mengungkapkan tentang jati diri seseorang, ³Who I am³. Siapa saya? Untuk apa saya diciptakan?
B
agaimana Kecerdasan Intelektual (IQ) Saja Tanpa Kecerdasan Emosional (EQ)?
Sahabatku, banyak di dunia ini hanya diukur dari kecerdasan IQ saja. Padahal menurut penelitianpara pakar, kecerdasan IQ hanya menyumbang 5% (maksimal 10%) dalam kesuksesan seseorang.Mulai dari kita belajar di Sekolah Dasar dari sistem NEM sampai kuliah dengan sistem IPK. Bahkantidak jarang banyak perusahaan yang merekrut seseorang berdasarkan dari test IQ saja.
Seperti apa IQ tanpa EQ?
Coba kita pahami melalui kisah berikutEki memang tidak terlalu pintar dalam mata kuliah statistik. Entah kenapa pelajaran ini terasa beratdan susah µnyantol¶ di otaknya. Di semester kemaren dia mendapatkan nilai D untuk pelajaran ini.Namun Eki tidak putus asa, semester berikutnya dia mencoba lagi. Berbagai ramuan penahan rasakantuk dia minum hampir setiap malamnya hanya untuk menjadi teman penahan agar tetap melekdan konsen dalam belajar. Akhirnya masa akhir semester pun tiba, dan kini dia mendapatkan nilaiB. Betapa senangnya Eki ketika itu, rasanya ingin dia memberikan bingkai figura daftar nilai Btersebut dan memasangnya di kamar untuk jadi kenangan sampai akhir hidup.Di saat kesenangannya itu dia bercerita kepada Iko salah satu seorang temannya. ³Ko akhirnyastatistik ku dapet nilai B³, ujar Eki dengan hebohnya bagai mendapatkan durian runtuh. ³Ah baru dapat nilai B saja udah seneng, aku yang dapet A aja biasa-biasa aja³, sahut Iko. Ikomemang terkenal pintar di kelasnya. Tak pernah luput darinya rangking 3 besar semenjak SD.Eki yang saat itu sedang berbinar-binar tiba-tiba langsung menciut hatinya ketika mendegarkomentar dari Iko. Bagaikan kompor yang sedang menyulut tinggi tiba-tiba padam karena tersiramair.Coba kita lihat bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh Iko. Memang dia pintar, tetapi tidak mampumemahami perasaan yang dialami oleh Eko. Banyak orang di dunia ini yang pintar namun tidakmampu berkomunikasi secara perasaan kepada orang lain. Bagaikan paku yang pernah dihujam kesebatang kayu, walaupun bisa dicopot kembali namun lubang itu akan masih tetap ada.
Sekarang kita lihat bagaimana EQ bekerja terhadap situasi seperti ini
³Hi, kenapa kamu terlihat sedih hari ini Ki?´ sapa Intan begitu masuk ke kelas. ³Yah, aku cuman dapet nilai B dalam statistik´ ujar Eki dengan nada lesu karena habis terciutkanoleh perkataan si Iko.