Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
12Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
INFLATION TARGETING FRAMEWORK

INFLATION TARGETING FRAMEWORK

Ratings: (0)|Views: 2,072|Likes:
Published by ziyya_elhakim
INFLATION TARGETING FRAMEWORK
(Paradigma Inflasi sebagai Target)
INFLATION TARGETING FRAMEWORK
(Paradigma Inflasi sebagai Target)

More info:

Published by: ziyya_elhakim on Sep 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/01/2013

pdf

text

original

 
INFLATION TARGETING FRAMEWORK (Paradigma Inflasi sebagai Target)
Oleh Drs. Rum Rosyid, MM
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS TANJUNGPURAFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN2010
 
Daftar Isi2Kata Pengantar3Pendahuluan4Inflation Targeting Framework (ITF)4Perubahan Paradigma Moneter : dari Uang Beredar ke ITF5Inflasi sebagai anchor 8Kritik terhadap ITF11Obat yang diberikan lebih buruk daripada penyakit itu sendiri14Penutup17Kepustakaan182
 
Kata Pengantar
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, kami dapat menyelesaikan karyailmiah mengenai inflation targeting framework. Gejala inflasi dalam dunia ekonomimodern adalah risiko sistematis dimana seluruh sektor perekonomian dan social tidak dapat menghindari yang ditimbulkannya. Oleh karena itu telah menjadi axioma.Permasalahannya inflasi dapat timbul dari tekanan biaya maupun tekanan permintaan.Dengan paradigma ITF ini yang hendak dikembangkan adalah pemikiran berapa tingkatinflasi yang kita ekspektasikan. Artinya tidak lagi bagaimana menghindari inflasi itusendiri, karena ternyata tidak dapat dihindarkan.Kebijakan BI ini setidaknya dimulai semenjak tahun 1999. meskipun tidak berpretensiuntuk tidak menyetujui setidaknya kritik terhadap ITF ini dapat menggambarkan betapaharapan untuk menemukan solusi terbaik masih terus dimimpikan. Stiglizt sendirisebenarnya menolak paradigma ITF ini karena kegagalannya, bahkan memperparahkeadaan.Semoga kita dapat memperoleh manfaat dengan memahami bahwa lingkungankehidupan kita telah terbiasa dengan fenomena inflasi. Oleh karena itu penurunan nilaiuang menjadi sesuatu yang biasa. Meskipun demikian bagi pengabdi kemanusiaan, akanterus melakukan kritiknya bahwa model inflasi merupakan transfer kekayaan secara tidak adil. Akhirul kalamPontianak, 4 Mei 2010WassalamPenulis3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->