Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
18Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Korupsi Dan Perkembangannya di Indonesia

Korupsi Dan Perkembangannya di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 3,129|Likes:
Published by lord2bo
Tugas pengganti UTS mata kuliah Pancasila
Tugas pengganti UTS mata kuliah Pancasila

More info:

Published by: lord2bo on Aug 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/05/2013

pdf

text

original

 
Korupsi dan Perkembangannyadi Indonesia
PAPER MATA KULIAHPANCASILA
Disusun Oleh :
Dananto Suryo Bhawiko
 NIM.42088001
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INFORMASI I-TECHJAKARTA2010
 
BAB IPENGANTAR 
Masalah korupsi yang melanda Indonesia termasuk yang paling parah di dunia.Sebagaimana diungkapkan oleh berbagai survei yang dilakukan Transparansi International(TI), posisi Indonesia dalam peringkat negara terkorup di Asia Pasifik senantiasa berada diurutan teratas.Korupsi, berasal dari kata
Corruptio, corruptus
(latin). Kemudian diturunkan ke bahasa Inggris menjadi
Corruption, corupt 
. Dan di Indonesiakan menjadi
 Korupsi
. Menurut beberapa sumber, Korup dan korupsi di definisikan sebagai berikut,
Korup: busuk, palsu, suap (Kamus Besar Bahasa Indonesia) buruk, rusak;Suka menerima uang sogok, menyelewengkan uang atau barang milik perusahaanatau negara.
Korupsi: kebejatan, ketidak jujuran, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian(Lexicon Webster Dictionary). Penyelewengan atau penggelapan uang negara atau perusahaan untuk keuntungan pribadi atau orang lain.
Menerima uang dengan menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi (KamusHukum 2002).
Korupsi adalah perbuatan secara melawan hukum dengan dimaksud memperkaya dirisendiri atau orang lain yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomiannegara. (Undang-undang no. 20 tahun 2001)Korupsi adalah persoalan klasik yang telah lama ada. Sejarawan Onghokhammenyebutkan bahwa korupsi ada ketika orang mulai melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan umum. Menurut Onghokham pemisahan keuangan tersebut tidak adadalam konsep kekuasaan tradisional. Dengan kata lain korupsi mulai dikenal saat sistem politik modern dikenal.
 
Konsepsi mengenai korupsi baru timbul setelah adanya pemisahan antara kepentingankeuangan pribadi dari seorang pejabat negara dan keuangan jabatannya. Prinsip ini muncul diBarat setelah adanya Revolusi Perancis dan di negara-negara Anglo-Sakson, seperti Inggrisdan Amerika Serikat, timbul pada permulaan abad ke-19. Sejak itu penyalahgunaanwewenang demi kepentingan pribadi, khususnya dalam soal keuangan, dianggap sebagaitindak korupsi.Demokrasi yang muncul di akhir abad ke-18 di Barat melihat pejabat sebagai orangyang diberi wewenang atau otoritas (kekuasaan), karena dipercaya oleh umum.Penyalahgunaan dari kepercayaan tersebut dilihat sebagai penghianatan terhadap kepercayaanyang diberikan. Konsep demokrasi sendiri mensyaratkan suatu sistem yang dibentuk olehrakyat, dikelola oleh rakyat dan diperuntukkan bagi rakyat.Konsep politik semacam itu sudah barang tentu berbeda dengan apa yang ada dalamkonsep kekuasaan tradisional. Dalam konsep kekuasaan tradidonal raja atau pemimpinadalah negara itu sendiri. Ia tidak mengenal pemisahan antara raja dengan negara yangdipimpinnya. Seorang raja atau pemimpin dapat saja menerima upeti dari bawahannya atauraja menggunakan kekuasaan atau kekayaan negara guna kepentingan dirinya pribadi ataukeluarganya. Perbuatan tersebut tidak dianggap sebagai korupsi, kekuasaan politik yang adadi tangan raja bukan berasal dari rakyat dan rakyatnya sendiri menganggap wajar jika seorangraja memperoleh manfaat pribadi dari kekuasaannya tersebut.Pengertian korupsi dalam arti modern baru terjadi kalau ada konsepsi dan pengaturan pemisahan keuangan pribadi dan sebagain pejabat sangat penting, sebab seorang rajatradisional tidak dianggap sebagai koruptor jika menggunakan uang negara, karena rajaadalah negara itu sendiri. Namun secara tidak sadar sebenarnya konsepsi tentang anti korupsi sudah ada sejak lama, bahkan sebelum pemisahan kekuasaan politik secara modern dikenal. Justru dimanatidak adanya pemisahan antara keuangan dari raja/pejabat negara dengan negara itulah yangmemunculkan konsepsi anti korupsi.

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Steven Lalawi liked this
rznvnd liked this
rznvnd liked this
Hadez Ade liked this
Vinaeka Cell liked this
Mega Selvy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->