Di luar bulan Ramadhan, banyak di antara kita yang tidak disiplin dalam waktu makan
.
Seringkali kesibukan pekerjaan, sekolah, dan lain-lain membuat kita makan tidak tepat waktu
.
Waktu makan seringkali ngaco
.
Akibatnya ada yang jatuh sakit karena makan yangtidak teratur ini
.
Maka di bulan Ramadhan ini kita belajar untuk berdisiplin soal waktumakan ini
.
Banyak yang justru menjadi sehat dan naik berat badannya
.
Masih soal disiplin, di bulan Ramadhan ini menjadi waktu di mana kita berlatih untuk
disiplin dalam waktu shalat
.
Setidaknya kita berusaha untuk shalat tepat waktu
.
Menariknya adalah kalau di bulan lain mungkin kita lebih susah untuk tepat waktu karenalingkungan yang membuat kita sulit, misalnya ada pandangan atau tuduhan kita terlaluagamis (Islamis) dan bahkan fundamentalis
.
Di bulan Ramadhan, kita bebas dari tudinganseperti itu
.
Justru kita diharapkan untuk bisa lebih Islamis
.
Maka kita manfaatkan waktu iniuntuk belajar
.
Sebetulnya kita bisa perluas lagi tentang disiplin ini ke hal-hal lain, seperti disiplin dalamberlalu lintas, disiplin dalam bekerja, dan masih banyak lainnya
.
Mudah-mudahan disiplin yang kita latih di bulan Ramadhan ini tetap melekat kepada kitameskipun Ramadhan sudah berlalu
.
Pelajaran ketiga
adalah puasa melatih kita untuk mengendalikan diri, bersabar
.
Jika adahal-hal yang membuat kita marah atau kesal atau emosi, maka kita membuang semua itudengan mengatakan bahwa kita sedang puasa
.
Sabar, sabar, sabar
.
Bukan saja kita bersabar ketika orang lain melakukan banyak kesalahan, tetapi kita jugaberusaha untuk tidak membuat orang lain emosi
.
Sebagai contoh, dalam berlalu lintas kitaberusaha bersabar untuk tidak nyodok dan antri
.
(Ini khususnya menjelang buka puasa
.
)Semoga kesabaran yang kita latih di bulan Ramadhan ini tetap melekat
.
Pelajaran keempat
adalah puasa melatih kita untuk merasakan penderitaan orang yangkelaparan
.
Percaya atau tidak, di negara kita yang kaya raya ini masih banyak orang yangkekurangan makanan
.
Bukan hanya kekurangan makanan tapi betul-betul kelaparan
.
Puasamengajari kita untuk merasakan hal ini, karena jika kita hanya mendengarkan cerita (atauberteori saja) maka kita tidak dapat memahaminya
.
Setelah kita melakukannya kita barubisa merasakan
.
Jika ada obat untuk menghilangkan rasa lapar, bolehkah kita minum di bulan Ramadhanini? Menurut saya tidak boleh
.
Justru pelajaran merasakan lapar ini yang penting sehinggakalau ditiadakan maka akan hilang salah satu makna atau pelajaran puasa
.
Puasa tidak sekedar tidak makan saja, tetapi merasakan rasa lapar
.
Add a Comment