Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ROTASI BENDA TEGAR

ROTASI BENDA TEGAR

Ratings: (0)|Views: 4,686|Likes:
Published by Usep Kasman

More info:

Published by: Usep Kasman on Aug 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

 
Diktat Fisika SMA Kls XIUsep Kasman – SMAN 6 Depok
 
Pendahuluan
Perputaran (
rotasi
) terjadi pada semua skala, dari pergerakan
electron
dalamatom sampai pergerakan seluruh galaksi. Pada bahasan ini kita akan membahasmengenai benda-benda dengan ukuran dan bentuk tertentu yang dapatmengalami gerak 
translasi
maupun gerak 
rotasi
.Gaya-gaya yang bekerja dapat mengubah bentuk (
mendeformasi
) benda. Bendatersebut dapat neregang, memuntir, atau meremukan. Tapi untuk saat ini kitaakan mengabaikan deformasi - deformasi itu dan menganggap bahwa bendamemiliki bentuk dan ukuran yang tetap , tidak berubah akibat adanya gaya.Model benda seperti ini kita sebut sebagai
benda tegar
(
rigid body
) .Disamping dapat mendeformasi benda, gaya dapat juga menentukan arahperpindahan benda dan jenis gerakan benda, ber-
translasi
atau ber-
rotasi.
 
Momen Gaya
Momen gaya di sebut juga
torsi
adalah ukuran besar kecilnya gaya yang dapatmenyebabkan atau mengubah gerak rotasi dari suatu benda Besarnya momengaya terhadap suatu titik sama dengan perkalian gaya dengan lengan momen.Untuk sumbu tetap dan gaya-gaya yang tidak mempunyai komponen yangsejajar dengan sumbu tersebut, momen gaya dapat ditentukan dengan :
 
 
Poros O
- 1 -
 
=
=
rF 
τ 
 atau
α τ 
rFSin
=
 Dengan :
τ 
= Momen gaya
= gaya
= jarak dari poros ke titik kerja gaya
α 
= sudut antara
 L
dengan
 Dari persamaan di atas, momen gaya dapat dianggap sebagai suatu besaranvektor yang dinyatakan sebagai perkalian vektor :
rxF 
=
τ 
 
 
Diktat Fisika SMA Kls XIUsep Kasman – SMAN 6 Depok
 Sesuai dengan sifat perkalian vektor, maka momen dapat digambarkan sebagaisuatu vektor yang tegak lurus pada
dan
, artinya tegak lurus pada bidangyang memuat
dan
.Momen gaya yang menyebabkan rotasi searah jarum jam diberi tanda positif sedangkan momen gaya yang menyebabkan rotasi berlawanan arah jarum jamdiberi tanda negatif.
- 2 -
Jika gaya yang bekerja pada suatubenda lebih dari satu, maka Momen dapatF
1
F
2
F
3
r
 
Poros
 
y
 
x
 
ditentukan dengan persamaan :
rxR
=
τ 
dengan
n
 R
++=
21
 
Momen Kopel
Momen Kopel adalah pasangan dua buah gaya yang sama besar dan berlawananarah bekerja sepanjang garis sejajar tetapi tidak segaris kerja. Resultan keduavektor gaya tersebut sama dengan nol,
0
21
=+=
 R
, yang menunjukanbahwa kopel tidak menghasilkan efek translasi hanya menghasilkan efek rotasi.Momen koppel terhadap semua titik sama besar, yaitu :
 
 M = d x F 
 Dengan :
 M 
= momen kopel
= gaya kopel
= jarak antara kedua gaya
Contoh Soal :
Sebuah cakram berjari-jari 30,0 cm dapat berputarpada sebuah poros mendatar. Di sekeliling cakramdiikatkan seutas tali. Ujung tali ditarik dengan gayayang besarnya tetap sebesar 15,0 N. Tentukanlahbesar momen gaya pada cakram !Penyelesaian :Diketahui : r = 30,0 cm = 0,3 mF = 15,0 NDitanya :
τ 
?Jawab :
rF 
=
τ 
 
τ 
= 0,3 x 15= 4,5 Nm
 
Diktat Fisika SMA Kls XIUsep Kasman – SMAN 6 Depok
 
Momen Inersia
Jika pada gerak translasi kita mengenal massa inersia yaitu kecenderunganbenda untuk tetap mempertahankan diri dalam keadaan semula maka ntuk gerak rotasi, kecenderungan benda untuk tetap mempertahankan diri pada keadaansemula disamping ditentukan oleh massa benda tetapi ditentukan juga oleh
momen inersia
. Jadi momen inersia dapat didefinsikan sebagai besaran yangmenyatakan ukuran kelembaman benda yang mengalami gerak rotasi (analogdengan massa pada gerak translasi)Momen Inersia dapat juga didefinisikan sebagai jumlah massa setiap partikelpada benda dikalikan dengan kuadrat jarak partikel tersebut dari sumbu rotasi.Jadi momen inersia dari sebuah partikel bermassa m dan berjarak r dari porosdapat ditentukan dengan persamaan :
- 3 -
 
2
mr  I 
=
 
Dengan
 I 
= momen inersia
m
= massa benda
= jarak partikel ke sumbu putarJika terdapat banyak partikel dengan massa
m
1
 , m
2
 , m
3
, . . . dan mempunyai jarak 
1
 ,
2
,
3
, . . . terhadap poros,momen inersia total adalah penjumlahanmomen inersia setiap partikel , yaitu :...
2332222112
+++==
mmmmr  I 
 
r
 
SumbuRotasi
 
dm 
 
y
 
x
 
Untuk benda pejal yang terdiri daridistribusi materi yang kontinyu, makakita dapat menganggap bendaterdiri dari sejumlah besar elmenmassa dm yang tersebar merata di seluruh benda.Momen inersia benda dapat ditentukan dengan :
 
∫ 
=
dm I 
2
 

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tri Haryanta liked this
Adi Gunawan liked this
Gagah Prakoso liked this
Septia Nur liked this
Sri Hartini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->