Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Taubat Sebagai Metode Dasar Psikoterapi Islami oleh Muhammad Shohib

Taubat Sebagai Metode Dasar Psikoterapi Islami oleh Muhammad Shohib

Ratings: (0)|Views: 413|Likes:
Published by zurairi80

More info:

Published by: zurairi80 on Aug 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2011

pdf

text

original

 
Abstrak
Muhammad Shohib, 2009, Taubat Sebagai Metode Dasar Psikoterapi Islam,Universitas Muhammadiyah Malang, Dalam Kegiatan Temu Ilmiah Psikologi Islami,BandungFenomena kehidupan modern yang sering kita lihat dan dengar merupakansalah satu tragedi manusia dengan kehidupan modernnya. Kesulitan materi kini telahberubah kesulitan non materi (psikologis). Banyak orang yang bergelimang hartatelah kehilangan jati diri dan banyak orang yang kekurangan harta juga mengabaikannorma susila. Angka bunuh diri, kekerasan dan hilangnya kesadaran diri kolektif telahmeningkat seiring dengan berubahnya gaya hidup. Hal ini muncul karena setiap diriindividu sudah kehilangan jati diri, visi misi kehidupan dan mengalami kehampaanspiritual, sehingga yang muncul adalah kegelisahan, kecemasan, ketakutan danketidakpastian yang mengiri setiap langkah kehidupan.Salah satu sumber utama terjadinya problem psiko-sosial ini adalah maraknyaperbuatan dosa dan kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Orang sudah tidak mampu lagi membedakan kebenaran dan keburukan dan senang dengan perbuatanburuk yang dilakukan. Intensitas perilaku dosa dan kesalahan ini telah membawamanusia dalam jurang kehampaan hidup dan mengganggu kesehatan mentalnyadikarenakan telah ternodanya hati (qalb) manusia. Hati sebagai cermin dalam menitikehidupan telah berubah menjadi kusam dan hitam akibat banyaknya dosa yangdiperbuat, baik yang berhubungan dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungannyaserta dengan dirinya sendiri. Untuk membersihkan hati (qalb) ini tidak ada cara lainkecuali meminta ampunan dengan taubat yang sebenar-benarnya.Taubat sebagai metode dasar psikoterapi Islami dapat dilakukan oleh paraterapis atau orang-orang yang menginginkan berkembangnya potensi diri (pikir danhati). Hal ini dapat dipahami dikarenakan dalam proses pertaubatan terdapatkombinasi fungis-fungsi kejiwaan yang meliputi adanya kesadaran, pengakuan dosa,penyesalan, komitmen dan perbuatan baik yang terus menerus. Taubat dapatberfungsi sebagai alat pembersih dosa, penguat perasaan dan pikiran dan pengembangpotensi baik manusia, sehingga dengan proses taubat ini kondisi mental psikologismanusia dapat kembali sehat sesuai dengan kapasitas yang diberikan Tuhan.Psikoterapi Islami dengan metode dasar proses taubat ini membutuhkan 3(tiga) elemen dasar untuk tingkat keberhasilannya yaitu klien (dan keluarga) yangbersungguh-sungguh menginginkan kesembuhan atau berkembangnya potensi diri,terapis yang memiliki ilmu dan keridhoaan Allah sang penggenggam hidup manusia,sehingga tercipta nuansa terapi Islami yang benar-benar dapat membawa perubahanmental psikologis klien (dan keluarganya).Kata kunci : taubat, dasar psikoterapi Islami
 
1. Pendahuluan
Fenomena masyarakat modern saat ini membuat sebagian pengamat perilakudan para ahli ilmu psikologi mengalihkan pandangan bukan hanya pada teori-teoriyang telah berkembang saat ini yang berdasarkan pandangan dunia barat, tetapi jugamulai dikembangkan pandangan dari dunia Islam. Berbagai perilaku negatif yangnampak hari ini akibat pola pikir dan cara menjalani hidup yang tidak sesuai dengannilai agama dan norma kesusilaan yang berkembang sesuai dengan budaya lokalmasyarakat. Maraknya penyimpangan perilaku akibat gangguan emosi, kepribadian,kognitif maupun gangguan yang berkaitan dengan penggunaan zat telah banyak kita jumpai di masyarakat. Bahkan penyimpangan perilaku sosial yang berakibat padaperilaku bunuh diri, kriminalitas, kekerasan dan asusila juga menghiasa berita mediamasa setiap hari.Dalam menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut telah banyak solusiditawarkan dan bahkan dilakukan oleh berbagai pihak yang terkait, baik dalambentuk penyembuhan (pengobatan), pencegahan dan perbaikan keadaan oleh institusiterkait, masyarakat, keluarga dan individu yang terlibat dalam munculnya masalahtersebut. Keluarga sebagai unit terkecil seringkali berupaya mengusahakanpenyembuhan apabila ada anggota keluarganya yang mengalami gangguan-gangguan,baik dengan cara mengajaknya ke ahli medis, psikologis sampai ke spiritualis.Berbagai upaya telah dilakukan, ada yang berhasil dan ada pula yang belum berhasil.Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakatpun telah memberikan perhatian yangsangat besar manakala terjadi penympangan atau gangguan perilaku dan mental dilingkungannya sendiri.Dalam aspek yang lebih luas (makro), terkadang kita jumpai juga upayalembaga atau masyarakat yang mengupayakan perbaikan kondisi akibatpenyimpangan perilaku social yang mengarah kepada munculnya ketidakteraturanmasyarakat, bahkan terjadinya bencana dengan mengarahkan kepada jejak spiritualyaitu mengajak kembali kepada agamanya masing-masing yang diawali dengan
 
pertaubatan (taubat nasional). Hal ini diilhami dari pemikiran bahwa apa yang terjadidalam masyarakat kita (ketidakteraturan dan bencana) akibat kesalahan atau dosayang telah banyak diperbuat oleh anggota masyarakatnya, sehingga Tuhanmemberikan pelajaran dalam bentuk peringatan atau cobaan yang akan diterima olehsemua anggota masyarakat (sebuah bangsa).
2. Dosaa. Pengertian
Dosa dan kesalahan merupakan masalah penting yang menjadi fokusperhatian dalam ajaran dan nilai-nilai Islam karena keduanya menyangkut hubunganantara manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungannya, manusia denganTuhannya dan manusia (individu) dengan dirinya sendiri. Bahkan dosa dan kesalahan juga berkaitan dengan ketentraman, kesejahteraan dan kebahagiaan seeorang atauketidaktenangan, penderitaan dan ketidakbahagiaan (kesengsaraan). Hal inilah yangsering dibicarakan oleh Islam dan menjadi tugas utama pendakwah dalam masyarakatyaitu menghindarkan setiap diri (anggota masyarakat) dalam jebakan dosa dankesalahan sehingga menjadi diri yang tenang dan tenteram serta terbentuknyamasyarakat yang damai dan sejahtera.Dalam Al-Qur’an dosa dan kesalahan diistilahkan dengan berbagai bentuk misalnya dengan perbuatan menyeleweng atau menyimpang dari ketentuan Allah (
alkhothi’at 
), perbuatan dosa, noda atau maksiat (
 Adz dzanb
), perbuatan jelek (
alsayyi’at 
), perbuatan fasik (
al fusuq
), perbuatan maksiat (
al ishya
), perbuatan merusak (
al fasad 
) atau perbuatan durhaka (
al ism
). Perbuatan dosa sering diidentikkan denganperbuatan melanggar larangan Allah atau berbuat sesuatu yang tidak sesuai denganhukum-Nya secara sengaja sedang perbuatan salah diidentikkan dengan perbuatanmenyalahi aturan yang secara umum dilakukan secara tidak sengaja.Dosa menurut sifat dasarnya dapat dibagi dalam 3 (tiga) bagian yaitu :(1)
 
Berhubungan dengan sifat manusia yang terdiri dari empat bagian yaitu :

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Sizqa Sizca liked this
maha tok liked this
maha tok liked this
laelafitriah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->