4,6% dan income per-kapita sebesar US $ 3,800. Dengan angkatan kerja sebanyak 5,09 jutaorang, 41% diserap oleh pertanian dan kehutanan, jasa 52% dan industri 7%, SebagaimanaGeorgia, Azerbaijan termasuk negara yang cukup kaya di Eropa Timur.Produk pertaniannya berkisar pada kapas, padi-padian, beras, anggur, buah-buah-buahan,sayuran, teh, tembakau, ternak kambing dan domba serta babi. Sedangkan industrinya berkisar pada minyak dan gas, baja, biji besi, semen, kimia dan petrokimia serta tekstil. Hasil komoditiyang dieksport minyak dan gas (90%), mesin, kapas, dan makanan olahan. Negara tujuan eksportadalah Italia, Ceko, Jerman, Turki, Rusia, Georgia dan Perancis. Sedangkan komoditi yangdiimport adalah mesin dan peralatannya, produk minyak, makanan olahan, dan kimia. Import berasal dari Inggris, Turki, Rusia, Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Italia dan Ukraina.Indonesia belum termasuk di dalamnya. Mata uang yang digunakan adalah Azerbaijan Manat(AZM), dan US $ 1,- senilai 4,913.48 AZM.
Islam di Azerbaijan
Sebagaimana dirilis oleh Wikipedia, the free ecyclopedia, Islam masuk ke Azerbaijan pada abad ke-7 (tahun 642), bertepatan dengan invasi Arab ke negara tersebut dan secara berangsur-angsur menggantikan posisi Zoroaster dan aliran animisme di negara tersebut, hingga jumlah pemeluknya mencapai 96% dari total penduduk. Imperium Bani Seljuk Turki pada abadke-10 masuk ke Azerbaijan dan mengalahkan imperium Byzantium pada abad ke-11 danterjadilah kawin campur antara bangsa Turki dan Persia. Pada abad ke-13, Mongol masuk Azerbaijan ketika Temudjin atau Genghis Khan.Kejayaan Islam di Azerbaijan semakin terasa, ketika Dinasti Safavid berkuasa diAzerbaijan pada abad ke-15. Shah (raja) pertama dinasti Safavid, yaitu Shah Ismail I (1486-1524) mendeklarasikan paham Syiah Islam sebagai agama resmi negara, walaupun mayoritas penganut Islam di Azerbaijan adalah Sunni. Hal ini menimbulkan ketidaksenangan pemerintahanOttoman Turki yang menganut paham sunni.Pada abad ke-19, banyak warga muslim sunni Azeri bermigrasi dari Rusia ke Azerbaijan,namun jumlah penganut Syiah pada akhir abad ke-19 terlanjur menjadi mayoritas di Azerbaijan