Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penilaian Kinerja

Penilaian Kinerja

Ratings: (0)|Views: 5,485 |Likes:
Published by Sutrisno Spd

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Sutrisno Spd on Aug 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2013

pdf

text

original

 
Sistem Pengukuran dan Penilaian Kinerja 
 
1
SISTEM PENGUKURANDAN PENILAIAN KINERJA KARYAWANDALAM MENJALANKAN TUGAS DAN KEWAJIBANNYA
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang Masalah
Terminologi kinerja menjadi sangat familiar dalam penyelenggaraan ManajemenPemerintahan di Indonesia saat ini, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. Terlebihsejak dikeluarkannya berbagai regulasi yang terkait dengan reformasi manajemen pemerintahan yang antara lain ditandai dengan terbitnya Inpres 7/1999 (Revisi melalui SK Kepala LAN No.239/IX/6/8/2003, 25 Maret 2003) tentang Laporan Akuntabilitas KinerjaInstansi Pemerintah, PP 105/2000 (jo. PP 58/2005), UU No.17/2003, UU No. 25/2004, UU No.32/2004, UU No.1/2005, UU No.15/2004, UU No. 33/2004, PP 3/2007 dan PP 6/2008.Berbagai peraturan dan kebijakan pendukung lainnya, demikian juga telah banyak diterbitkan, dalam upaya meningkatkan kinerja instansi pemerintah.Salah satu fungsi manajemen adalah pengarahan. Pengarahan antara lain meliputi bagaimana meningkatkan dan menilai kinerja pegawai ( karyawan ). Berbagai permasalahanyang mengemuka sebagai penyebab penerapan manajemen kinerja, khususnya penilaiankinerja di Indonesia berjalan lamban, antara lain; (a) legal yuridis yang ada (tumpang tindih,disorientasi dan parsial) dalam manajemen kinerja di Indonesia; (b ) Manajemen kinerja dan pengukuran kinerja belum dan tidak disatukan dalam fungsi manajemen pemerintah daerah,seperti halnya dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, evaluasi danmonitoring dan audit ; (c) tidak terdapatnya manajemen kompensasi (mekanisme reward dan punishment) yang merefleksikan pelakasanaan manajemen kinerja di tingkat manajemen publik; (d) lemahnya kapasitas teknis sumberdaya manusia aparatur, dalam transisi paradigma sumber daya manusia dari paradigma input ke dalam paradigma baru yangmengukur kesuksesan kerja melalui pengukuran hasil ³outcome oriented´; (e) peran publik masih lemah untuk ³memaksa´ Pemda mampu berlaku akuntabel dan transparan.
 
Sistem Pengukuran dan Penilaian Kinerja 
 
2
1.2
 
Pembatasan Masalah
Permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:a.
 
Penilaian Kinerja b.
 
Konsep Profesionalisme Tenaga Kependidikanc.
 
Kompetensi Gurud.
 
Standar Kinerja
1.3 Tujuan Penulisan Makalah
 Sesuai dengan permasalahan yang dikemukakan di atas, tujuan penulisan makalahini diarahkan untuk mengetahui :a.
 
Penilaian Kinerja b.
 
Konsep Profesionalisme Tenaga Kependidikanc.
 
Kompetensi Gurud.
 
Standar Kinerja
1.4 Sistematika Penulisan
 Klasifikasi sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :Bab I : Pendahuluan, yang berisikan tentang latar belakang masalah, pembatasan masalah,tujuan penulisan, dan sistematika penulisan.Bab II : Pembahasan, yang berisikan tentang penilaian kinerja, konsep profesionalismetenaga kependidikan, kompetensi guru, dan standar kinerja.Bab III : Penutup, berisikan tentang simpulan dan saran.
 
Sistem Pengukuran dan Penilaian Kinerja 
 
3
BAB IIPEMBAHASAN2.1 Penilaian Kinerja2.1.1 Definisi Penilaian Kinerja
Penilaian ialah penentuan derajat kualitas berdasarkan indikator yang ditetapkanterhadap penyelenggara pekerjaan. Kinerja adalah
 performance
atau unjuk kerja. Kinerjadapat pula diartikan prestasi kerja atau pelaksanaan kerja atau hasil unjuk kerja (LAN, 1992).Menurut August W. Smith, Kinerja adalah
 performance is output derives from processes,human otherwise,
artinya kinerja adalah hasil dari suatu proses yang dilakukan manusia. Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kinerja merupakan suatu wujud perilaku seseorangatau organisasi dengan orientasi prestasi. Kinerja seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:
ability, capacity, held, incentive, environment 
dan
validity
(Noto Atmojo, 1992).Adapun ukuran kinerja menurut T.R. Mitchell (1989) dapat dilihat dari lima hal,yaitu:1.
Quality of work 
 ± kualitas hasil kerja2.
 Promptness
 ± ketepatan waktu menyelesaikan pekerjaan3.
 Initiative
 ± prakarsa dalam menyelesaikan pekerjaan4.
Capability
 ± kemampuan menyelesaikan pekerjaan5.
Comunication
 ± kemampuan membina kerjasama dengan pihak lain.Standar kinerja perlu dirumuskan untuk dijadikan acuan dalam mengadakan penilaian,yaitu membandingkan apa yang dicapai dengan apa yang diharapkan. Standar kinerja dapatdijadikan patokan dalam mengadakan pertanggungjawaban terhadap apa yang telahdilaksanakan.Menurut Ivancevich (1996), patokan tersebut meliputi: (1) hasil, mengacu padaukuran
output 
utama organisasi; (2) efisiensi, mengacu pada penggunaan sumber daya langkaoleh organisasi; (3) kepuasan, mengacu pada keberhasilan organisasi dalam memenuhikebutuhan karyawan atau anggotanya; dan (4) keadaptasian, mengacu pada ukuran tanggapanorganisasi terhadap perubahan.Penilaian kinerja merupakan alat yang berfaedah untuk mengevaluasi kerja parakaryawan dan mengembangkan / memotivasi kalangan pegawai. Akan tetapi, penilaiankinerja juga dapat menjadi sumber kerisauan dan frustasi para manajer dan pegawai karenaketidakpastian atau kurang objektif dalam penilaian. Penilaian kinerja berlangsung dalam

Activity (77)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Allbar Fals liked this
Marhamah Yudin liked this
Harry Pendiem liked this
Gaby Kuwissy liked this
Gaby Kuwissy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->