pengairan lahan pertanian di musim kemarau dilakukan pompanisasi untukmenaikkan air dari Sungai Bengawan Solo. Pompanisasi ini tersebar di delapankecamatan yang meliputi 24 desa.Untuk tanaman pangan, daerah ini banyak memproduksi padi, jagung, ubi kayu,kedelai, dan kacang hijau. Klaster padi cocok dikembangkan di KecamatanKepohbaru, Sumberejo, dan Balen. Klaster ubi kayu cocok dikembangkan diKecamatan Ngambon, Ngasem, dan Malo. Klaster kedelai cocok dikembangkandi Kecamatan Ngraho dan Balen. Sementara sentra produksi jagung dan kacanghijau terdapat di Kecamatan Ngasem.Kabupaten Bojonegoro menghasilkan beberapa produk perkebunan, utamanyatembakau, tebu, dan kelapa. Tembakau merupakan tanaman perkebunanandalan bagi masyarakat petani di Kabupaten Bojonegoro. Dua jenis tembakauyang diproduksi adalah jenis Virginia dan Jawa. Pada tahun 2005 areal tanamantembakau Virginia tercatat seluas 10.365 Ha dan tembakau Jawa seluas 474 Ha.Dengan adanya penambahan luas areal tanam, produksi tembakau Virginia naik35,77 persen, yaitu menjadi 8.676 ton pada tahun 2005. Sedangkan tembakau Jawa yang areal tanamnya menurun terjadi pula penurunan produksi dengan jumlah menjadi 498 ton pada tahun 2005.Klaster tembakau Virginia (daun rajangan) cocok dikembangkan di KecamatanKepohbaru dan Kanor. Sementara klaster tebu (kristal gula) cocok dikembangkandi Kecamatan Margomulyo, Kalitidu, Purwosari, dan Padangan. Dan klasterkelapa (kopra) cocok dikembangkan di Kecamatan Ngraho, Kapas, dan Malo.meUntuk subsektor peternakan, hasil produksi dari subsektor peternakan mencakupdaging, telur, dan susu diupayakan terus ningkat sehingga bisa menunjangkebutuhan gizi masyarakat. Produksi daging dari pemotongan ternak besar dankecil sebanyak 3.024 ton daging, dan produksi daging dari ternak unggassebesar 7.604 ton daging pada tahun 2005. Pada tahun yang sama produksitelur mencapai 3.183 ton, dan produksi susu sebanyak 36 ton.Klaster peternakan Sapi sangat cocok dikembangkan di Kecamatan Tambakrejo,Kedungadem, dan Ngasem. Klaster peternakan Kambing cocok dikembangkan diKecamatan Kedungadem dan Kalitidu. Klaster peternakan Domba sesuai untukdikembangkan di Kecamatan Sugihwaras, Kalitidu, dan Malo. Sementara klasterpeternakan Ayam Ras cocok dikembangkan di Kecamatan Kedungadem danBaureno. Sedangkan klaster Ayam Buras cocok dikembangkan di KecamatanSugihwaras, Kedungadem, Baureno, dan Sumberejo.Untuk kegiatan perdagangan, di Kabupaten Bojonegoro terdapat beberapasentra perdagangan. Daerah yang menjadi sentra perdagangan ini setidaknyaterlihat dari jumlah penerbitan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) danWajib Daftar Usaha. Berdasarkan kedua hal itu, sentra perdagangan terdapat diKecamatan Bojonegoro, Balen, dan Dander.