Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
96Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Spesifikasi Aspal Beton

Spesifikasi Aspal Beton

Ratings: (0)|Views: 11,677|Likes:

More info:

Published by: Dr. Ir. R. Didin Kusdian, MT. on Aug 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2013

pdf

text

original

 
Pd.T-04-2005-B
i
Prakata
Pedoman penggunaan agregat slag untuk campuran beraspal panas dipersiapkan olehPanitia Teknik Standardisasi Bidang Konstruksi dan Bangunan, melalui Gugus Kerja BidangPerkerasan Jalan pada Sub Panitia Teknik Standarisasi Bidang Prasarana Transportasi.Pedoman penggunaan agregat slag untuk campuran beraspal panas ini diolah dari hasilpenelitian dan adopsi dari spesifikasi campuran beraspal panas. Pedoman ini dimaksudkansebagai acuan untuk memperoleh campuran beraspal panas menggunakan agregat slagyang akan digunakan dalam pekerjaan perkerasan jalan.Pedoman ini dirumuskan melalui proses Konsensus tanggal 15 September di Bandung,sesuai Pedoman No. 9 BSN tahun 2000 dengan melibatkan pakar-pakar dan praktisi padabidang perkerasan jalan, akademisi, dan stakeholders lainnya. Tata cara penulisan pedomanini mengacu kepada Pedoman BSN No. 8 tahun 2000 yang dikeluarkan oleh BadanStandardisasi Nasional.
 
Pd.T-04-2005-B
ii
Pendahuluan
Agregat slag besi dan baja adalah salah satu bahan alternatif pengganti untuk perkerasan jalan. Apabila persediaan agregat standar terbatas.Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Pusat Litbang Prasarana Transportasi BadanLitbang Pekerjaan Umum, agregat slag memenuhi persyaratan agregat standar dimanaberat jenis slag lebih tinggi dari pada agregat standar, sehingga menyebabkan volumepekerjaan lebih kecil dari pada standar, untuk itu dilakukan upaya pencampuran sebagianagregat slag dengan bahan lainnya. Pencampuran ini akan menurunkan berat jeniscampuran, sehingga volume pekerjaan akan tercapai, dan kekuatan campuran perkerasanlebih baik.Pedoman penggunaan agregat slag besi dan baja untuk campuran beraspal panas inimengikuti Buku Spesifikasi Campuran beraspal, dan diharapkan akan memberikanketerangan yang cukup bagi produsen, perencana dan pelaksana.Dengan diimplementasikannya pedoman ini, penggunaan agregat slag besi dan baja yangmerupakan produk samping pabrik besi dan baja dapat dimanfaatkan.
 
Pd T-04-2005-B1 dari 23
Pedoman penggunaan agregat slag besi dan bajauntuk campuran beraspal panas
1 Ruang lingkup
Pedoman ini mengatur tata cara penggunaan agregat slag besi dan baja pada prosespembuatan campuran beraspal panas yang meliputi persyaratan agregat slag besi dan baja,persyaratan bahan lainnya, perencanaan campuran dan pelaksanaan campuran.
2 Acuan normatif
SNI 03-1968-1990,
Metode pengujian tentang analisis saringan agregat halus dan agregat kasar 
SNI 03-1969-1990,
Metode pengujian Berat Jenis dan Penyerapan air agregat kasar 
 
SNI 03-1970-1990,
Metode pengujian Berat Jenis dan Penyerapan air agregat halus 
 
SNI 03-2417-1991,
Metode pengujian keausan agregat dengan mesin Los Angeles 
 
SNI 03-2439-1991,
Metode pengujian kelekatan agregat terhadap aspal 
 
SNI 03-3407-1994,
Metode pengujian kekekalan bentuk agregat terhadap larutan natrium sulfat dan magnesium sulfat 
SNI 03-4142-1996,
Metode pengujian jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan no. 200 (0,075 mm)
SNI 03-4428-1997,
Metode pengujian agregat halus atau pasir yang mengandung bahan plastis dengan cara setara pasir 
SNI 03-6399-2000,
Tata cara pengambilan contoh aspal 
 
SNI 03-6819-2002,
Spesifikasi agregat halus untuk campuran beraspal 
SNI 03-6885-2002,
Metode pengujian noda aspal minyak 
 
SNI 03-6893-2002,
Metode pengujian berat jenis maksimum campuran beraspal 
SNI 03-6894-2002,
Metode pengujian kadar aspal dari campuran beraspal cara Sentrifus 
SNI 06-2432-1991,
Metode pengujian daktilitas bahan-bahan aspal 
 
SNI 06-2433-1991,
Metoda pengujian titik nyala dan titik bakar dengan alat cleveland open cup 
SNI 06-2434-1991,
Metoda pengujian titik lembek aspal dan ter 
 
SNI 06-2440-1991,
Metode pengujian kehilangan berat minyak dan aspal dengan cara A
SNI 06-2441-1991,
Metode pengujian berat jenis aspal padat 
SNI 06-2456-1991,
Metode pengujian penetrasi bahan-bahan bitumen 
 
SNI 06-2489-1991, (RSNI M 01-2003),
Metode pengujian campuran aspal dengan alat Marshall 
SNI 06-4797-1998,
Metode pengujian pemulihan aspal dengan alat penguap putar 
 
SNI 06-6441-2000,
Metode pengujian viskositas aspal minyak dengan alat Brookfield Termosel 
SNI 13-6717-2002,
Tata cara penyiapan benda uji dari contoh agregat 
 
RSNI S-01-2003,
Spesifikasi aspal berdasarkan penetrasi 
RSNI M 12-2004,
Metode pengujian kelarutan aspal 
 

Activity (96)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Selvi Yasra liked this
zulfikaredar liked this
Arie Syahruddin liked this
tomikusuma liked this
Selvi Yasra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->