3
B. SISTEM KEKERABATAN
Klen (Clan) sering juga disebut kerabat luas atau keluarga besar. Klen merupakankesatuan keturunan (genealogis), kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuanadat (tradisi). Klen adalah sistem sosial yang berdasarkan ikatan darah atauketurunan yang sama umumnya terjadi pada masyarakat unilateral.Pada MasyarakatFlores menganut klen atas dasar garis keturunan ayah (patrilineal) di mana klennyadisebut Fam antara lain : Fernandes, Wangge, Da Costa, Leimena, Kleden, De-Rosari, Paeira.Kelompok kekerabatan di Manggarai yang paling kecil dan yang berfungsi palingintensif sebagai kesatuan dalam kehidupan sehari-sehari di dalam rumah tangga ataudi ladang dan kebun, adalah keluarga luas yang virilokal (kilo). Pada orang Ngadasuatu keluarga luas virilokal serupa itu disebut sipopali.Beberapa istilah yang dikenal dalam sistem kekerabatan Manggarai antara lain WaeTua (turunan dari kakak), Wae Koe (turunan dari adik), Ana Rona (turunan keluargamama), Ana Wina (turunan keluarga saudara perempuan), Amang (saudara lelakimama), Inang (saudara perempuan bapak), Ema Koe (adik dari bapak), Ema Tua(kakak dari bapak), Ende Koe (adik dari mama), Ende Tua (kakak dari mama), Ema(bapak), Ende (mama), Kae (kakak), Ase (adik), Nana (saudara lelaki), dan Enu(saudara wanita atau istri).
C
. SISTEM KEMASYARAKATAN
Dalam masyarakat sub-sub suku bangsa di flores yang kuno ada suatu sistemstrafikasi sosial kuno, yang terdiri dari tiga lapisan. Dasar dari pelapisan itu ialahketurunan dari klen-klen yang dianggap mempunyai sifat keaslian atau asassenioritet. Biasanya ada tiga lapisan sosial. Pada orang manggarai misalnya ada