Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
25Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUKU TELEVISI-Edit 6 September-oke

BUKU TELEVISI-Edit 6 September-oke

Ratings: (0)|Views: 2,559 |Likes:
naskah buku yang akan diterbitkan oleh forum studi komunikasi universitas atma jaya yogyakarta.
naskah buku yang akan diterbitkan oleh forum studi komunikasi universitas atma jaya yogyakarta.

More info:

Published by: Yohanes Masboi Widodo on Sep 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2013

pdf

text

original

 
Judul Buku: Quo Vadis Televisi:
Gerundelan Orang-orang Komunikasi 
Kekerasan dalam Tayangan
 Realigi 
Trans TVEry Kurnia Putri
, lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Atma JayaYogyakartaBeberapa acara yang ditayangkan di televisi kini makin mencemaskan. Banyak  program acara televisi yang ditujukan untuk hiburan memunculkan adegankekerasan, pengintaian, kecemburuan, pengejaran, kemiskinan, sensualitas,hingga mistis. Acara tersebut bahkan mengekspos hal yang semestinya dalamranah privasi menjadi konsumsi publik. Lihat saja
reality show
yang menjamur di berbagai stasiun televisi. Acara semacam ini menyajikan berbagai kemasanserta realitas yang ingin disuguhkan kepada pemirsa. Dengan mengusung
embel-embel 
‘reality(kisah nyata), seolah menunjukkan bahwa masyarakatsesungguhnya bosan dengan kisah-kisah sinetron yang ditayangkan di televisiyang selama ini dianggap ‘meninabobokan’ pemirsanya.Peristiwa atau hal yang sungguh-sungguh terjadi tentunya akan lebih bisaditerima oleh masyarakat. Respon pemirsa terhadap
reality show
pun cukuptinggi, dan bila dilihat dari segi biaya produksi, acara seperti ini lebih murahdaripada membuat sinetron. Maka tak heran jika beberapa televisi swasta dan
 production house
berlomba-lomba membuat acara serupa, seperti:
 Bedah Rumah
(RCTI),
Tolong 
(RCTI),
Mata-mata
(RCTI),
 Bukan Sinetron
(GlobalTV),
Masihkah Kau Mencintaiku
(RCTI),
 Be a Man
(Global TV),
 Pacar  Pertama
(SCTV),
Maafin Gue Dong 
(ANTV),
Curhat bareng Anjasmara
(TPI),
Termehek-mehek, Orang Ketiga, Realigi, Make Over 
(Trans TV), dan lain-lain.
Drama Reality
 Realigi 
“Insyaflah wahai manusia jika dirimu bernoda. Dunia hanya naungan ‘tuk makhluk ciptaan Tuhan”.
Lirik lagu ini merupakan pembuka pada
bumper opening 
drama reality
 Realigi
di Trans TV. Lagu
 Keagungan Tuhan
yang dinyanyikan dengan syahdu olehRita Effendi, seolah mewakili pesan dari acara itu, yakni meminta manusiauntuk bertobat.
 Realigi
ditayangkan setiap Senin dan Rabu, pukul 20.00-21.00.Tayangan ini dinamakan
 Realigi
, sesuai kepanjangannya
 Realiti Religi,
karenamengemas dan mengangkat unsur religi. Inilah yang membedakan acara inidengan acara-acara
reality
lain.Acara ini seolah ingin menampilkan pesan serta nilai-nilai positif dari peristiwa- peristiwa nyata yang terjadi dalam kehidupan kita. Misalnya, kisah tentang adik yang ingin menyadarkan kakaknya yang menjadi pelacur; adik yang ingin
1
 
menyadarkan kakaknya yang berebut warisan; adik yang ingin menyadarkankakak yang ingin menjual dirinya; ibu yang ingin menyadarkan anaknya dari jeratan narkoba; anak yang ingin menyadarkan ayahnya dari main perempuan;anak yang ingin menyadarkan ayahnya yang seorang banci; dan banyak kisah-kisah lainnya.Konflik-konflik yang terjadi pada tayangan tersebut sering mempertontonkanadegan kekerasan, seperti
berantem
dan adu mulut. Pada akhir ceritaditampilkan pertobatan seseorang yang insyaf (tobat) dari kesalahan dan dosayang telah diperbuatnya. Bisa juga
ending 
dari ceritanya adalah ganjaran atauakibat yang diterima oleh seseorang yang melakukan kesalahan.
Pemahaman Mengenai Kekerasan
Kebanyakan orang menganggap kekerasan dalam arti sempit, yakni sesuatuyang sifatnya brutal seperti: perang, pembunuhan, dan penganiayaan. MenurutKamus Besar Bahasa Indonesia (2001: 550), kekerasan dapat diartikan sebagai perihal (yang bersifat, berciri) keras: perbuatan seseorang atau kelompok orangyang menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain; paksaan. Sedangkanmenurut James Potter (1999: 217) kekerasan adalah segala tindakan yangmembahayakan seseorang atau suatu nilai seseorang, seperti fisik, harta benda,reputasi, atau pemikiran. Tindakan bisa dalam bentuk fisik maupun verbal;dampaknya bisa jadi fisik, emosi, atau psikologis.Sementara itu, Pierre Bourdieu menyebutkan ada bentuk lain dari kekerasan.Dia menyebutnya dengan “
la violence symbolique
” atau kekerasan simbolik.Sebuah kekerasan yang tidak kasat mata dan tidak dapat terlihat dengan jelastanpa adanya pemahaman kritis dan mendalam dari orang yang mengalaminya(korbannya). Kekerasan semacam ini oleh korbannya bahkan tidak dapat dilihatatau tidak dirasakan sebagai suatu kekerasan, tetapi sebagai sesuatu yangalamiah, wajar, dan memang harus terjadi (Kristiawan, 2007).Rainy Hutabarat (2008) mengatakan bahwa kekerasan simbolik adalahmekanisme komunikasi yang ditandai dengan relasi kekuasaan yang timpangdan hegemoni di mana pihak yang satu memandang diri lebih superior entahdari segi moral, ras, etnis, agama ataupun jenis kelamin dan usia. Tiap tindak kekerasan pada dasarnya mengandaikan hubungan dan atau komunikasi yangsewenang-wenang di antara dua pihak.Unit konteks dalam penelitian ini adalah acara
 Realigi
, sedangkan unitrekamannya adalah narasi dan visualisasi dari acara tersebut. Unit analisis dankategorinya, yaitu: No.Unit AnalisisKategoriDimensi (Indikator)
2
 
1.KekerasanDurasikekerasan(Jumlah detik)Adegan Kekerasan2.Jenis kekerasanFisikMenendang, memukul, menampar,membanting, menusuk, menyiram,melempar barang, mendorong,membenturkan, menginjak,mencekik, menarik paksa,menceburkan, dihimpit, menabrak,mencakar, dan menjambak rambut.VerbalMemaki, membentak, menghina,memfitnah, mengancam,mencemooh, menakut-nakuti,memprovokasi, dan meremehkan.SimbolikKekerasan agama: label dosa, pengejaran.Kekerasan terhadap perempuan:kekerasan ekonomi, kekerasanseksual, dan kekerasan fungsional.Fisik danverbal.Kombinasi fisik dan verbal.Fisik danSimbolik.Kombinasi fisik dan simbolik.Verbal danSimbolik Kombinasi verbal dan simbolik.Fisik, Verbal,dan Simbolik.Kombinasi fisik, verbal, dansimbolik.3.Jenis AkibatKekerasanFisikMemar, luka-luka, dan rasa sakityang dapat dilihat dari ekspresiwajah, bahasa tubuh dan suara(berteriak: “Aduh”, “Sakit”).PsikologisMenangis, tertekan, marah, depresi,sedih, dan muram.Fisik danPsikologisKombinasi fisik dan psikologis.
Kekerasan dalam Tayangan
 Realigi 
 
Lima episode yang dianalisis dalam penelitian mengenai kekerasan dalamtayangan drama reality
 Realigi
ini, yaitu: (1) Mantan narapidana yangmeninggalkan keluarga (Senin, 31/08/2009); (2) Seorang kakak terkena kasusmenghamili seorang perempuan (Rabu, 02/09/2009); (3) Suami yang sukaselingkuh (Senin, 07/09/2009); (4) Anak yang salah pergaulan hingga
3

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Feni Widianasari liked this
Iiu Chialova liked this
mita_aprianti liked this
Mega Assa liked this
iqbal_azhar_2 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->