Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pasar modal

pasar modal

Ratings: (0)|Views: 956 |Likes:
Published by DiyahUtamaPutri

More info:

Published by: DiyahUtamaPutri on Sep 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

 
Pasar Modal dan Pembangunan Ekonomi 
BAB IPASAR MODAL DAN PEMBANGUNAN EKONOMI
Tujuan Intruksional:1. Umum :Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat memahami tentang pasar modal dan pembangunan ekonomi2. Khusus:Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat:1.Mengerti tentang peranan pasar modal bagi pembangunan2.Mengerti tentang kebutuhan dana3.Menganalisis manfaat pasar modal4.Menjelaskan sejarah pasar modal Indonesia5.Mengerti perkembangan pasar modal Indonesia
1.Peranan Pasar Modal Bagi Pembagunan
Pembangunan nasional memerlukan dana investasi dalam jumlah yang tidak sedikit.Dalam pelaksanaannya diarahkan untuk berlandaskan pada kemampuan diri sendiri,disamping memanfaatkan sumber lainnya sebagai pendukung. Sumber luar negeri tidak mungkin selamanya diandalkan untuk pembangunan. Oleh karena itu diperlukan usaha yangsungguh-sungguh untuk mengarahkan dana investasi yang bersumber dari dalam negeri, yaitutabungan masyarakat, tabungan pemerintah, dan penerimaan devisa.Salah satu ciri negara sedang berkembang adalah tingkat tabungan masyarakat yangmasih rendah, sehingga dana untuk investasi menjadi tidak mencukupi (
 Bruce Lyoid,1976,p.46).
Panji Anoraga dan Ninik Widiyanti, 1995: 1) Untuk mengatasi kelangkaan danaitu banyak negara berkembang yang terlibat dengan pinjaman luar negeri. Meskipun padakenyataannya tabungan di negara sedang berkembang masih rendah dibandingkan dengannegara-negara maju, tetapi yang lebih penting dalam era pembangunan sekarang ini adalahmengupayakan efektivitas meningkatkan pengarahan dana tabungan itu, lembaga-lembaga
1
 
Pasar Modal dan Pembangunan Ekonomi 
keuangan perbangkan maupun non-perbankan dituntut bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan pemupukan dana masyarakat.Pasar modal dipandang sebagai salah sarana yang efektif untuk mempercepat pembangunan suatu negara. Hal ini dimungkinkan karena pasar modal merupakan wahanayang dapat menggalang pengerahan dana jangka panjang dari masyarakat untuk disalurkan kesektor-sektor produktif.
Panji Anoraga dan Ninik Widiyanti, 1995: 2)Apabila pengerahan dana masyarakat melalui lembaga-lembaga keuangan maupun pasar modal sudah dapat berjalan dengan baik maka dana pembangunan yang bersumber dariluar negeri makin lama makin dikurangi. Pada tahap awal perkembangannya, kegiatanekonomi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Bila pemenuhan tersebut masihmenyisakan dana, maka orang akan cenderung berupaya menyimpannya di tempat merekaanggap paling aman dan menguntungkan. Tempat tersebut adalah bank, yaitu berupa tabunganatau deposito.Bila tabungan sudah cukup banyak, masyarakat akan mencari alternatif lain dalamuapaya memaksimalkan
return
yang dapat diterimanya. Alternatif lain adalah investasi. (T.Umar Laksmana, 1996: 12). Penyaluran sumber investasi dapat ditempuh dengan berbagaicara. Ada berinvesatasi yang wujud yaitu dalam bentuk tanah, rumah atau emas. Ada pula berinvestasi yang tidak berwujud yaitu dengan turut menanamkan modal pada suatu perusahaan (
direct placement),
atau membeli surat-surat berharga dipasar uang. (SBI, SBPU)atau membeli saham dan obligasi di pasar modal.Di pasar modal, pemilik modal tidak turut campur dalam kegiatan sehari-hari. Tetapi,mereka lebih berkepentingan terhadap deviden dan keuntungan modal (
capital gain)
darisaham perusahaan tersebut. Pemodal sewaktu-waktu dapat beralih dari suatu perusahaan ke perusahaan lain sesuai dengan keinginannya.Dengan berkembangnya pasar modal, dimana perusahaan-perusahaan dapat menjualsaham dan obligasinya di bursa efek, maka hal ini sejalan dengan tujuan pemerataan hasil pembangunan, membuat kesempatan kerja sehingga pengangguran dapat dikurangi, yang padaakhirnya akan mengurangi ketegangan sosial di kalangan masyarakat.
2
 
Pasar Modal dan Pembangunan Ekonomi 
Dana yang diperoleh perusahaan yang
 go-public
dapat dipergunakan untumemperluas jaringan usaha, baik yang telah ada, maupun usaha yang baru. Kondisi yangdemikian ini akan memperluas kesempatan kerja. Di pihak lain dengan dimilikinya saham-saham oleh pemodal perorangan, memberikan kesempatan kepada masyarakat luas memilikisaham yang selama ini dimiliki oleh keluarga tertentu maupun pengusaha-pengusaha kaya saja.Keadaan demikian ini secara politis akan dapat mengurangi ketegangan sosial dalammasyarakat.Manfaat lain dari berkembangannya pasar modal adalah pendayagunaan secaraoptimal dana yang dimiliki oleh masyarakat untuk dimanfaatkan dalam mendorong pembangunan. Keterbatasan pembiayaan pembangunan dari sektor pemerintah diharapkandapat dipenuhi dari masyarakat atau swasta sendiri.Sebagai kesimpulan, peranan pasar modal bagi pembangunan adalah dapat mendoronglaju pertumbuhan ekonomi, mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, mengurangi pengangguran di masyarakat, dan dapat membantu mengurangi beban anggaran pembiayaan pembangunan pemerintah.Dengan demikian, perkembangan perekonomian lebih jauh dapat mendorong pulatumbuhnya spesialisasi bidang keuangan yang pada gilirannya mendukung kemajuan bidang- bidang lainnya seperti, perdagangan, dan pertanian. Oleh karena itu, kamajuan sektor keuangan pada umumnya dan di pasar modal khususnya telah menjadi salah satu indikator dalam mengukur perkembangan ekonomi suatu negara.
2.Kebutuhan Dana
Sebagaimana diketahui bahwa perekonomian Indonesia adalah berlandaskan Azaskekeluargaan seperti dituangkan dalam pasal 33 UUD 1945. Azas ini mengandung makna bahwa perekonomian nasional harus diarahkan untuk mencapai kemakmuran masyarakat yang berkeadilan sosial. Hal ini berarti para pelaku ekonomi dituntut untuk selalu bekerjasama gunamencapai tujuan tersebut. Untuk itu pemerintah telah menyusun program pembangunnnasional secara bertahap dalam bentuk Program Pembangunan Lima Tahun (PELITA) yangdimulai sejak tahun 1969. Pelita demi Pelita yang dilaksanakan selama ini menunjukkan hasil
3

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Afina Wivi liked this
Yu Gi Oh liked this
Bryan Messi liked this
Andi PurQan liked this
Agusaldo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->