Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aspek Biokimia Demam Berdarah Dengue

Aspek Biokimia Demam Berdarah Dengue

Ratings: (0)|Views: 312 |Likes:
Published by I Komang Swardika
Aspek Biokimia Dengue
Aspek Biokimia Dengue

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: I Komang Swardika on Sep 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2013

pdf

text

original

 
Perubahan Biokimiasebagai Penanda Demam Berdarah Dengue
(Biochemical Alterations as Markers of Dengue Hemorrhagic Fever)
Summary Elective Study: Demam Berdarah DengueOleh I Komang Swardika (0902005091)
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana2010
 
LATAR BELAKANG
Hampir 100 juta kasus Demam Dengue dan antara 250.000 sampai 500.000 kasus DBDtelah dilaporkan kepada
WHO
. Peningkatan kasus yang paling dramatis terjadi pada decadeterakhir di Amerika Selatan, terutama di Kolumbia, Ekuador, Paraguai, Peru, Venezuela, danBrazil. Di Kolumbia, infeksi dengue merupakan kasus endemic dengan siklus wabah di hampir semua perkotaan pada wilayah yang kurang dari 1.800 meter di atas laut dengan populasi
beresiko
sekitar 20 juta orang.Infeksi Dengue akut ini sering tidak dapat dikenali sampai ada suatu gejala yang lebih berat sehingga penanganannya sering terlambat yang menyebabkan resiko cacat dan kematianmakin meningkat pada pasien ini.Terdapat bukti langsung dan tidak langsung bahwa perubahan biokimia yaitu
transaminase(aspartate aminotransferase [AST] dan alanine aminotransferase [ALT]), amilase,lactate dehydrogenase (LDH), creatine kinase (CK) dan phospholipase A2
dalam tubuh berkaitan dengan tingkat keparahan infeksi Virus Dengue.Suatu penelitian
Cross-sectional 
menunjukkan perbedaan komposisi kolesterol dantrigliserida pada serum yang berkaitan dengan tingkat keparahan DBD. Tapi penanda Biokimiaini tidak dievalusi secara prospektif pada fase awal infeksi Dengue. Sehingga kemungkinanadanya hubungan antara perubahan Biokimia menurut waktu dengan kejadian DBD tidak diketahui.
TUJUAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perubahan penanda biokimia sebagaialat untuk memprediksi tingkat keparahan infeksi Dengue sejak dini karena perubahan pathogenesissejak awal selalu terjadi sebelum komplikasi dari infeksi Dengue ini berkembang.Dengan menggunakan perubahan penanda ini sebagai indicator, diharapkan bisamemperkirakan insiden actual untuk menghindari inadekuat atau penanganan yang terlambat yangdapat mengakibatkan kecacatan atau kematian pada pasien dengan infeksi Dengue dan untuk membantu mengoptimalkan alokasi sumber daya serta pengobatan yang lebih efektif bagi pasienkhususnya yang berada di area endemic infeksi Dengue.
 
METODESeting.
Penelitian cohort prospektif ini dilakukan di kota Bucaramanga, Negara BagianSantander, Colombia bagian selatan. Protokol penelitian ini telah ditinjau dan disetujui oleh
Medical Ethics Committee of the Universidad Industrial de Santander 
.Partisipan dari penelitian ini berumur lebih dari lima tahun dan mengalami sindromdemam akut yang disebabkan oleh Dengue dengan lama gejala kurang dari 96 jam. Sesudahdilakukan pemeriksaan fisik dan persetujuan didapat, sampel darah diambil untuk mengetahuitingkat albumin, hematokrit, dan jumlah platelet. Kriteria eksklusi dari penelitian ini yaitu:riwayat penyakit penyerta seperti DM, AIDS, Penyakit hematologi, Kanker, atau penyakit jantung, fase DBD, perdarahan major albuminemia (< 3 g/dL), efusi, dan syok.Partisipan dipantau tiap hari sampai hari ketujuh. Data dikumpulkan termasuk tanda,gejala, dan determinasi mikrohematokrit harian. Untuk mengenali adanya gejala DBD, dilakukanuji hubungan IgM enzyme
 
dan
immunosorbent 
, isolasi virus, dan tes biokimia 48–96 jamsesudah kejadian demam. Penghitungan Platelet diulang tiap hari pada kasus dengan penghitungan sebelumnya kurang dari 120,000/mm3 atau ketika pasien mengalami perdarahanspontan, tanda efusi, edema, atau perubahan hematokrit lebih besar dari 10%. Sampel darah yangsembuh juga diambil pada 7-15 hari sesudah gejala terlihat untuk mendeteksi antibody IgMterhadap dengue.
Definisi Operasional Variabel.
Adanya infeksi virus Dengue didasarkan pada beberapahal yaitu: isolasi virus, pergantian dari negative menjadi positif pada hasil tes antibody IgM, ataumeningkatnya antibody terhadap virus Dengue daripada sebelumnya. Pasien dengan hasilnegative pada tes IgM setelah sembuh dari sakit dipertimbangkan mempunyai penyakit demamakut oleh sebab lain(bukan Dengue).Pasien DBD mengalami infeksi Dengue sebelumnya dan memenuhi semua criteria berikut: jumlah platelet = 100,000/mm3, ada manifestasi perdarahan spontan(atau setidaknyahasil tes tourniquet positif), dan bukti adanya kebocoran plasma(seperti efusi pleura, asIKtes,hypoalbuminemia, atau adanya variasi pada hematokrit lebih besar dari 10%).
Biomarkers.
Tes Biokimia dilakukan dengan menggunakan Sera fase akut(didapatkan48–96 jam sesudah terjadinya gejala) yang diambil dari semua pasien dengan infeksi Dengue

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->