Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
63Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prospek Bisnis Properti Tahun 2010-2012

Prospek Bisnis Properti Tahun 2010-2012

Ratings: (0)|Views: 5,760 |Likes:
Published by timeas_123

More info:

Published by: timeas_123 on Sep 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

 
 
1
PROSPEK BISNIS PROPERTI NASIONALTAHUN 2010 - 2012
1.1.
 
 ANALISIS EKONOMI MAKRO DAN SIKLUS PROPERTI
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2009 mencapai4,5% atau turun sebesar 1,6% dari tahun 2008. Kondisi pertumbuhan ekonomi makro yang membaik mulai semester pertama 2010 ditandai dengan meningkatnya PDB semester pertama yang mencapai5,8%. Hal ini tampak pada mulai menguatnya Ekonomi dan meningkatnya daya beli masyarakat.
Prediksi Indikator Makro Ekonomi 2008 – 2010
Indikator 2006 2007 2008 2009 2010P 2011PPertumbuhan Ekonomi 5,50% 6,30% 6,10% 4,50% 5,80% 6,20%Tingkat Inflasi 6,60% 6,59% 11,50% 3,78% 6,50% 6,00%BI Rate 9,75% 8,00% 9,75% 6,50% 6,50% 7,50%Kurs IDR/USD 9.200 9.125 9.500 9.500 9.000 9.300Sumber: Hasil Analisis, 2010
 
PDB, Tingkat Inflasi, dan BI RateTahun 2006 – 2009 dan Prediksi Tahun 2010 – 2011
5,50%6,10%4,50%6,20%6,60%11,50%9,75%8,00%9,75%6,50%7,50%6,30%5,80%6,59%3,78%6,00%6,50%6,50%0,00%4,00%8,00%12,00%16,00%2006 2007 2008 2009 2010P 2011PPertumbuhan Ekonomi Tingkat Inflasi BI Rate
 
Sumber: Hasil Analisis, 2010
Berdasarkan indikator ekonomi di atas, Analis memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesiapada tahun 2010 diperkirakan bisa mencapai 5,5% - 6,0%. Peningkatan pertumbuhanekonomi juga didorong oleh meningkatnya nilai ekspor dan derasnya arus investasi yangmasuk ke Indonesia sepanjang awal tahun 2010. Iklim investasi yang semakin kondusif di
1
 
 
2
Indonesia pada tahun 2010 merupakan salah satu faktor pendukung lainnya. Berdasarkanindikator tersebut, Analis memperkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada tahun 2011diperkirakan akan mencapai 6,0 - 6,4% dan tingkat Inflasi diperkirakan sebesar 6%, BI Ratesebesar 6,5% dan Kurs Rupiah terhadap dollar diperkirakan akan stabil pada Rp.9.000,- s/dRp.9.500,-.Selama lima tahun terakhir (2005-2009) laju pertumbuhan Ekonomi Indonesia membaik dantumbuh positif dengan pertumbuhan rata-rata 5,5%. Indonesia dipandang sebagai salah satudari 3 negara di kawasan Asia yang memiliki pertumbuhan ekonomi positif menjadi salah satunegara di Asia yang sangat diperhitungkan, setelah China dan India.Laju pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik tersebut tentu saja gambaran darimembaiknya perindustrian nasional dalam hal ini, termasuk sektor properti. Dapat kita lihatpengembangan properti di Indonesia yang mulai menggeliat sejak tahun 2002 hingga tahun2007. Sebagian besar merupakan proyek-proyek skala besar seperti Superblok. Beberapasuperblok yang dibangun di Jakarta adalah : Epicentrum Rasuna, Podomoro City, Season City,St. Morits, Kemang Village, Gandaria Man Street, Kuningan City, CBD Pluit, Ciputra World, St.Regis, Grand Bay Pluit dan Kota Kasabalanca. Di Surabaya: City Of Tomorrow dan WaterplacePakuwon, di Medan: Deli Grand City, di Batam: Imperium Batam Island dan Nagoya HillBatam, Ujung Pandang: GTC Makassar dan Trans Kalla Mixed-Use Development, diSamarinda: Samarinda Global City, dan di Solo: Solo Paragon. Selain pengembangansuperblok ini, pengembangan dan pembangunan, Perumahan, Perkantoran, Apartemen, Hoteldan Pusat Perbelanjaan baru juga tumbuh cepat di kota-kota Besar.Namun, dua tahun terakhir sejak akhir tahun 2008, bisnis properti mulai sedikit akibatterjadinya krisis finansial dunia (krisis global) yang sangat mempengaruhi kinerja parapengembang dimana. Setelah dua tahun krisis ekonomi global berlangsung, bisnis propertimasih berjalan lambat.Bagaimana prospek bisnis properti tiga tahun ke depan, akan diprediksikan dalam bahasanberikut. Berdasarkan pengalaman pasar properti di Indonesia dapat dibagi dalam 4 musim, yangterdiri dari:
Soft Market 
(
Equilibrium 
),
Seller’s Market, Weak Market 
(
Oversupply 
) dan
Buyer’s Market 
. Keempat musim ini mempunyai karakteristik kondisi tersendiri yang dapat digambarkansebagai berikut:
 
 
3
20092014
Property Market Clock 
 
Sumber : Panangian School of Property (PSP), Agustus 2010
Berdasarkan indikator makro ekonomi dan
Property Market Clock 
di atas, kondisi pasarproperti pada saat ini dan prediksi ke depan adalah sebagai berikut:
 
Kondisi industri properti pada tahun 2010 ini merupakan “fase awal” dari tahapan
Growth 
 pada Industri Properti di Indonesia (
Soft Market) 
.
 
Kondisi tahun 2010-2013 merupakan
Timing 
yang tepat bagi konsumen maupun investoruntuk membeli dan berinvestasi di sektor properti (
Seller Market 
).
 
Pada tahun 2014 - 2015 merupakan “fase
Booming Properti” 
dimana harga properti mulaimengalami stagnasi dan ini akan menjadi
booming 
properti kedua sejak Pasca Krisis1998.Dengan pertimbangan di atas dari sisi
Demand 
, Analis memprediksi bisnis properti dari tahun2010-2013 akan terus menunjukkan peningkatan. Sedangkan dari sisi
Supply 
, bisnis propertiakan mengikuti
Demand 
terutama sektor Perumahan, Perhotelan, Kondominium danPerkantoran, Ruko dan Rukan.

Activity (63)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wiwit Yulianto liked this
Anggraini Widdhi liked this
Patriot Negri liked this
Patriot Negri liked this
semahswe liked this
Heri El Hamdouii liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->