bambang_sto@yahoo.co.id Page 1
KUMPULAN HADIS BUKHORI1 -100(BUKHARI -1) :Telah menceritakan kepada kami Al Humaidi Abdullah bin Az Zubair dia berkata, Telahmenceritakan kepada kami Sufyan yang berkata, bahwa Telah menceritakan kepada kamiYahya bin Sa'id Al Anshari berkata, telah mengabarkan kepada kami Muhammad binIbrahim At Taimi, bahwa dia pernah mendengar Alqamah bin Waqash Al Laitsi berkata;saya pernah mendengar Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya,dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; Barangsiapa niathijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingindinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan"(BUKHARI -2) :Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepadakami Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari bapaknya dari Aisyah Ibu Kaum Mu'minin, bahwa Al Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:"Wahai Rasulullah, bagaimana caranya wahyu turun kepada engkau?" Maka Rasulullahshallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Terkadang datang kepadaku seperti suaragemerincing lonceng dan cara ini yang paling berat buatku, lalu terhenti sehingga akudapat mengerti apa yang disampaikan. Dan terkadang datang Malaikat menyerupai seoranglaki-laki lalu berbicara kepadaku maka aku ikuti apa yang diucapkannya". Aisyah berkata:"Sungguh aku pernah melihat turunnya wahyu kepada Beliau shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu hari yang sangat dingin lalu terhenti, dan aku lihat dahi Beliau mengucurkankeringat."(BUKHARI -3) :Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, Telah menceritakan kepadakami dari Al Laits dari 'Uqail dari Ibnu Syihab dari 'Urwah bin Az Zubair dari Aisyah -IbuKaum Mu'minin-, bahwasanya dia berkata: "Permulaaan wahyu yang datang kepadaRasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah dengan mimpi yang benar dalam tidur. Dantidaklah Beliau bermimpi kecuali datangseperti cahaya subuh. Kemudian Beliaudianugerahi kecintaan untuk menyendiri, lalu Beliau memilih gua Hiro dan bertahannutsyaitu 'ibadah di malam hari dalam beberapa waktu lamanya sebelum kemudian kembalikepada keluarganya guna mempersiapkan bekal untukbertahannuts kembali. KemudianBeliau menemui Khadijah mempersiapkan bekal. Sampai akhirnya datang Al Haq saatBeliau di gua Hiro, Malaikat datang seraya berkata: "Bacalah?" Beliau menjawab: "Akutidak bisa baca". Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: Maka Malaikat itumemegangku dan memelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi:"Bacalah!" Beliau menjawab: "Aku tidak bisa baca". Maka Malaikat itu memegangku danmemelukku sangat kuat kemudian melepaskanku dan berkata lagi: "Bacalah!". Beliaumenjawab: "Aku tidak bisa baca". Malaikat itu memegangku kembali dan memelukkuuntuk ketiga kalinya dengan sangat kuat lalu melepaskanku, dan berkata lagi: (Bacalahdengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusiadari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah)." Nabi shallallahu'alaihi wasallam kembali kepada keluarganya dengan membawa kalimat wahyu tadi dalamkeadaan gelisah. Beliau menemui Khadijah binti Khawailidh seraya berkata: "Selimuti aku,selimuti aku!". Beliau pun diselimuti hingga hilang ketakutannya. Lalu Beliaumenceritakan peristiwa yang terjadi kepada Khadijah: "Aku mengkhawatirkan diriku".Maka Khadijah berkata: "Demi Allah, Allah tidak akan mencelakakanmu selamanya,karena engkau adalah orang yang menyambung silaturrahim." Khadijah kemudianmengajak Beliau untuk bertemu dengan Waroqoh bin Naufal bin Asad bin Abdul 'Uzza, putra paman Khadijah, yang beragama Nasrani di masa Jahiliyyah, dia juga menulis bukudalam bahasa Ibrani, juga menulis Kitab Injil dalam Bahasa Ibrani dengan izin Allah. Saatitu Waroqoh sudah tua dan matanya buta. Khadijah berkata: "Wahai putra pamanku,dengarkanlah apa yang akan disampaikan oleh putra saudaramu ini". Waroqoh berkata: