Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Recount

Recount

Ratings: (0)|Views: 1,111 |Likes:
Published by v13ry88

More info:

Published by: v13ry88 on Sep 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2013

pdf

text

original

 
DAFTAR ISIHalamanBAB I PENDAHULUAN
A.KOMPETENSI YANG TERCAKUP1B.PENTINGNYA MEMPELAJARI BAHAN PELATIHAN1C.TUJUAN2
BAB II MATERI PELATIHAN
A.SIKLUS I: LISAN31.
 BUILDING KNOWLEDGE OF FIELD (BKOF)
32.
MODELING OF TEXT (MOT)
dan
 JOINT CONSTRUCTION OF TEXT (JCOT)
163.
 INDEPENDENT CONSTRUCTION OF TEXT (ICOT)
21B.SIKLUS II: TULIS1.
 BUILDING KNOWLEDGE OF FIELD (BKOF)
212.
MODELING OF TEXT (MOT)
223.
 JOINT CONSTRUCTION OF TEXT (JCOT)
394.
 INDEPENDENT CONSTRUCTION OF TEXT (ICOT)
41C.MERANCANG PROGRAM BELAJAR DAN PEMELAJARANTEKS RECOUNT44
BAB III EVALUASI
51
DAFTAR PUSTAKA
1
 
BAB IPENDAHULUANA.KOMPETENSI YANG TERCAKUP
Istilah
 Recount 
yang digunakan di dalam materi pelatihan ini mengacu pada teksyang menurut Kurikulum 2004 bertujuan untuk menguraikan tentang suatukejadian atau peristiwa yang terjadi pada waktu lewat, misalnya kecelakaan,laporan kegiatan, dsb. Recount mirip dengan anekdot jika dilihat tujuannya untuk memaparkan suatu kejadian atau peristiwa yang sudah lewat. Perbedaan utamaadalah bahwa anekdot memiliki unsur lucu dan menghibur. Karena perbedaaninilah maka recount dan anekdot menggunakan struktur generik serta unsur leksikogramatika yang juga berbeda.Sebagaimana tersebut di dalam Kurikulum Bahasa Inggris 2004 untuk SekolahMenengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, jenis teks Recount dipelajari sejak di Kelas I. Standar kompetensi yang terkait dengan penguasaan jenis teks iniadalah mampu berkomunikasi secara lisan dan tulis, secara interaksional ataupunmonolog, dalam bentuk atau terkait dengan teks Recount, dengan menggunakanstruktur skematik (generik) serta ragam bahasa yang berterima.B.
PENTINGNYA MEMPELAJARI BAHAN PELATIHAN INI
Karena jenis teks ini digunakan di dalam berbagai konteks sosial nyata bukanhanya di sekolah tetapi juga di media lain, tertulis maupun elektronik, kemampuanmembuat dan memahami jenis teks ini merupakan bagian penting dari perkembangan kemampuan literasi siswa sekolah, yang diharapkan nantinya akanmenjadi anggota masyarakat yang dapat diandalkan. Dengan demikian, pembelajaran jenis teks ini bukan hanya akan berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan literasi dalam bahasa Inggris, tetapi juga dalam bahasa Indonesia, dan bahkan dalam bahasa ibu sekalipun.2
 
C.TUJUAN
Istilah ‘mampu berbahasa Inggris’ berarti mampu menggunakan berbagai jenisteks yang digunakan di dunia nyata. Oleh karena itu akan semakin kecilkemungkinan seorang guru yang tidak memiliki kemampuan berbahasa Inggrisdapat diberi wewenang untuk mengajar bahasa Inggris, karena hanya dengan penguasaan yang baik terhadap jenis teks yang diajarkan, seorang guru dapatmemberikan bentuk fasilitasi yang memang diperlukan siswa. Untuk itulah maka bahan pelatihan ini memiliki tujuan ganda, yakni agar peserta pelatihan mampu:1.melakukan komunikasi secara lisan dan tulis, dalam bentuk interaksimaupun monolog, dalam bentuk atau terkait dengan jenis teks
 Recount 
.2.merancang proses pembelajaran jenis teks
 Recount 
untuk siswa SMP/MTsDi dalam konteks kurikulum berbasis kompetensi ditekankan pentingnyamemandang produk bahasa atau teks (misalnya, report, anekdot, dongeng, dsb.)sebagai suatu
alat 
atau media untuk berkomunikasi, bukan sebagai ilmu yangdapat dikuasai dengan cara diterangkan guru. Penguasaan menggunaan alattersebut tentunya hanya dapat diperoleh dengan cara berusaha untuk dapatmenggunakan alat tersebut, secara terus menerus. Untuk dapat mengetahui dengan baik isi, sistematika, dan ciri-ciri leksikogramatika dari teks Recount, misalnya,siswa perlu membaca (secara kritis) bukan hanya satu, dua atau tiga teks, tetapikemungkinan puluhan. Begitu juga untuk dapat menghasilkan satu teks yang baik,siswa perlu melakukannya bukan hanya dengan sekali atau dua kali latihan, tetapimungkin puluhan kali.Di dalam usaha siswa menguasai penggunaan suatu alat, bimbingan dari orangyang lebih berpengalaman biasanya akan membantu mempermudah ataupunmempercepat proses penguasaannya. Oleh karena itulah maka peran guruseharusnya bukan hanya menjelaskan tetapi, lebih penting lagi, memberikanfasilitasi terhadap usaha siswa membuat dan memahami alat tersebut. Kerjakelompok juga akan memfasilitasi proses belajar individu, karena siswa lain,terutama yang memiliki penguasaan yang lebih baik, biasanya juga berpotensimenjadi fasilitator yang efektif.3

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dany Ahlam liked this
KhumairaIra liked this
Agung Priatmodjo liked this
Nunna Habibah liked this
hartoyoame liked this
Airin Naf liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->