Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
 
Direktorat KetenagaanDirektorat Jenderal Pendidikan TinggiDepartemen Pendidikan Nasional
DRAFT
PANDUANPENDIDIKANPROFESI GURUPRAJABATAN
 
 
Draft Panduan PPG Bintang 28 JULI 2008
1
BAB IPENDAHULUANA. Rasional Penyelenggaraan PPG
Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 yang telah diamandemen, menyatakan bahwa pemerintahmengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yangmeningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskankehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.Untuk melaksanakan ketentuan tersebut pemerintah telah melakukan berbagai usaha,termasuk menerbitkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UURI Nomor 20/2003), Undang-Undang Guru dan Dosen (UU RI Nomor 14/2005) dan berbagai peraturanperundangan lainnya, yang melihat peranan strategis guru dan dosen dalam peningkatanmutu pendidikan. Guru dipandang sebagai jabatan profesional dan karena itu seorangguru harus disiapkan melalui pendidikan profesi.Kewajiban menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengharuskan adanyapedoman atau aturan pelaksanaannya agar kegiatan pendidikan profesi itu dapat segeradilaksanakan dengan sebaik-baiknya.Hal ini dirasakan semakin mendesak mengingat kebutuhan tenaga guru yang nyata dilapangan mengharuskan PPG dilaksanakan dengan segera agar pengangkatan gurubaru dapat dilakukan sesuai dengan ketetapan yang ada.Di samping itu saat ini banyak lulusan program S1 kependidikan yang prospeknya tidak jelas, apakah dapat diangkat langsung sebagai guru atau tidak. Sementara pada saat initerdapat lebih 270 LPTK dalam bentuk institut, universitas, fakultas, dan sekolah tinggiyang terus beroperasi dengan kualitas beragam dan memerlukan kepastian masa depanlulusannya.Dalam menata pendidikan guru, kebutuhan mendesak lainnya adalah menetapkankebijakan pengadaan tenaga pendidik yang akuntabel dan mendukung penyelenggaraanprogram PPG.
B. Pengertian PPG
Menurut UU No 20/2003 tentang SPN pendidikan profesi adalah pendidikan tinggisetelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaandengan persyaratan keahlian khusus. Dengan demikian maka Pendidikan Profesi Guru(PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk lulusan S1 Kependidikandan S1/D-IV non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar merekadapat menjadi guru yang profesional serta memiliki berbagai kompetensi secara utuhsesuai dengan standar nasional pendidikan dan dapat memperoleh sertifikat pendidik(sesuai UU No. 14/2005) pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
 
Draft Panduan PPG Bintang 28 JULI 2008
2
C. Landasan Penyelenggaraan PPG
1. UURI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem pendidikan nasional.2. UURI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
 
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
D. Tujuan Pendidikan Profesi Guru
Mengacu pada UU No. 20/2003 Pasal 3, tujuan umum pendidikan profesi guru adalahmenghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikannasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berimandan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Tujuan khusus Pendidikan Profesi Guru adalah menghasilkan calon guru yang memilikikompetensi merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasilpembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik pada pendidikananak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengahserta melakukan penelitian.
E. Penyelenggaraan PPG
Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam undang-undang dan peraturan yang adamaka pada dasarnya ada dua bentuk penyelenggaraan PPG, yakni:1. PPG pasca S-1 kependidikan yang masukannya berasal dari lulusan S1kependidikan dengan struktur kurikulum subject specific paedagogy (pendidikanbidang studi) dan PPL Kependidikan.2. PPG pasca S-1/D-IV non kependidikan yang masukannya berasal dari lulusan S-1/D-IV non kependidikan, dengan struktur kurikulum matakuliah akademikkependidikan (paedagogical content), subject specific paedagogy (pendidikan bidangstudi), dan PPL Kependidikan.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more