban pelaksanaan APBN.”Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal55 ayat (2) menyatakan bahwa “dalam menyusun Laporan Keuangan PemerintahPusat sebagaimana dimaksud pada ayat (1), menteri/pimpinan lembaga selakuPengguna Anggaran/Pengguna Barang menyusun dan menyampaikan laporankeuangan yang meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Catatan atasLaporan Keuangan dilampiri laporan keuangan Badan Layanan Umum padakementerian negara/Lembaga masing-masing.”Penjelasan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004tentang Perbendaharaan Negara, menyatakan bahwa “agar informasi yangdisampaikan dalam laporan keuangan pemerintah dapat memenuhi prinsiptransparansi dan akuntabilitas, perlu diselenggarakan Sistem Akuntansi PemerintahPusat (SAPP) yang terdiri dari Sistem Akuntansi Pusat (SiAP) yang dilaksanakanoleh Kementerian Keuangan dan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yang dilaksanakanoleh kementerian negara/lembaga.”Undang-undang Nomor 36 Tahun 2004 tentang Anggaran Pendapatan danBelanja Tahun Anggaran 2005 Pasal 17 ayat (1) menyatakan bahwa “setelah TahunAnggaran 2005 berakhir, Pemerintah menyusun Pertanggungjawaban atasPelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2005berupa Laporan Keuangan.”Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman PelaksanaanAnggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada Pasal 60 ayat (1) menyatakanbahwa “Menteri/Pimpinan Lembaga wajib menyelenggarakan pertanggungjawabanpenggunaan dana bagian anggaran yang dikuasainya berupa laporan realisasianggaran dan neraca Kementerian Negara/Lembaga bersangkutan kepada Presiden

Activity (98)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
boedoetae liked this
Ardian Van Budi liked this
YunitaDJ liked this
Hamdy Harlino liked this
Hamdy Harlino liked this
Hamdy Harlino liked this
anwarlh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->