Bab - 2 Pelaksanaan Otonomi Daerah
39
A. OTONOMI DAERAH
1. Hakikat Otonomi Daerah
Indonesia adalah negara ke-satuan yang berbentuk republik yangdalam pelaksanaan pemerintahannyadibagi atas daerah-daerah propinsidan daerah propinsi dibagi atas ka-bupaten dan kota, yang tiap-tiappropinsi, kabupatan dan kota mem-punyai pemerintahan daerah untukmengatur dan mengurus sendiriurusan pemerintahan menurut asasotonomi dan tugas pembantuan. Pemerintah daerah ber-hak menetapkan Peraturan Daerah dan peraturan-per-aturan lain untuk melaksanakan otonomi daerah dantugas pembantuan.Pembahasan materi Hakikat Otonomi Daerah meng-gunakan sejumlah kata kunci yangdapat mengantarkan kalian untuklebih mengenal berbagai istilah dalampelaksanaan Otonomi Daerah.Agar istilah-istilah tersebutdapat kalian kuasai dengan baik,kalian dapat mempelajarinya melaluiUndang-Undang Republik Indone-sia Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah dan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 33 Tahun 2004 ten-tang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusatdan Daerah.Pemerintah adalah perangkat Negara Kesatuan Re-publik Indonesia yang terdiri dari Presiden beserta paramenteri.Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah besertaperangkat daerah otonom yang lain sebagai badaneksekutif daerah. DPRD adalah Badan legislatif daerah
Gambar 3
Kantor Gubernur Jabar sebagai salah satu contoh tempat penyelenggaraan Pemerintah Provinsi.Sumber : http://buletin.melsa.net.id
Gambar 2
Istana Merdeka sebagai tempat pe- nyelenggaraan Peme- rintah Pusat. Sumber: http://thamrin.fles.wordpress.com