Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran Generasi Muda dalam ABSSBK

Peran Generasi Muda dalam ABSSBK

Ratings: (0)|Views: 2,960|Likes:

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jun 25, 2008
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/24/2012

pdf

text

original

 
H. MAS’OED ABIDIN
PERANAN GENERASI MUDA DALAM
ADAT BASANDI SYARAK, SYARAK BASANDI KITABULLAH
M
ENGHADAPI
T
ANTANGAN
D
AN
P
ERUBAHAN
Z
AMAN
D
I
S
UMATRA
B
ARAT
O
LEH
: H. M
AS
OED
A
BIDIN
1
ميحرلا نحرلا هلا مسب،إ إ دع و هلا إ هلإ  ، هيف ك يط اريثك ادح هل دلاى هتيستو هلا اص ىكزأو .ورفلا رك لو ندلا هل نيخضو هلاو مو هي هلا ىص د يحو تأو ،إو دي،،،،، دعب أ .ندلا  ىلإ مب ى  نو ،هبصأ ن هلا
Segala puji diperuntukkan kepada Allah S.W.T.Selawat dan salam bagi Baginda Rasulullah SAW. Kepada beliau telah diberikanwahyu, yang mengajar berbagai program ilmu, meningkatkan pengetahuan danpengalaman dalam aspek-aspek tertentu mengenai Islam dan kehidupan
MUKADDIMAHMUKADDIMAH
Pemuda adalah kelompok besar di tengah satu bangsa, mempunyai tugas danmemikul amanah besar menjadi pelopor perubahan (
agent of changes
), dengan bekalkeyakinan iman kepada Allah, maka semestinya tumbuh menjadi kekuatan,
د مزو مبرب اآ ةيف مإ
 Merekalah para pemuda yang penuh dengan keimanan kepada Allah dan Allahlengkapkan
(kuatkan)
mereka lagi dengan hidayah
. (QS.al Kahfi)Pemuda dan pemudi yang memiliki kejernihan akal budi dalam menghadapitantangan kontemporer, mesti berbekal
 jati diri
sesuai fitrah menurut bimbingan Allah.
1
Disampaikan pada Pelatihan Adat dan Budaya Minangkabau bagi generasi muda di Kabupaten TanahDatar, bertempat di Hotel Pagaruyung Batusangkar, Selasa 29 Juni 2004.
Peranan Generasi Muda
1
 
 TANTANGAN KONTEMPORER
Tantangan kontemporer 
antara lain
 penetrasi budaya
dan
sekularisme
yang menjajahmentalitas manusia di abad ini.Di samping itu, meniru gaya hidup global (
the globalization life style
)
 
dan nyatanyatelah didominasi sikap
yahudi
seperti pergaulan bebas, kecanduan madat dan miras, sertabudaya lucah (
sensate culture
) dengan hanya memuja nilai rasa panca indera,menonjolkan keindahan sebatas yang di lihat (ditonton), di dengar, di rasa, di sentuh, dicicipi, bertumpu kepada sensual, erotik, seronok, hedonis atau ganas, mengutamakankesenangan badani (jasmani) belaka.
GAYA HIDUP GLOBALISASI
Masalah besar hari ini, terjadinya
interaksi
dan ekspansi
kebudayaan
secara meluasmelalui media informasi dan pengagungan materi (
materialistik
) secara berlebihan, danperilaku yang menjauhi supremasi agama (
sekularistik
), sehingga kehidupan manusiatumbuh dengan memuja kenikmatan badani (
hedonistik
), sehingga menyimpang jauh daribudaya luhur, serta merta telah memunculkan
Kriminalitas, Sadisme, Krisis moral
secarameluas.Dunia pendidikan digoncang pula oleh fenomena
vandalistik,
seperti
tawuran pelajar,
kebiasaan
a-susila
di kalangan remaja, maraknya pornografis dan pornoaksi yangsulit di bendung. Para cendekiawan mulai meminati kehidupan
non-science,
asyikmencari
kekuatan gaib,
rajin
belajar sihir 
, menguasai
kekuatan jin
, bertapa ketempat
angker,
menyelami
black-magic,
mempercayai
mistik,
dan kegiatan irrasionil lainnya.Para remaja mulai dibalut
sensate-culture
2
 
dengan pola
hedonistic,
 
 premanisme
dengan gaya hidup
konsumeristis, rakus, boros, modis yang kebaratan
,
bebas sex, ittibasyahawat
(menurutkan hobi dan syahawat) serta sikap
individualistik
, karena lepas darikawalan agama dan adat luhur. Maka, tampillah gaya
 permissiveness
dan anarkis yaituberbudaya
nan lamak di salero
(sensete culture). Orientasi budaya terfokus kepadahiburan, akibatnya
 grand norms
dan
 grand ideas
di tengah masyarakat mulai lepas kendali.Pengawalan syarak dan adat mulai tercerabut dari nilai normative yang luhur sehingga
2
 
Sorokin, Pitirim
, “The Basic Trends of Our Time”, New Haven, College & University Press, 1964,hal.17-18.
Didalam Pelaksanaan ABS-SBK di Sumatra Barat
2
 
H. MAS’OED ABIDIN
seni bergeser kearah
sensual, erotik, horor, ganas
, melahirkan klub-klub hiburan, kasinodan panti pijat.
3
MENGHADAPI TANTANGAN KONTEMPORER
Orang Minangkabau terkenal kuat agamanya dan kokoh adatnya. Seorangpemangku adat Minangkabau di mana saja berdiam tidak akan senang di sebut tidakberagama, dan seorang alim betapapun modernnya tidak menerima jika dikatakan diatidak beradat. Orang yang tidak beradat dan tidak beragama Islam, di samakankedudukannya dengan orang tidak berbudi pekerti, di sebutkan
indak tahu di nan ampek
.
4 
Adat Minangkabau dinamis, menampakkan
raso
(hati, arif, intuitif) dan
 pareso
(akal,rasio, logika), hasil nyata dari
alam takambang jadi guru,
makin kokoh dengan
keyakinan
yang diisi oleh agama Islam yang benar (haq dari Rabb).Dalam menghadapi tantangan kontemporer, perubahan tata pergaualan dunia,generasi Minangkabau dengan filosofi
adat basandi syarak syarak basandi Kitabullah
mestibertumpu kepada
istiqamah
(konsistensi). Fatwa adat menyebutkan, “A
lang tukangtabuang kayu, Alang cadiak binaso adat, Alang alim rusak agamo, Alang sapaham kacau nagari.Dek ribuik kuncang ilalang, Katayo panjalin lantai, Hiduik jan mangapalang, Kok tak kayo barani
3
Budaya sensate ini dipertajam oleh kehidupan remaja kota dengan budaya populer (
urban popular culture
) dan hedonistik (mulai berkembang 1960). ….
Sensate culture
menurut Pitirim, “…beralaskankenikmatan dan kepuasan sebatas
 pandang dengar memenuhi tuntutan rasa dan selera
dalam memenuhituntutan kepuasan sejenak yang semu (based upon the ultimate principle that true reality and value aresensory and that the beyond the reality and values wich
we can see, hear, smell, touch and taste
there is noother reality and no real values), dimana nilai-nilai ajaran agama dan ketuhanan tidak banyak berperanmengawasi tindakan masyarakat, sehingga kehidupan social menjadi sangat keras dibungkus perilakuhedonis (….Despite its lipservice to the values of the Kingdom of God, it cares mainly about sensory valuesof wealth, health, bodily confort, sensual pleasures and last for power and fame. It’s dominant ethic isinvariably utilitarian and hedonistic….. Its
 politics and economics are also decisively utilitarian and hedonistic
…”). Sehingga apa yang disebut sebagai gaya hidup global (t
he globalization of lifestyle
) yangtampak di dalam gaya hidup
world wide sing 
sejak 1990 itu, telah banyak melahirkan pribadi yang rapuhdan terbelah (
 split personalities
)
 ,
dengan kelaziman banyak ilmu namun tipis keimanan (
too much sciencetoo little faith
), yang akhirnya melahirkan paham
nihilisme
atau budaya senang lenang (
culture contenment 
)
.
4
Sama artinya dengan bodoh. Sangat menarik pemakaian angka-angka di Minangkabau, lebih nyata bilangan genap, realistis seperti
”kato nan ampek 
(4)
 , undang-undang nan duopuluah
(20)
 , urang nanampek jinih, nagari nan ba ampek suku, cupak nan duo
(2)
 , cupak usali jo cupak buatan, rumah basandi ganok, tiang panjang jo tonggak tapi, basagi lapan
(8)
atau sapuluah
(10) artinya angka genap. Datangagama Islam, di ajarkan pula
 pitalo langik nan tujuah
(7)
 , sumbayang nan limo wakatu, rukun Islam nanlimo
(5), maka secara batinnya antara adat dan agama saling melengkapi dari yang genap sampai yangganjil.
Peranan Generasi Muda
3

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ima Wilma liked this
witsu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->