Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Menurut the Third National Health and Nutrition Examination Survey

Menurut the Third National Health and Nutrition Examination Survey

Ratings: (0)|Views: 82|Likes:
Published by sisik

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: sisik on Aug 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2012

pdf

text

original

 
Menurut
The Third National Health and Nutrition Examination Survey
(NHANES III) memperkirakan prevalensi penyakit ginjal kronik di AS 10,8%atau 19,2 juta orang. Data tahun 1995 – 1999 insiden GGK mencapai 100 kasus persejuta penduduk,di Indonesia diperkirakan insiden GGK mencapai 100 – 150kasus per satujuta penduduk.Insiden Gagal Ginjal Terminal (GGT) meningkat didunia, dengan perkiraan lebih dari 3 juta kasus pertahun, dalam tiga dekadeterakhir manajemen dari GGT lebih fokus pada terapi penganti yaitu dengandialisis atau dengan transplantasi.(4) Menurut data United State Renal DataSystem 42% kematian pada pasien hemodialisis disebabkan kelainan pada jantung, dimana 22,4 % disebabkan henti jantung atau aritmia.(5).DI USA padatahun 2000 GGT lebih dari 375.000 orang pertahun dan 2010 diperkirakanmeningkat 651.000 orang pertahun, dimana 275.000 orang menjalani hemodialisisdan 100.000 menjalani transplantasi. Biaya yang dikeluarkan pada pasien GGT 19milyar dolar pertahun dan pada tahun 2010 diperkirakan meningkat 28 milyar dolar. Menurut catatan medis RS Fatmawati Jakarta penderita yang dirawatdengan gagal ginjal kronik periode 1-8-2003 sampai 31-7-2004 adalah 224 orangatau 6,73 % dari 3327 penderita yang dirawat dibangsal penyakit dalam dan pada1-8-2004 sampai 31-7-2005 adalah 237 orang atau 6,03 % dari 3939 orang pasienyang dirawat. Pada tahun 1996 biaya yang dikeluarkan pemerintah melalui PTASKES 14 milyar rupiah untuk pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisakronik (15 % dari seluruh gagal ginjal kronik )(6)AF merupakan hal yang mendapat perhatian pada pasien GGK dan hemodialisis,dan ini merupakan suatu penelitian yang terpisah dari gangguan aritmia lain olehkarena perbedaan pada manajemen dan riwayat perjalanan penyakit.(7) PrevalensiAF pada gagal ginjal terminal yang dilaporkan masih sangat bervariasi, namundata yang terbanyak dari beberapa penelitian kira kira 13 – 27% gagal ginjalterminal yang mengalami hemodialisis, dengan usia kira – kira 60 – 67 tahun dan7% pada pasien yang mengalami peritoneal dialisis.(8) Pasien AF dengan gagal

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->