Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah 2

makalah 2

Ratings: (0)|Views: 3,399|Likes:
Published by ziyya_elhakim

More info:

Published by: ziyya_elhakim on Sep 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
Sekolah Sebagai Miniatur Masyarakat :Idealisme Pendidikan
Oleh : Drs. Rum Rosyid, MM
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS TANJUNGPURAPONTIANAK 2010
 
Daftar Isi2Pengantar3Pendahuluan4Agenda Reformasi Sistem Pendidikan Nasional6Visi Pendidikan Multikultur14Menumbuh Kembangkan Eksistensi Manusia16Pendidikan Terpadu: Sebuah harapan19Kebijakan Pendidikan : intervensi pemerintah dalam pendidikan25Kualitas Pembelajaran : Inti reformasi pendidikan26Cara Pandang Interaktif terhadap Kualitas Output32Guru sebagai Agen Perubahan36Mentalitas Wiraswasta : Sebagai Tantangan38Kepustakaan402
 
Pengantar
Dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, penulis dapat menyelesaikan karyatulis sebagai upaya untuk memahami fenomena pendidikan ditanah air Indonesia.Fenomena pendidikan yang terjadi merupakan produk kebijakan pendidikan yang berlangsung sepanjang usia suatu bangsa. Disadari atau tidak seluruh kebijakan pendidikan akan menghasilkan suatu bentuk peradaban baik yang carut-marut maupunsistematis. Dengan demikian kesinambungan suatu kebijakan adalah suatu kemestianagar proses perubahan selalu taat asas.Menyaksikan seluruh fenomena pendidikan nampak bahwa dunia pendidikan masihdalam keadaan carut-marut. Karena tidak dilandaskan pada ideology yang jelas. Hal ini bukan semata kesalahan pemegang rezim pemerintahan, karena semanjak awal RImenjadi ajang perebutan antar bangsa-bangsa di dunia baik dari belahan barat Portugis,Belanda, Inggris, Perancis dan kini AS maupun timur seperti Jepang. Kesemuanyamembawa misi masing-masing, untuk melangsungkan eksistensi kebangsaan mereka. Halini ikut serta membuat carut-marut kependidikan di Indonesia.Kesadaran kesejarahan ini diperlukan agar kita dapat melihat kedepan, dan memberikansolusi terbaik bagi pembangunan kemanusiaan dan kebangsaan yang terindah.Akhirnya, semoga karya yang sederhana ini dapat membantu memberikan penyegaran pemahaman atas dunia pendidikan di Indonesia.Tiada gading yang tidak retak Akhirul kalamPontianak, 23 Mei 2010Penulis3

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
farichialaudin liked this
almoon2 liked this
Moch Syihab liked this
Akmal Mundiri liked this
Nur Kholiq liked this
ulfamazidah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->