Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
107Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN KABUPATEN KOTA DI PROPINSI JAWA TENGAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL

ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN KABUPATEN KOTA DI PROPINSI JAWA TENGAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL

Ratings:

4.74

(19)
|Views: 23,841|Likes:
Published by yui_dadhe

More info:

Published by: yui_dadhe on Jun 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/08/2013

pdf

text

original

 
 1
Parallel Session IVA : Urban & Regional13 Desember 2007, Jam 13.00-14.30Wisma Makara, Kampus UI – Depok
 ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN KABUPATEN/ KOTA DI PROPINSI JAWATENGAH DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHANEKONOMI REGIONAL
Yoenanto Sinung NoegrohoBappenasProgram Pascasarjana Ilmu Ekonomi – FEUILana SoelistianingsihFakultas Ekonomi Universitas Indonesia Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui disparitas pendapatan kabupaten/ kota di Propinsi JawaTengah dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi regional selama periode 1993-2005.Dengan menghitung nilai entropi total Theil dari kelompok eks. karesidenan, BAKORLIN dan daerahkaya miskin yang kemudian didekomposisi ke dalam indeks ketidakmerataan antar dan intrakelompok serta analisa dinamis melalui
pooled data
ditemukan bahwa disparitas pendapatankabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengah masih tergolong rendah yaitu berkisar antara 0,5995 -0,6605 dan mempunyai kecenderungan yang terus naik dari tahun ke tahun. Indeks entropi Theilyang rendah tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pendapatan yang terlalu jauhantar kabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengah dan laju pertumbuhan ekonomi masing-masingkabupaten/ kota masih dipandang relatif seimbang. Hasil estimasi dengan data panel melalui metodeefek acak (
random effect
) menunjukkan bahwa faktor kesenjangan pendapatan, migrasi keluar danpengeluaran pemerintah daerah mempunyai pengaruh yang positif signifikan bagi pertumbuhanekonomi regional, sebaliknya inflasi regional mempunyai pengaruh yang negatif . Terdapat 14kabupaten/ kota yang pertumbuhan ekonominya lebih besar dari rata-rata pertumbuhan ekonomikabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengah, sedang 21 kabupaten/ kota lainnya mempunyai rata-ratapertumbuhan ekonomi yang lebih rendah.Kata Kunci : Disparitas Pendapatan, Entropi Total Theil, Indeks Ketidakmerataan
Between
dan
Within,
Pertumbuhan Ekonomi Regional, Jawa TengahPanel Data,
Random Effect
.
 
Klasifikasi JEL : C23, E25, R11
 
 2
LATAR BELAKANG
Perencanaan pembangunan di Indonesia diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yangsemakin sejahtera, makmur dan berkeadilan. Kebijaksanaan pembangunan dilakukan untukmencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan cara memanfaatkan potensi dan sumber dayayang ada. Namun hasil pembangunan kadang belum dirasakan merata dan masih terdapatkesenjangan antar daerah.Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan per kapita merupakan masalah yangberbeda dari masalah distribusi pendapatan. Apabila terjadi distribusi pendapatan yang sempurna(
absolute equality
) maka tiap orang akan menerima pendapatan yang sama besarnya. Angkapendapatan per kapita yang ada selama ini merupakan angka rata-rata yang tidak mencerminkanpendapatan yang diterima oleh tiap-tiap penduduk. Seberapa yang diterima oleh tiap penduduksebenarnya sangat berkaitan dengan masalah merata atau tidak meratanya distribusi pendapatantersebut. Oleh karenanya pemerataan pendapatan adalah masalah yang penting dalampembangunan. Tambunan (2001) menyatakan bahwa pada dekade 1980-an sampai pertengahandekade 1990-an Indonesia menikmati laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetapi dengan tingkatkesenjangan yang semakin besar.Pendapatan per kapita dan disparitas merupakan fungsi dari waktu. Pada tahap awalpembangunan, perbedaan laju pertumbuhan ekonomi regional yang cukup besar antar daerah telahmengakibatkan disparitas dalam distribusi pendapatan antar daerah. Namun dalam jangka panjang,ketika faktor-faktor produksi di daerah semakin dioptimalkan dalam pembangunan maka perbedaanlaju pertumbuhan output antar daerah akan cenderung menurun. Hal itu ditandai dengan semakinmeningkatnya pendapatan per kapita rata-rata di setiap daerah seiring dengan waktu yang berjalan(Etharina,2005). Kondisi tersebut sesuai dengan hipotesa Kuznet yang dikenal dengan hipotesa Uterbalik (
Interved U hypothesis Kuznets
), yang menyatakan bahwa kesenjangan pendapatan dantingkat pendapatan per kapita mempunyai hubungan yang berbentuk U terbalik seiring waktu yangberjalan.Pembangunan di Propinsi Jawa Tengah yang berlangsung secara menyeluruh danberkesinambungan telah meningkatkan perekonomian masyarakat. Pencapaian hasil-hasilpembangunan yang sangat dirasakan masyarakat merupakan agregat pembangunan dari 35kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang tidak terlepas dari usaha keras secara bersama-sama antarapemerintah dan masyarakat. Potensi daerah dan kekayaan alam dapat dilihat sebagai keunggulankomparatif bagi daerah, namun di sisi lain berbagai kendala seperti sumber daya manusia dansumber modal untuk memanfaatkan potensi tersebut masih dihadapi oleh penentu kebijakan baik ditingkat propinsi maupun di tingkat daerah kabupaten/ kota. Akibatnya kondisi perekonomianmasyarakat secara umum belum mencapai tingkat pemerataan pendapatan yang sama dan masihditemui kekurangan, diantaranya kesenjangan antar wilayah kabupaten/ kota dalam pencapaiantingkat perekonomian.Disparitas ekonomi dan sosial di Propinsi Jawa Tengah juga berdampak terhadap mobilitassosial yang kurang menguntungkan dengan adanya para migran. Arus migrasi bergerak dari daerahyang tingkat perekonomiannya lebih rendah menuju ke daerah yang tingkat perekonomiannya lebihtinggi. Masalah yang ditimbulkan oleh arus migrasi ini adalah pemukiman kumuh, kejahatan,penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai, lingkungan dan lainnya. Masalah tersebut tentu tidakmudah diselesaikan dan dapat menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu berbagaiupaya untuk mengatasi disparitas ekonomi antar daerah kabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengahsudah saatnya dilakukan dengan intensif.
 
 3
Kesenjangan pendapatan antar kabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengah haruslah menjadisalah satu pertimbangan dalam perencanaan pembangunan. Isu kesenjangan perekonomian dandistribusi pendapatan antar daerah berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, pertumbuhanekonomi dan harmonisasi sosial. Dengan tingkat pendapatan tertentu, kenaikan kesenjangan akanselalu berimplikasi pada kenaikan kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah.
PERUMUSAN MASALAH
Data Badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Tengah Tahun 1993-2004 menunjukkan bahwaPendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dari 35 kabupaten/ kota di Propinsi JawaTengah sangatlah bervariasi. Hal itu berarti masih terdapat kesenjangan pendapatan yang ditunjangoleh perbedaan potensi antar daerah yang dimiliki baik potensi sumber daya alam, potensi sumber daya manusia maupun infrastruktur yang ada. Dengan perbedaan potensi daerah tersebut,kesenjangan antar daerah juga semakin besar, baik kesenjangan dalam pertumbuhan ekonomi,investasi dan Pendapatan Asli Daerah. Demikian juga masih terdapat kesenjangan non ekonomilainnya seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, birokrasi dan jasa-jasa lainnya.Gambaran kesenjangan seperti ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah kabupaten/ kota di PropinsiJawa Tengah agar perencanaan pembangunan daerah dapat ditentukan prioritasnya, khususnyadalam era otonomi daerah saat ini dimana pemerintah kabupaten/ kota diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menentukan arah kebijaksanaan pembangunan agar tercapai laju pertumbuhanekonomi yang tinggi tetapi juga diikuti dengan semakin rendahnya kesenjangan pendapatan.Adapun yang menjadi perumusan masalah adalah :1.
 
Seberapa besar kesenjangan pendapatan kabupaten/ kota di Propinsi Jawa Tengah,2.
 
Apakah terdapat pengaruh dari kesenjangan pendapatan kabupaten/ kota dan faktor-faktor lainnya terhadap pertumbuhan ekonomi Propinsi Jawa Tengah.3.
 
Seberapa besar tingkat pertumbuhan ekonomi regional dari 35 kabupaten/ kota di Propinsi JawaTengah,
TINJAUAN PUSTAKAKetimpangan Distribusi Pendapatan
Pendapatan penduduk tidak selalu merata, bahkan yang sering terjadi justru sebaliknya.Manakala pendapatan terbagikan secara merata kepada seluruh penduduk di wilayah tersebut, makadikatakan distribusi pendapatannya merata, sebaliknya apabila pendapatan regional tersebut terbagisecara tidak merata (ada yang kecil, sedang dan besar) dikatakan ada ketimpangan dalam distribusipendapatannya. Semakin besar perbedaan pembagian pendapatan regional tersebut berarti semakinbesar pula ketimpangan distribusi pendapatan. Terdapat berbagai ukuran kesenjangan regional mulaidari yang paling sederhana hingga paling rumit.Theil’s Coefficient of Concentration telah menjadi indeks yang sangat populer untukmenganalisa distribusi spasial dan memiliki keunggulan dibanding dengan indeks kesenjanganlainnya. Indeks Theil merupakan suatu analisa statis yang digunakan untuk mengukur kesenjanganpendapatan dengan menggunakan ukuran entropi dari ketidak-merataan (Etharina, 2005). KoefisienTheil dapat diintepretasikan sebagai logaritma dari rata-rata geometri tertimbang dari pendapatan per kapita regional yang dideflasikan dengan rata-rata pendapatan per kapita nasional. Lebih lanjutWibisono (2003) menyatakan bahwa untuk pendapatan per kapita yang merata sempurna, indeksTheil diberikan bobot nilai nol. Indeks Theil mempunyai beberapa keunggulan yaitu (1) sifatnya

Activity (107)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Madara Ragil liked this
Titik Rachmawati liked this
Azza Helmi liked this
Liliyani Ridwan liked this
Qurratu Ainy liked this
Ginanjar Prayogo liked this
Muhammad Sukri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->