Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
literatur properti mall

literatur properti mall

Ratings: (0)|Views: 1,238 |Likes:
Published by noor_puspito

More info:

Published by: noor_puspito on Sep 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

 
 
KAJIAN PERSEPSI TENTANG MINAT PENGUNJUNG DANPENGUSAHA TERHADAP PROPERTI MAL
oleh:Ratih Widyastuti, 2006
2.1
 
Pengertian Properti Komersial
Pembangunan properti atau real estat di pusat kota senatiasa memperbaiki wajah kota danseringkali memperbaiki sarana prasarana yang ada ataupun mengadakan sarana prasarana yang belum ada.Pembangunan real estat juga berpengaruh pada peningkatan potensi area yang ditempati ataupun area disekitar real estat tersebut.
2.1.1
 
Real Estat
Definisi masyarakat secara umum sangat jarang sekali menyinggung permasalahan lahan, padahallahan sangat diperlukan untuk mendirikan bangunan di atasnya. Sebuah lembaga penilaian real estat yaituAIREA (1987 : 5-8) mendefinisikan real estat sebagai lahan fisik berikut semua perlengkapan pada lahantersebut. Real estat merupakan barang tak bergerak dan
tangible
(dapat dihitung/dinilai). Definisi umumdari real estat menurut AIREA mencakup lahan dan semua yang merupakan bagian alam dari lahan sepertitanaman dan mineral, semua yang dibangun dan dibuat oleh manusia seperti gedung beserta penataanhalamannya, semua bangunan permanen yang dibuat seperti jaringan pipa dan jaringan listrik. Jadi realestat merupakan lahan dan semua komponen yang berada di atas dan di dalamnya baik yang merupakanbagian dari alam maupun yang dibuat oleh manusia. Dalam penilaian sebuah real estat, selain perlumemahami istilah real estat, terdapat pengertian lain yang juga harus dipahami yaitu real properti. Hal inidimaksudkan karena dalam kepemilikan suatu real estat terdapat hak-hak yang terkandung di dalamnyayang ikut berpengaruh dalam penilaian properti.
2.1.2
 
Real Properti
Real properti merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari real estat. Real properti berkenaandengan suku bunga (
interest 
), manfaat/keuntungan (
benefit 
), dan hak-hak yang melekat dalamkepemilikan fisik real estat (AIREA, 1987). Real properti secara umum adalah sebidang tanah besertapengolahannya dan pembangunannya. Sementara yang lain disebut personal properti (Gunther dalamHidayati Harjanto, 2001). Personal properti dapat berupa kulkas, mobil peralatan kantor, dan sebagainya.Namun untuk mesin dan peralatan yang dibangun atau dipasang permanen pada struktur bangunan dapatdiperhitungkan sebagai real properti (AIREA dalam Hidayati Harjanto, 2001).Kedua istilah real estat dan real properti, berbeda dalam arti dan penerapannya. Di Indonesiaistilah real estat digunakan untuk bentuk fisik dari tanah beserta pengolahan dan pembangunannya dan
 
17real properti merujuk pada kumpulan hak (
bundle of rights
) untuk menggunakan, menyewa, memindahkandan sebagainya dari tanah beserta pengolahan dan pembangunannya (Hidayati Harjanto, 2001).Jadi dapat dikatakan bahwa properti merupakan bentuk fisik dari tanah dan pembangunannyaserta kumpulan hak yang melekat pada tanah dan bangunan tersebut.
2.1.3
 
Jenis-Jenis Real Estat
Dalam real estat terdapat penggolongan berdasarkan jenis penggunaan real estat tersebut. Berikutmerupakan jenis-jenis real estat menurut Kyle dan Baird (1995 : 4-10) dan yang sering dibangun saat ini :
a.
 
Residensial
Real estat residensial biasa disebut sebagai perumahan. Pada saat ini residensial tidak hanyaberupa perumahan (single residensial
 /landed house
). Saat ini di kota-kota besar telah banyak dibangunapartemen dan kondominium (multi residensial). Pembangunan multi residensial dilatarbelakangi olehmulai sedikitnya lahan kosong di perkotaan yang menyebabkan tingginya harga lahan (Kyle dan Baird,1995).
b.
 
 Indus
t
 rial 
 
Jenis real estat ini meliputi lahan dan fasilitas penyimpanan dan pendistribusian industrimanufaktur baik berat maupun ringan. Macam-macam
industrial
properti antara lain
heavymanufacturing
,
ligth manufacturing
 
assembly/warehousing
, dan
industrial park 
.
c.
 
Special-Purpose
 /Penggunaan Khusus
Pelabuhan, teater, sekolah, akademi dan tempat ibadah merupakan jenis
special-purpose
 
 property
 (properti penggunaan khusus)
d.
 
Komersial
Menurut Kyle dan Baird (1995 : 5-7) yang termasuk real estat komersial merupakan berbagaimacam properti yang dapat menghasilkan
income
 /pendapatan seperti gedung perkantoran, pusatperbelanjaan (
shopping centres
), pertokoan, pompa bensin, dan tempat parkir. Selain itu propertikomersial berfungsi sebagai
 public accomodation
atau properti yang berfungsi untuk memberikanakomodasi kepada masyarakat. Dengan kata lain properti komersial merupakan kesatuan yangmenyediakan berbagai macam barang, pelayanan, fasilitas dan akomodasi bagi masyarakat. Real estatkomersial dibagi menjadi dua macam (Kyle dan Baird, 1995) berdasarkan kegiatan yang berlangsung didalamnya yaitu
office properti
(perkantoran) dan properti ritel.
 
181.
 
Office
Properti
 
Sebagaimana multi residensial,
office
properti atau bangunan perkantoran dapat berupa gedungbertingkat,
garden developments
, kompleks perkantoran, atau
office parks
atau sering disebut dengan
business parks
. Meskipun gedung perkantoran berlokasi di tengah kota/komersial distrik atau di daerahsuburban, kemajuan sebuah gedung perkantoran disebabkan oleh beberapa faktor antara lain lokasi yangmemiliki prosepek sebagai tempat kerja, adanya fasilitas transport, dan adanya pelayanan bisnis atauusaha lainnya. Gedung perkantoran memiliki beberapa
tenants
 /penyewa atau pemilik tunggal.2.
 
 Retail Property
 /properti ritelProperti ritel merupakan jenis paling besar kedua dalam real estat komersial. Sedangkan jenisproperti ritel antara lain
 freestanding buildings, traditional shopping centres
yang dibedakan berdasarkanukuran (
strip
 
centre
s,
neighborhood 
 
centre
s,
community
 
centre
s, regional
shopping
 
centre
s, dansupperegional mal) dan pusat perbelanjaan dengan kategori lainnya seperti pusat perbelanjaan dengantema khusus dan
 factory outlet 
. Untuk lebih jelasnya mengenai real estat komersial dapat dilihat padagambar 2.1 dan berikut ini merupakan penjelasan dari bagan di atas dalam hal kategori real estat komersialproperti ritel :a.
 
Freestanding building
Merupakan toko ritel/pengecer yang tidak menjadi satu atau tidak berkumpul dalam satulokasi/kompleks yang sama dengan toko ritel lainnya tetapi berdiri sendiri di suatu lokasi.b.
 
Traditional shopping centreTraditional shopping centre
dibedakan berdasarkan ukuran tempatnya. Berikut ini merupakan jenis-jenis
traditional shopping centre
:
 
Strip
 
 shopping
 
 centre
 
Merupaka
n
toko-toko berderet yang disatukan dalam kanopi sepanjang trotoar sampai di depantoko tersebut.
 
 Neighborhood 
 
Shopping
 
Centre
 
 Neighborhood Shopping Centre
merupakan tipe pusat perbelanjaan yang paling kecil. Area yangdisewakan di tempat ini antara 2700-9000 m
2
(AIREA, 1987) tetapi pada umumnya pusat perbelanjaan inimempunyai area sewa kotor sekitar 4500 m
2
(Cooper, 1982).
 Neighborhood Shopping Centre
 menyediakan barang-barang dengan kategori
convienence
 
goods
(makanan dan obat-obatan) dan jasapribadi (
laundry
,
dry cleaning
, servis sepatu, dan kecantikan). Perdagangan dan jasa di tempat inibertujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penduduk di lingkungan sekitarnya (AIREA, 1987) .

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->