Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kasus Gizi Buruk Terkait Kemiskinan

Kasus Gizi Buruk Terkait Kemiskinan

Ratings: (0)|Views: 1,475|Likes:

More info:

Published by: Elvira magdalena purba on Sep 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

 
Kasus Gizi Buruk Terkait Kemiskinan
Selasa, 22 Maret, 2005 oleh:Siswono 
Kasus Gizi Buruk Terkait Kemiskinan
 
Gizi.net -
L
ebih dari 80 persen kasus gizi buruk berkaitan dengankemiskinan, ketidakmampuan keluarga, dan faktor lain seperti keadaanlingkungan yang jelek, penyediaan air bersih yang kurang, tingkatpemdidikan, dan pengetahuan orang tua yang relatif rendah."Jika menginginkan penanganan gizi buruk di Jateng dapat berhasil denganbaik, maka membutuhkan keterlibatan berbagai sektor/instansi," kata WakilKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr Budihardja MPH, DTM, sepertidilaporkan
 Antara
di Semarang, Senin.Hal ini terlihat bahwa sejak krisis terjadi tahun 1997, keadaan gizi kuranghanya 17,68 persen, gizi buruk 0,52 persen, dan tahun 1998 menunjukkanlonjakan tinggi, yakni gizi kurang meningkat 7,07 persen menjadi 24,76persen dan gizi buruk meningkat 1,34 persen menjadi 1,86 persen.Menurut dia, tanpa ada keterlibatan berbagai sektor/instansi, makapenanganan gizi buruk di Jateng tak akan berhasil dengan baik.Dengan melihat kondisi itu, katanya, upaya pengentasan kasus gizi burukharus dilakukan dengan penanganan yang lebih komprehensif denganmeningkatkan keterpaduan dan sinkronisasi dari sektor terkait.Keadaan kasus gizi buruk yang terjadi di Jateng pada tahun 2003menunjukkan penurunan sebesar 0,55 persen dari 1,86 persen (1998)menjadi 1,31 persen, katanya.Perubahan yang terjadi pada kasus gizi buruk dari tahun ke tahun memangtidak sedrastis pada gizi kurang, meskipun demikian fluktuasinyamenunjukkan kecenderungan yang terus menurun.Ia mengatakan, perkembangan keadaan status gizi masyarakat di jateng
 
berangsur-angsur menunjukkan adanya perubahan yang mengarah padakeadaan lebih baik."Kondisi ini terlihat pada tahun 2003 yang status gizinya kurang sudah turunsebesar 12 persen dari sebanyak 24,76 persen menjadi 12,76 persen," katadia.Prevalensi gizi kurang khususnya pada balita yang dipantau melalui kegiatanpemantauan status gizi (PSG) pos pelayanan terpadu (posyandu) yangdilakukan secara rutin setiap tahun sekali menunjukkan penurunan signifikan,katanya.
Melawan Gizi Buruk di Tengah Kemiskinan
 
OlehWeb WarouwPontianak ± Tak akan ada yang mengira, anak laki-laki lucu dan montok bernama Rafita ini pernahmengalami gizi buruk. Ketika ditemukan, Rafita berumur empat bulan badannya hanya dibalut kulitdengan tulang-tulang yang menonjol tanpa daging dengan berat 1,8 kg dan tinggi badan 48 cm. Namunsetelah dirawat di Puskesmas Sui Durian, Kabupaten Pontianak, selama 50 hari berat badannyameningkat menjadi 4,8 kg dengan tinggi badan 60 cm.Itu merupakan salah satu kasus gizi buruk anak negeri dari ribuan, bahkan jutaan, yang mengalami halyang sama. Keterpurukan ekonomi menjadi salah satu penyebab menurunnya daya beli masyarakat danberpengaruh langsung terhadap kualitas hidup. Kemampuan masyarakat kini menurun, terutama dipedesaan.Bangkrutnya industri perkayuan di Kalimantan Barat semakin memperparah tingkat kemiskinan. Khususdi Kabupaten Pontianak saja, bukan hanya Rafita yang mengalami. Beberapa anak gizi buruk lainnyasempat dirawat di puskesmas itu.Mereka hanya salah satu dari 120 anak dengan gizi buruk yang pernah dan berhasil ditangani oleh olehPusat Perawatan Gizi Buruk, yang didirikan oleh Puskesmas Sui Durian, di Kecamatan Sungai Raya,Kabupaten Pontianak, pada saat meledak kasus gizi buruk.Dari jumlah tersebut, 75 anak gizi buruk murni, dan 45 anak lainnya gizi buruk dengan penyakit penyertaseperti pneumonia berat, TBC, dan jantung. Puskesmas Sungai Durian adalah satu dari 30 puskesmas diKabupaten Pontianak. Kasus serupa juga diyakini cukup banyak di seluruh kabupaten lainnya hingga kepelosok nusantara.Pusat Perawatan GiziTherapy Feeding Center (TFC) atau Pusat Perawatan Gizi Buruk ini adalah pusat pemulihan gizi burukdengan perawatan serta pemberian makanan anak secara intensif sesuai usia dan kondisinya.Perawatan TFC dilaksanakan dengan 3 aspek, yaitu asuhan medis, asuhan nutrisi dan asuhan

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hergun GuGun liked this
Elsy Yunytae liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->