Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
21Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KABUPATEN PANGANDARAN

KABUPATEN PANGANDARAN

Ratings: (0)|Views: 2,943|Likes:

More info:

Published by: Ikin Salikin Iskandar on Aug 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/02/2013

pdf

text

original

 
SERBA-SERBI SEJARAH PEMEBENTUKANKABUPATEN PANGANDARAN
Oleh: Ikin Salikin Iskandar*)
 Tentang Pembentukan Kabupaten Pangandaran
Kabupaten Pangandaran meliputi sepuluh kecamatan di bagian palingtenggara Provinsi Jawa Barat, terdiri dari: Padaherang, Kalipucang, Pangandaran,Parigi, Cijulang, Cigugur, Mangunjaya, Sidamulih, Cimerak dan Langkaplancar.Kenapa pembentukan Kabupaten Pangandaran menjadi penting? Beberapa faktasederhana bisa diungkapkan di sini.Pertama, Provinsi Jawa Barat dengan wilayah yang luas tergolong memiliki jumlah kota/kabupaten sedikit. Dengan keadaan seperti itu, kota/kabupatentersebut cenderung memiliki wilayah yang terlalu luas (dibandingkan misalnyadengan kota/kabupaten di Jawa Timur). Dengan luasnya wilayah, pengelolaan pelayanan terhadap warga menjadi jauh tidak efisien (bayangkan, penduduk diPangandaran, atau bahkan Cijulang, perlu menempuh tiga jam perjalanan palingminimal, untuk mengurus Surat Izin Mengemudi atau Nomor Pokok Wajib Pajak ke Ciamis). Ciamis merupakan salah satu kabupaten dengan wilayah yang sangatluas dan perlu untuk dimekarkan.Kedua, sebagai kota tujuan wisata, sudah saatnya Pangandaran mengelolasecara mandiri potensi-potensinya. Sudah menjadi kecenderungan umum di dunia,kota-kota wisata bersifat mandiri sehingga mereka bisa maksimal mem´branding´namanya di dunia pariwisata. Hal ini tentu tak akan maksimal jika Pangandaranmasih mengikuti kabupaten induknya. Mengapa? Kita tahu potensi ekonomiKabupaten Ciamis tidak seluruhnya berasal dari pariwisata. Kabupaten Ciamisharus membagi pengelolaan (pelayanan maupun finansialnya) dengan daerah-daerah lain di wilayahnya. Kondisi ini memang tak terelakan. Hasilnya kita lihat, pembangunan Pangandaran sebagai kota wisata tak memiliki kemajuan yang berarti.Ketiga, pembentukan Kabupaten Pangandaran bisa melengkapi strategi pembangunan wilayah selatan Jawa yang digagas pemerintah pusat.
Dukungan Dana Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi
Pemerintah Kabupaten Ciamis menambah dana pemilukada pertama dan penyelenggaraan pemerintahan di calon Kabupaten Pangandaran menjadi Rp 12,5miliar. Sebelumnya dukungan dana selama dua tahun, hanya sebesar Rp 7,5miliar.Bupati Ciamis Engkon Komara menyatakan hal itu, ketika menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi DPRD Ciamis tentang bantuan untuk calon Kabupaten Pangandaran. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Didi Sukardi,Rabu (9/6).Tahun pertama sebesar Rp 7,5 miliar, terdiri dari Rp 5 miliar untuk  penyelenggaraan pemerintahan, serta Rp 2,5 miliar untuk pilkada pertama kali.Sedangkan pada tahun kedua, bantuan untuk penyelenggaraan pemerintahan
 
sebesar Rp 5 miliar. Jumlah tersebut lebih banyak Rp 2,5 miliar dari rencanasebelumnya.³Bantuan untuk tahun pertama yang sebelumnya sebesar Rp 5 miliar,ditambah menjadi Rp 7,5 miliar. Jumlah dukungan dana APBD Provinsi JawaBarat tahun pertama dan kedua tetap sebesar Rp 12,5 miliar,´ katanya.Berkenaan dengan permohonan penambahan dukungan dana untuk pemilumenjadi sebesar Rp 7,5 miliar, Bupati Ciamis secara tidak langsung menolaknya.Dia hanya mengungkapkan pertimbangan perhitungan pengalaman pemilusebelumnya.Jumlah hak pilih dari 10 kecamatan daerah otonom baru calon KabupatenPangandaran sebanyak 286.012 orang. Saat itu anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 4 miliar. ³Ditambah Rp 1 miliar untuk panwaslu, jadi totalnya Rp 5 miliar.Jumlah tersebut kami anggap sudah mencukupi,´ tuturnya.Engkon mengatakan sejak tahun 2009 telah melakukan pendataan asetdaerah milik kabupaten induk (Kabupaten Ciamis) ke daerah otonom baruPangandaran. Untuk lebih memastikannya, saat ini kembali dilakukan pendataanulang.³Berdasarkan pengalaman di wilayah lain, masalah asset menjadi persoalanyang berlarut ketika terbentuk daerah otonom baru. Kami tidak menghendakiadanya benturan atau rebutan asset,´ katanya.Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran Supratmandidampingi beberapa pengurus lainnya, menyatakan dukungannya atas langkahyang diambil Pemkab. Ciamis. Disebutkan sebelum diserahkan ke DPR RI ada beberapa penyempurnaan persyaratan yang harus diajukan. ³Kelengkapan atau penyempurnaan tersebut harus diselesaikan paling lambat 30 Juni 2010,´ tuturnya.Di antara persyaratan yang dilengkapi adalah angka nominal dukungan danauntuk pilkada pertama, Persetujuan penyerahan kekayaan, dan peta lengkapwilayah daerah otonom baru. ³Sekali lagi, kami menyambut positif langkah yangdiambil Pemkab. Ciamis,´ katanya.
Pembentukan Kabupaten Pangandaran Akan Jadi Undang-undang
Komisi II DPR RI meyakinkan Presidium Pembentukan KabupatenPangandaran bahwa soal pemekaran akan dibahas bahkan disyahkan menjadiUndang-Undang. Oleh karena itu, presidium dan masyarakat di Ciamis selatandiharapkan tetap percaya diri.Sebagai bukti bahwa mereka serius, Komisi II mengaku sudah mengusulkankepada Ketua komisi untuk mengagendakan kunjungan kerja ke calon daerahotonom Pangandaran. Itu juga sebagai bukti bahwa Komisi II memegang teguhkomitmennya untuk mengupayakan terbentuknya Kabupaten Pangandaran.³Kami, presidium, menerima tekad Komisi II itu belum lama ini, dari WakilKetua Komisi Gaffar Patafe. Jadi kami tetap optimistis Kabupaten Pangandaranakan terbentuk, apalagi karena Pak Gaffar menyatakan akan tetap memegangkomitmen,´ kata Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran H.Supratman melalui anggota presidium Andis Sose, ketika dihubungi ³PRLM´,Jumat (5/2).
 
Menurut Andis, beberapa waktu lalu memang sempat muncul tentangmoratorium. Bahkan soal moratorium tersebut masih menjadi istilah yang kerapdikatakan pejabat di Jakarta saat menjelaskan soal pemekaran wilayah.Akan tetapi, Komisi II telah meyakinkan bahwa soal moratorium tersebuttidak perlu dirisaukan. ³Soal itu, kata Pak Gaffar tidak usah dirisaukan karenahanya merupakan statemen pribadi yang tidak punya landasan hukumnya,´ kataAndis.Hal itu, berbeda dengan pemekaran daerah. Pemekaran daerah, ada dasar hukumnya, berupa undang-undang. Apalagi soal pembentukan KabupatenPangandaran itu sudah disetujui DPRRI dan sudah ada Rancangan Undang-Undang (RUU)-nya. ³Jadi, menurut Pak Gaffar, warga di Ciamis selatan tidak  perlu khawatir,´ ungkap Andis Sose lagi.
Rekomendasi Pemekaran Pangandaran Sudah Turun
Rekomendasi Gubernur Jawa Barat tentang Persetujuan PembentukanDaerah Otonom Pangandaran sebenarnya sudah turun, bahkan sudah ada diKomisi II DPR RI. Selain Gubernur, yang juga sudah mengeluarkan rekomendasiadalah DPRD Provinsi Jawa Barat.Hal itu disampaikan Ketua Presidium Pembentukan KabupatenPangandaran, H. Supratman dalam keterangan persnya di Pangandaran, Selasa(26/1). Ia mengatakan itu berkaitan dengan pernyataan Jeje Wiradinata, politisiyang mengatasnamakan diri Penasihat Forum Pangandaran seperti dilansir harianini, Senin (25/1).³Saya kaget membaca pernyataan Jeje soal rekomendasi Gubernur yang belum turun itu. Padahal, rekomendasi itu sudah turun lama, setelahdiperjuangkan oleh Presidium bersama elemen masyarakat lainnya,´ kataSupratman, seraya memperlihatkan rekomendasi di maksud.Rekomendasi atau SK Gubernur tentang Persetujuan Pembentukan DaerahOtonom Pangandaran tersebut, kata dia, bernomor 130/Kep.150.3-otdaksm/2009dengan ditandangani langsung Gubernur Ahmad Heryaman, sedang SK DPRDProv Jabar bernomor 135/Kep.DPRD-19/2009 tentang Persetujuan DPRDProvinsi Jawa Barat terhadap Pemekaran Kabupaten Sukabumi dan Ciamis.Menurut Supratman, selain dia, yang turut kaget adalah Kepala Biro OtdaProvinsi Jawa Barat Drs. H. Daud Ahmad. Saking kagetnya, Daud sampaimengontak dirinya dan menanyakan kenapa hal itu sampai terjadi. Padahal,rekomendasi di maksud telah disampaikan Gubernur ke Mendagri dengantembusan ke DPR RI temasuk Komisi II-nya.³Kami bersama perwakilan Presidium di Jakarta, sudah mengecek apakahrekomendasi itu sudah sampai atau belum ke DPR. Kami yakin, sudah sampaisejak beberapa waktu lalu,´ ujarnya.Sebelumnya Jeje mengatakan bahwa rekomendasi Gubernur tentang persetujuan pembentukan daerah otonom Pangandaran itu belum sampai ke DPR RI. Jeje mengaku mendapatkan informasi itu setelah menemui Komisi II DPR  bersama anggota DPRD Jabar Ijah Hadidjah, dan diterima Wakil Ketua Komisi IIBidang Otonomi Daerah Gandjar Pranowo, didampingi anggota lainnya AriZakaria, Irfan dan lainnya di Jakarta.

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eddy Kusmaya added this note|
Bermula dari aspirasi diwacanakan di upayakan akhirnya terwujud, ini baru awal dari sebuah pekerjaan di masa datang, berjuang untuk kemajuan yang lebih baik. YAKIN !
mujanit liked this
Dahnial Nasution liked this
unyil72 liked this
Anwar Herdiana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->