Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
116Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
jurnaL geoMorfologi

jurnaL geoMorfologi

Ratings: (0)|Views: 5,932 |Likes:
Published by Namaq Wahyu
proses dan struktur geomorfologi
proses dan struktur geomorfologi

More info:

Published by: Namaq Wahyu on Aug 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
KEPUSTAKAAN
Permukaan bumi selalu mengalami perubahan bentuk dari waktu ke waktusebagai akibat proses geomorfologi, baik tenaga endogen maupun tenaga eksogen. Prosesendogen termasuk kegiatan kegunungapian dan proses-proses pembentukan perbukitandan pegunungan, yang akan mengakibatkan perubahan bentuk permukaan bumi karenaaktifitas gunung api, tektonik, maupun gempa bumi sehingga menghasilkan struktur geologi maupun geomorfologi.Struktur geologi merupakan faktor penontrol yang dominan di dalam evolusi bentuk lahan dan sturktur geologi dicerminkan oleh bentuk lahannya. Dalam mempelajarisuatu geomorfologis, harus mempelajari sejarah perkembangannya saat tersier hingga pleistosen dengan memperhatikan perubahan-perubahan iklim dan geologi.Geomorfologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang membicarakan tentang bentuk lahan yang mengukir permukaan bumi baik di atas maupun di bawah permukaanair laut, menekankan cara pembentukannya serta konteks ke lingkungannya. Di dalammempelajari geomorfologis yang sangat penting adalah aspek utama geomorfologi,antara lain:
a. Aspek Morfologi
mencakup morfometri yaitu aspek ukuran dan bentuk unsur-unsur penyusun bentuk lahan serta morfografi yang merupakan susunan dan objek alami yang ada di permukaan bumi sesuai dengan proses pembentukannya.
b. Aspek Morfogenesa
yaitu asal usul pembentukan bentuk lahan dan perkembangannya sehinggamenghasilkan konfigurasi permukaan bumi yang berbeda-beda.
c. Aspek Morfokronologi
merupakan urutan bentuk lahan yang ada di permukaan bumi sebagai hasil prosesgeomorfologis sehingga menyebabkan terjadinya perbedan urutan umur bentuk lahan.
d. Aspek Morfo – Asosiasi
merupakan kaitan antara bentuk lahan satu dengan yang lain dalam susunankeruangan/sebarannya di permukaan bumi. Ini sangat penting karena pembentukan lahan
 
di permukaan bumi ditentukan oleh berbagai faktor seperti topografi, bahan, iklim,organisme, vegatasi, dan waktu.Klasifikasi bentuk lahan yang didasarkan pada genesis, proses, dan batuan,dikemukakan oleh Versteppen (1985) terdapat 9 bentuk lahan, antara lain:a.
 
Bentuk lahan asal Volkanis b.
 
Bentuk lahan asal Struturalc.
 
Bentuk lahan asal Denudasionald.
 
Bentuk lahan asal Fluviale.
 
Bentuk lahan asal Marinef.
 
Bentuk lahan asal Eoaliang.
 
Bentuk lahan asal Pelarutanh.
 
Bentuk lahan asal Glasiali.
 
Bentuk lahan asal Aktivitas OraganismeSedangkan bentuk lahan pada daerah sekitar Parangtritis diklasifikasikan menjadi5 bentuk lahan, antara lain:
a. Bentuklahan Asal Struktural
Bentuklahan struktural terbentuk karena adanya proses endogen yaitu prosestektonik atau diastropisme yang meliputi pengangkatan, penurunan, dan pelipatan kerak  bumi sehingga terbentuk struktur geologi yaitu lipatan dan patahan. Selain itu, terdapat pula struktur horizontal, yang mana dengan adanya tenaga endogen maka terjadideformasi sikap perlapisan batuan (dip dan strike) yang menjadi miring atau bahkantegak dan membentuk lipatan. Selain itu juga, disebabkan tekanan dari lapisan yang adadi atasnya tebal ke arah vertikal (bawah) sehingga massa sedimen yang lemah dan lunak di bawahnya tertekan.Beberapa contoh Bentuklahan asal struktural antara lain:a.
 
 perbukitanantiklinal b.
 
 perbukitansinklinalc.
 
 perbukitanmonoklinald.
 
 pegununganantiklinale.
 
 pegunungansinklinalf.
 
 pegununganmonoklinalg.
 
cuesta
 
h.
 
hogback danflatironi.
 
 perbukitan/pegunungandome j.
 
 perbukitan/pegunungan blok k.
 
gawir l.
 
igir, lembahsinklinalm.
 
igir lembahantiklinaln.
 
grabeno.
 
sembul p.
 
nyaris dataran / peneplainq.
 
 perbukitanmonoklinalr.
 
 pegununganmonoklinal
b. Bentuklahan Asal Karst
Syarat untuk berkembangnya topografi karst sebagai berikut:
 
terdapat batuan yang mudah larut
 
 batu gamping dengan kemurnian tinggi
 
mempunyai lapisan batuan yang tebal
 
terdapat banyak retakan
 
 pada daerah tropis basah
 
vegetasi penutup yang lebatKenampakan topografi karst sangat spesifik, baik yang ada di permukaan maupunyang ada di bawah permukaan tanah. Batuan yang membentuk daerah karst sangatlahmedah larut di dalam air.Tektonisme menjadi faktor penentu pula, fault, dan joint menjadi faktor utama.Menurut Faniran dan Jeje (1983), kekar-kekar yang terdapat pada batuan itu memnerikanregangan mekanik sehingga memudahkan gerakan air melalui batuan itu. Adanya kekasmaupun sesar ini memudahkan perkembangan pelarutan di dalam batuan.Adanya karstifikasi yang merupakan proses kerja oleh air terutama secarakimiawi, meskipun secara mekanik juga, yang menghasilkan kenampakan-kenampakantopografi karst (Ritter, 1979).Bentuk lahan karst dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu
 
Bentuk lahan negatif, yaitu bentuk lahan yang berada di bawah rata-rata permukaansetempat sebagai akibat proses pelarutan, runtuhan, maupun terban. Bentuk lahantersebut antara lain: doline, uvala, polye, cockpit, dan blindvalley.

Activity (116)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Toledo Salamanca liked this
Rudhiy Dha added this note
thanks bangt dahhh bwatt jurnalnya
sherlymonalisa liked this
Khoiriya Latifa liked this
Tanya Intan liked this
BiMa ArFiyant liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->