Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KISAH NABI AYUB

KISAH NABI AYUB

Ratings: (0)|Views: 286|Likes:
Published by thes0uljahgirl

More info:

Categories:Types, Research
Published by: thes0uljahgirl on Aug 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2013

pdf

text

original

 
NABI AYUBNabi Ayub a.s. menggambarkan manusia yang paling sabar, bahkan bisa/boleh dikatakan bahawa baginda berada di puncak kesabaran. Sering orang mengagumi kesabarankepada Nabi Ayub. Misalnya, dikatakan: seperti sabarnya Nabi Ayub. Jadi, Nabi Ayub menjadi simbol kesabaran dan cermin kesabaran atau teladan kesabaran pada setiap bahasa, pada setiap agama, dan pada setiap budaya. Allah SWT telah memujinyadalam kitab-Nya yang berbunyi:"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)." (Al-Quran Surah. Sod: 44)Dalam pandangan/ perspektif Islam,

(Ayyub/Eyub/Ejub) (circa 1600 BC - 1500 BC?)[1][2]. Nabi Ayub AS ialah salah seorang 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui dalam Islam, juga baginda merupakan salah seorang dari Nabi-Nabi Bani Israel dan salah seorang manusia pilihan dari sejumlah manusia pilihan yang mulia. Allah telah menceritakan dalam kitab-Nya dan memujinya dengan berbagai sifat yang terpujisecara umum dan sifat sabar atas ujian secara khusus. Allah telah mengujinya dengan anaknya, keluarganya dan hartanya, kemudian dengan tubuhnya. Allah SWT telahmengujinya dengan ujian yang tidak pernah ditimpakan kepada siapa pun, tetapi ia tetap sabar dalam menunaikan perintah Allah dan terus-menerus bertaubat kepada-Nya.Setelah Nabi Ayub AS menderita penyakit kronik dalam jangka masa yang cukup lama, dimana sahabat dan familinya (keluarganya) telah melupakannya, maka baginda telah menyeru kepada Rabbnya, “(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakitdan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (Surah Al-Anbiya’:83). Dikatakan kepadanya, “Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandidan minum.” (Surah Sod: 42). Nabi Ayub AS telah menghentakkan kakinya, maka memancarlah mata air yang dingin kerana hentakan kakinya tersebut. Dikatakan kepadanya, “Minumlah darinya serta mandilah.” Nabi Ayub AS melakukannya, maka Allah Ta’ala menghilangkan penyakit yang menimpa batinnya dan lahirnya.Kemudian Allah mengembalikan kepadanya; keluarganya, hartanya, sejumlah ni’mat serta kebaikan yang dikurniakan kepadanya dalam jumlah yang banyak. Dengan kesabarannya itu maka baginda merupakan suri teladan bagi orang-orang yang sabar, penghibur bagi orang-orang yang mendapat ujian atau ditimpa musibah serta pelajaran berharga bagi orang-orang yang mau mengambil pelajaran.*Ketika Nabi Ayub AS sakit, maka baginda telah menemukan kepingan wang milik isterinya yang diperoleh dari hasil pekerjaannya melakukan sesuatu, sehingga bagindabersumpah akan mencambuknya seratus kali cambukan. Kemudian Allah meringankannya dari Nabi Ayub AS dan isterinya, seraya dikatakan kepadanya: “Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput).” Yakni seikat jerami, ilalang, tangkai atau yang lainnya sebanyak seratus biji, kemudian pukullah ia dengannya “… dan janganlah kamu melanggar sumpah.” (Surah Sod: 44). Yakni melanggar sumpahmu.Dalam ayat di
atas terdapat dalil bahawa kifarat sumpah tidak disyari’atkan kepadaseseorang sebelum syari’at kita, serta kedudukan sumpah di hadapan mereka adalah sama dengan nazar, yang mesti dipenuhi.Juga dalam ayat tersebut terdapat dalil, bahawa bagi orang yang tidak mungkin dilaksanakan hukuman had ke atasnya kerana kondisinya yang lemah atau alasan lainnya, hendaklah diberlakukan kepadanya hukuman yang disebut dengan hukuman tersebut, kerana tujuan dari pemberlakuan hukuman itu ialah pemberian rasa jera, bukanmerosakkan atau menghancurkan.Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA dari Nabi SAW, baginda bersabda, “Sesungguhnya Nabi Allah Ayub AS diuji dengan musibah tersebut selamalapan belas tahun, dimana keluarga dekat serta keluarga yang jauh telah menolaknya dan mengusirnya kecuali dua orang lelaki dari saudara-saudaranya, dimana keduanya telah memberinya makan dan mengunjunginya. Kemudian pada suatu hari salahseorang dari kedua saudaranya itu berkata kepada saudaranya yang satu, ‘Demi Allah, perlu diketahui, bahawa Ayub telah melakukan suatu dosa yang belum pernah dilakukan siapa pun di dunia ini.’ Sahabatnya itu bertanya, ‘Dosa apakah itu?.’ Saudaranyatadi berkata, ‘Selama lapan belas tahun Allah tidak merahmatinya, sehingga menyembuhkannya dari penyakit yang dideritanya.’ Ketika keduanya mengunjungi Ayub AS maka salah seorang dari kedua saudaranya itu tidak dapat menahan kesabarannya, sehingga ia menyampaikan pembicaraan tersebut kepadanya. Ayub AS menjawab, ‘Aku tidak

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zela Shuji liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->