Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Guru Yang

Guru Yang

Ratings: (0)|Views: 14 |Likes:
Published by Ebhi Yunus

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Ebhi Yunus on Sep 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/04/2010

pdf

text

original

 
Guru Yang…
Di suatu pagi di sebuah sekolah yang berada di desa terpencil, berdiri sebuah sekolahyang terdiri dari anak-anak yang sangat aktif dalam bermain. Ditemani oleh seorang guru yangmasih muda, sekolah itu terus berusaha untuk maju.Pak Guru: Anak-anak, ayo cepat masuk!… sudah jam 07.00.(setelah semuanya berkumpul dan duduk)Murid 1: lho pak guru, biasanya kan masuk jam 08.00 !?Pak Guru: itu kan kalo gak ada pengawas sekolah…!Murid 2: terus kita gak jadi maen pak guru?Pak Guru: maennya nanti kalo pengawas sekolahnya sudah pulang.Murid 3: berarti sekarang pak guru ngajar mulai jam 7 ya!?Pak Guru: beegghh… ya mesti saja.Murid 3: mau ngajar apa Pak Guru? Masak Pak Guru mau ngajar agama… jek kemarinsaja pak guru masih ngajari saya membaca…Pak Guru: lha… makanya, sekarang kalian belajar membaca lebih awal lagi, biar nantiwaktu pak pengawas datang, kalian dipuji. ( diam agak lama, kemudian berkelilingketempat para muridnya dan mengeluarkan angin) ttuuuuuiiiuuuuut, (lalu berjalan menjauhlagi.)(sambil menutup lubang hidung) puhh… siapa yang kentut ini??? Baunya… beghhgak kuat pak guru.(kemudian menunjuk ketua kelasnya) min,amin,kamu sebagai ketuakelas di sini harus bias menyelesaikan masalah dengan cerdas. Sekarang kamu cari siapayang kentut. Setelah ketemu, lapor ke Pak Guru.Murid 1:(dengan sigap langsung berdiri dengan posisi hormat) Siaaaappp PPaaaKK!(kemudian berjalan jalan mengelilingi para murid yang lain.) Hei nak-anak 
 sapah
 
 se
kentutini?(para murid lainnya diam karena takut sama si amin. Amin memasang tampang sangar sepertiseorang detektif dan berjalan mengelilingi murid yang lain.)Murid 1: no, seno, kamu yang kentut?Murid 2: bbbuu buukaannn Min. saya tidak kentut.(Kemudian Amin berjalan lagi ke murid selanjutnya.)Murid 1: Pri, Supri, kamu ya yang kentut (dengan nada menuduh)Murid 2: behhh… bukan saya Min… saya sudah buang air besar waktu main tadi.Murid 1: beehhh terus siapa yang kentut (dengan wajah penuh keheranan)(Karena tidak ada yang bersuara maka si amin melapor ke Gurunya.)Murid 1: Lapor Pak Guru… anak-anak tidak ada yang kentut.Pak Guru:lho… kamu kok tahu?Murid 1: iya pak
 jek 
anak-anak diam semua, tidak ada yang mengaku.Pak Guru: min,amin, orang mencuri itu tidak ada yang ngaku kalau dia mencuri. Kalausemua orang mengaku mencuri, terus siapa yang ngajar kamu…!?Murid 1: (dengan suara lantang dan kaget) behh… berarti bapak mencuri juga…?Pak Guru: ssssssttt… jangan rame-rame. Bapak tidak sampe mencuri banyak kok, cumasedikit. Mencuri hatinya bu Guru…Murid 1: behh berarti bu Guru sekarang tidak punya hati ya pak?! Pantas saja bu Guru jadi galak….Pak Guru: bukan kayak gitu min… kalo galaknya memang sudah dari dulu.Murid 1: iya pak… anak-anak kalo setiap pelajarannya bu Guru takut semua pakuntung saja bu Guru ngajarnya Cuma 10 menit sebelum belnya bunyi. Coba kalaungajarnya mulai bel pertama… pasti anak-anak tidak kuat semua pak.(suasana di belakang amin mulai gaduh)
 
Pak Guru: behhh kamu jadi lupa min mencari siapa yang kentut tadi…! (beralih ke muridlainnya yang sedang duduk) heii, bau kentutnya sudah hilang apa belum?Murid 2:(membuka hidungya, kemudian mengendus-endus) belum pak (menutup kembalihidungnya.) puhh pak baunya
engak 
telur busuk.Pak Guru: ya sudah… cepat hirup udaranya, biar baunya cepat habis… jangan sampewaktu pak pengawas datang bau kentutnya masih tersisa.Para murid: siiiaaappp ppaaaaakkk! (amin langsung kembali ke bangkunya… para murid berlomba-lomba mengendus bau kentut yang keluar dari perut gurunya.)Pak Guru: (membelakangi para murid, tertawa tertahan) kikikikikikikikikikikik…..(kembali menghadap muridnya.) sudah selesai?Para murid: sudah pakk Pak Guru: sekarang pak guru yang tanya sama kalian. Siapa yang kentut barusan?Para murid: (secara serempak menjawab) tidak ada pakkk!Pak Guru: kok bisa bilang tidak ada, jek ada baunya… saya Tanya sekali lagi. Siapa yangkentut?Para murid: (sekali lagi secara serempak menjawab) tidak ada pakkk!Murid 1: tadi anak-anak tidak ada yang mengaku pakMurid 2:(dengan wajah bersungut-sungut) memang bukan saya Min.Murid 3: saya juga tidak kentutMurid 1: lha terus siapa??? Saya juga tidak kentut kok!Pak Guru: Saya tanya ya,, di kelas ini ada Cuma 4 orang kan?Murid 1: iya pak… Dul sakit pak, terus Minah disuruh ibunya
ngarek 
pak,,Pak Guru: saya tidak tanya yang tidak masuk. Kalau yang tidak masuk itu kan pasti adamasalah…Murid 1: (langsung menyela) pak… berarti guru yang lain setiap hari punya masalah ya..?Pak Guru: saya kan sudah bilang,, tidak usah ngurusi yang masih punya masalah. Sekarangsaya Tanya lagi, kalau murid yang 3 orang ini tidak ada yang kentut, terus siapa yangkentut?(para murid saling berpandangan kemudian menggelengkan kepala.)Murid 1: tidak tahu pakMurid 2: (agak berbisik) ehh,,, disini dulu katanya orang-orang banyak setannya…Murid 3: (berpikir sejenak kemudian langsung menimpali) iya, pak Tono bilang pernahliat mahluk Tuhan yang lain disini…Murid 1: iya… kemaren pak Guru juga bilang kalau pernah melihat Mahluk tuhan yanglain disini… jangan-jangan yang kentut itu (dengan wajah agak ketakutan) setan…HiiiiiiiiiPara murid: hiiiiiiii!Murid 1: pak Guru… jangan-jangan yang kentut tadi itu…………SetannnPara Murid: hiiii…..(sang guru hanya bisa tertawa melihat kekonyolan yang dibuat murid-muridnya.)Pak Guru: saya Tanya lagi ya…. Di kelas ini kan Cuma 4 orang, yang 3 itu kalian. Kaliankan tidak kentut. Terus siapa yang kentut?Para murid:(menjawab serempak seraya berbisik dan saling berdekatan) setan… pak Guru.Pak Guru: behhh kalian kok berani-beraninya bilang pak Guru ini setan… memang pak guru ini setan apa?!Para murid:(saling berpandangan) beehhhh jadi yang kentut tadi itu pak Guru?!Pak Guru:(tertawa terpingkal-pingkal sambil memegangi perutnya) ya jelas saja… siapalagi yang kentut…. Hahahahahahah(suasana yang pertama agak seram karena murid-murid yang ketakutan, jadi riuh oleh gelak tawa sang guru.)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->