Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
66Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
03. PKN KLS 9 BAB 2

03. PKN KLS 9 BAB 2

Ratings: (0)|Views: 27,581|Likes:
Published by info-pelajar
bse pkn smp kelas 9 bab 2
bse pkn smp kelas 9 bab 2

More info:

Published by: info-pelajar on Aug 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/16/2012

pdf

text

original

 
Bab - 2 Pelaksanaan Otonomi Daerah
37
 
Peta Konsep
PELAKSANAANOTONOMI DAERAH
Seiring dengan perubahan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun1945, kebijakan tentang Pemerintahan Daerah mengalami perubahan yang cukupmendasar. Perubahan dilatarbelakangi oleh kehendak untuk menampung semangatotonomi daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat daerah.Otonomi daerah memberi keleluasaan kepada daerah mengurus urusanrumah tangganya sendiri secara demokratis dan bertanggung jawab dalam bingkaiNegara Kesatuan Republik Indonesia.Secara garis besar uraian pada bab ini terangkum dalam peta konsepdibawah ini :
Bab
PelaksanaanOtonomi DaerahPartisipasi Masyarakatdalam PerumusanKebijakan PublikPengertian OtonomiDaerah Tanggung jawab danDisiplin Masyarakat
Kata Kunci :
 
Pemeri 
ntah Pusat; Pemerintah Daerah; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah; Desentralisasi; Dekonsentrasi; Tugas Pembantuan; Otonomi Daerah; Daerah Otonom; Wilayah Administrasi; Instansi Vertikal; Pejabat yang Berwenang; Kecamatan; Kelurahan; dan Desa, Kebi-  jakan Publik, Part 
isipasi.
2
 
Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas IX
38
Sebagai contoh dalam kehidupanrumah tangga ada pembagian tugas dia-tur anggota keluarga.Pembagian tugas antar anggota ke-luarga mendorong lahirnya rasa tanggung jawab dalam diri setiap anggota keluarga. Tumbuhnya rasa tanggung jawab akanmenumbuhkan sikap disiplin dalam se-tiap melaksanakan kewenangan yang di-perolehnya.Dengan demikian setiap anggota keluarga akanmengembangkan potensi yang ada dan dimilikinya secaraoptimal dengan disertai rasa tanggung jawab.Pada bagian ini kalian akan mempelajari tentangpelaksanaan otonomi daerah, yang meliputi pengertianotonomi daerah dan pentingnya partisipasi masyarakatdalam perumusan kebijakan publik.Dengan demikian setelah mencermati uraian besertacontoh dan ilustrasi yang ada pada bagian ini, diharapkankalian memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan ke- warganegaraan yang mempunyai kemampuan menjelaskanhakikat Otonomi Daerah, menguraikan tujuan OtonomiDaerah , menjelaskan prinsip-prinsip pelaksanaan Otono-mi Daerah, dan menganalisis berbagai permasalahan yangberkaitan dengan pelaksanaan Otonomi Daerah.Kalian juga diharapkan memiliki kemampuan men- jelaskan hakikat kebijakan publik, dan mampu mengurai-kan partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakanpublik, serta mampu menganalisis dampak yang akanterjadi manakala tidak ada keaktifan masyarakat dalamperumusan kebijakan publik.
Gambar 1
Bentangan wilayah  pantai dalam Otonomi Daerah dapat dikelola oleh Pemerintah Daerah.Sumber: www.tropi- calisland.de 
 
Bab - 2 Pelaksanaan Otonomi Daerah
39
A. OTONOMI DAERAH
1. Hakikat Otonomi Daerah
Indonesia adalah negara ke-satuan yang berbentuk republik yangdalam pelaksanaan pemerintahannyadibagi atas daerah-daerah propinsidan daerah propinsi dibagi atas ka-bupaten dan kota, yang tiap-tiappropinsi, kabupatan dan kota mem-punyai pemerintahan daerah untukmengatur dan mengurus sendiriurusan pemerintahan menurut asasotonomi dan tugas pembantuan. Pemerintah daerah ber-hak menetapkan Peraturan Daerah dan peraturan-per-aturan lain untuk melaksanakan otonomi daerah dantugas pembantuan.Pembahasan materi Hakikat Otonomi Daerah meng-gunakan sejumlah kata kunci yangdapat mengantarkan kalian untuklebih mengenal berbagai istilah dalampelaksanaan Otonomi Daerah.Agar istilah-istilah tersebutdapat kalian kuasai dengan baik,kalian dapat mempelajarinya melaluiUndang-Undang Republik Indone-sia Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah dan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 33 Tahun 2004 ten-tang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusatdan Daerah.Pemerintah adalah perangkat Negara Kesatuan Re-publik Indonesia yang terdiri dari Presiden beserta paramenteri.Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah besertaperangkat daerah otonom yang lain sebagai badaneksekutif daerah. DPRD adalah Badan legislatif daerah
Gambar 3 
Kantor Gubernur Jabar sebagai salah satu contoh tempat  penyelenggaraan Pemerintah Provinsi.Sumber : http://buletin.melsa.net.id 
Gambar 2 
Istana Merdeka sebagai tempat pe- nyelenggaraan Peme- rintah Pusat. Sumber: http://thamrin.fles.wordpress.com 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->