terang. Bagi para astronom luminositas didefinisikan sebagai jumlah energi yang
dipancarkan bintang setiap detik pada permukaan seluas 1 cm
2
kesegala arah.
Karena letak bintang yang sangat jauh tentunya tidak mungkin pengamatpergi ke bintang untuk mengetahui berapa jumlah energi yang dipancarkantersebut. Untuk itu pertama-tama kita harus mengetahui energi total yang diterima
pengamat tiap detik pada permukaan seluas 1 cm
2
. Energi yang diterima pengamat
ini bisa didapatkan dari cahaya yang diamati. Sehingga luminositas bisa didapat
dari hubungan: E = L/4(pi)d
2
.Jarak ke bintang bisa diketahui dari hubungan paralaks trigonometri untuk
bintang
-
bintang dekat : d = 1/p. Cara lain untuk menentukan jarak bintang
-
bintang
jauh adalah dengan menggunakan hubungan modulus jarak dan kuat cahayabintang. Pada bintang-bintang jauh pengamat bisa mengetahui magnitudo semua
bintang saat pengamatan. Sebelumnya kita terlebih dahulu harus mengetahui kelas
spektrum bintang yang kita amati, sehingga magnitudo mutlak bintang yakni kuat
cahaya yang diandaikan diamati dari jarak yang sama yakni 10 pc bisa didapatkan.
Magnitudo mutlak bintang ditentukan dengan mengasumsikan magnitudo mutlak bintang yang diamati sama dengan magnitudo mutlak bintang-bintang dekat yang
ke
las spektrumnya sudah diketahui. Maka jarak bisa diperoleh dari hubungan : m
-
M =
-5 -
5 log d
Untuk kasus bintang ganda, jarak antara kedua bintang bisa diketahui daritan sudut yang terbentuk antara kedua bintang dengan pengamat dengan a adalah
setengah
sumbu besar. Dengan mengetahui jarak, pengamat sudah bisamenentukan berapa jumlah energi yang dipancarkan bintang setiap detik pada
permukaan luas 1 cm
2
.Dalam tingkat terang bintang dikenal Klasifikasi Yerkes
yang
disebut jugasebagai klasifikasi
MKK
dar
i inisial para pengembangnya pada tahun
1943
, yaituWilliam Wilson Morgan, Phillip C. Keenan
dan
Edith Kellman dariObservatorium Yerkes. Klasifikasi ini mendasarkan diri pada ketajaman garis-garis spektrum yang sensitif pada gravitasi permukaan bintang. Gravitasipermukaan berhubungan dengan
luminositas
yang merupakan fungsi dari
radius
bintang.