Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kekejaman Konsep Perang Dalam Ajaran Injil

Kekejaman Konsep Perang Dalam Ajaran Injil

Ratings: (0)|Views: 1,082|Likes:
Published by Elbow Black

More info:

Published by: Elbow Black on Aug 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/03/2014

pdf

text

original

 
Ditulis pada April 22, 2009 oleh Abu Ja'far Amri A. Fillah Al AtsaryKekejaman konsep perang dalam ajaran injil, bibel, atau alkitab (Ayat-ayat Jihad dalamAlkitab/injil/bible), Pantas saja orang kristen suka membantai umat islam, termasuk diMaluku beberapa tahun lalu--Semestinya, umat kristiani tidak perlu trauma terhadap istilah jihad. Tidak ada alasan bagi mereka untuk alergi terhadap jihad, termasuk jihad dalam arti perang. karena dalamAlkitab (Bibel) sendiri terdapat satu perikop (bab) khusus yang disebut dengan “HukumPerang”, yaitu kitab Ulangan 20:1-20.Salah satu poin hukum perang dalam Bibel disebutkan bahwa dalam penyerbuan kepadamusuh, terlebih dahulu harus ditawarkan perdamaian. Jika musuh menerima berdamai,maka musuh tersebut harus dijadikan sebagai budak pekerja rodi. Tapi jika musuh tidak mau berdamai, maka harus dikepung dan diperangi habis - habisan. Seluruh penduduk laki-laki harus ditumpas dengan pedang, sedang anak-anak, wanita dan hewan-hewannya boleh dijarah dan dirampas sebagai harta rampasan perang. Untuk beberapa suku lainnya,maka semua yang bernafas harus ditumpas.“Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa yang didirikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadimilik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apapun yang bernafas, melainkan haruskau tumpas sama sekali,” (Ulangan 20:16-17).Dalam kitab Bilangan, juga disebutkan hukum peperangan, yaitu yang harus dibunuhadalah laki-laki dan perempuan yang sudah pernah bersetubuh. Sedangkan perempuanyang belum pernah bersetubuh (perawan), boleh diambil bagi mereka.“Maka sekarang bunuhlan semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. Tetapi semuaorang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-lakiharuslah kamu biarkan hidup bagimu.” (Bilangan 31:17-18).Dalam sejarah Israel, sebagaimana termaktub dalam Alkitab disebutkan bahwa ketikamenyerbu Yerikho, Tuhan telah menyerahkan nasib Yerikho kepada Nabi Yosua. Dalam penaklukan Yerikho, maka semua manusia dan hewan ternak ditumpas habis, tak satupunyang dibiarkan hidup.
 
“Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba dankeledai.” (Yosua 6:21).Perlakuan yang sama juga dilakukan Yosua kepada kerajaan Makeda.“Pada hari itu Yosua merebut Makeda dan kota itu dipukulnya dengan mata pedang, jugarajanya. Kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya, tak adaseorangpun yang dibiarkannya lolos. Dan raja Makeda diperlakukannya seperti telahdiperlakukannya Raja Rerikho.” (Yosua : 10:28).Sekilas terlihat bahwa hukum perang dalam Alkitab (Bibel) itu sangat kejam, bengis dantidak manusiawi. Karena itu seharusnya para penghujat jihad berkaca diri terhadapkitabnya yang telah menggariskan konsep perang yang tidak manusiawi.Berbeda dengan Kitab Perjanjian Lama, diberitakan bahwa Yesus sama sekali melarangsegala tindak kekerasan, termasuk berperang melawan kejahatan, penindasan, penjajahandan kezaliman.“Tetapi Aku berkata kepadamu : Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahatkepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu…Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagimereka yang menganiaya kamu,” (Matius 5:39-44).Dari konsep Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, tak ada yang bisaditerapkan untuk mewujudkan perdamaian hakiki. Karena keduanya slaing kontradiksi.Di satu sisi mendorong penjajahan dan perang. Di sisi lain malah katanya anti kekerasandan perang. Jelas di sini kelihatan, konsep Alkitab itu banyak kerancuan.============================================KEKEJAMAN-KEKEJAMAN SUCIBILANGAN 31: 7, 9, 10, 15, 17 - Maka berperanglah mereka itudengan orang Midiani, setuju dengan firman Tuhan yang kepadaMusa, dibunuhnya segala orang laki-laki … Maka oleh BaniIsrail ditawan akan segala perempuan orang Midiani, dan akansegala anak-anaknya dan segala kendaraannya dan segala binatangnya dan segala harta-bendanyapun dirampasnya. Makasegala kotanya dan tempat kedudukannya dan kubunya dibakar habis dengan api … Maka kata Musa kepada mereka itu:Mengapa maka kamu hidupi segala perempuan ini? … Sebab itu bunuhlah segala yang laki-laki di antara anak-anak itu dan bunuhlah segala perempuan yang sudah tahu bersetubuh denganorang laki-laki …
 
ULANGAN 7:2 - Dan apabila sudah diserahkan Tuhan Allahmuakan mereka itu di hadapanmu, dan kamu sudah mengalahkanmereka itu, maka hendaklah kamu membinasakan mereka itu samasekali, jangan kamu berjanji-janjian dengan mereka itu dan jangan kamu mengasihani mereka itu …[/i]ULANGAN 20: 16, 17 - Tetapi adapun negeri bangsa-bangsa iniyang dikaruniakan Tuhan Allahmu kepadamu akan bahagian pusaka, janganlah kamu hidupi barang sesuatu isinya akan bernafas; melainkan hendaklah kamu menumpas sama sekalisegala orang Heti dan Amori dan Kanani dan Ferizi dan Hewidan Yebuzi, seperti firman Tuhan Allahmu kepadamu …[/i]YUSAK 6:21 - Maka ditumpasnya segala sesuatu yang di dalamnegeri itu, baik orang laki-laki atau perempuan, baik orangmuda atau orang tua sampai segala lembu domba dan keledai pun dengan mata pedang …HAKIM-HAKIM 1:8 - Maka bani Yehuda pun memerangi Yerusalem,lalu dikalahkannya, dan dibunuhnya segala orang isinyadengan mata pedang, dan ditundukkannya negeri itu …Tidaklah mengherankan, apabila mereka yang percaya danmenjalankan kekejaman-kekejaman yang tersurat dalamayat-ayat tersebut di atas dari Kitab yang suci baginya,melampaui Naziisme dan kekejaman apapun dalam abad ke-XXini. Mereka tidak pula menghiraukan aneka keputusan yangdikeluarkan oleh Persatuan Bangsa-bangsa dan Dewan Keamanan; bahkan sebaliknya ada negara-negara yang menyokong mereka.ALKITAB (BIBLE)Sejarah Terjadinya dan PerkembangannyaSerta Hal-hal yang BersangkutanProf. H.S. Tharick ChehabPenerbit MUTIARA JakartaJln. Salemba Tengah 38, JakartaINDONESIA================================sumber: (majalah sabili)www.sabili.co.idwww.swaramuslim.net

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Saukani Sau liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->