Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
28Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktek Kerja Industri

Laporan Praktek Kerja Industri

Ratings: (0)|Views: 1,931 |Likes:
Published by nur wahid

More info:

Published by: nur wahid on Sep 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2013

pdf

text

original

 
BAB IIPELAKSANAAN PRAKERIN
3.1 Meningkatkan perawatan
Hampir semua inti motor dibuat dari baja silikon atau baja gulungdingin yang dihilangkan karbonnya, sifat-sifat listriknya tidak berubahdengan usia. Walau begitu, perawatan yang buruk dapat memperburukefisiensi motor karena umur motor dan operasi yang tidak handal.Sebagai contoh, pelumasan yang tidak benar dapat menyebabkanmeningkatnya gesekan pada motor dan penggerak transmisi peralatan.Kehilangan resistansi pada motor, yang meningkat dengan kenaikansuhu. Kondisi ambien dapat juga memiliki pengaruh yang merusak padakinerja motor. Sebagai contoh, suhu ekstrim, kadar debu yang tinggi,atmosfir yang korosif, dan kelembaban dapat merusak sifat-sifat bahanisolasi; tekanan mekanis karena siklus pembebanan dapat mengakibatkankesalahan penggabungan. Perawatan yang tepat diperlukan untukmenjaga kinerja motor.Sebuah daftar periksa praktek perawatan yang baik akan meliputi:
Pemeriksaan motor secara teratur untuk pemakaian
bearings
danrumahnya (untuk mengurangi kehilangan karena gesekan) dan untukkotoran/debu pada saluran ventilasi motor (untuk menjaminpendinginan motor)
Pemeriksaan kondisi beban untuk meyakinkan bahwa motor tidakkelebihan ataukekurangan beban. Perubahan pada beban motor dari pengujianterakhir mengindikasikan suatu perubahan pada beban yangdigerakkan, penyebabnya yang harus diketahui.
Pemberian pelumas secara teratur. Pihak pembuat biasanya memberirekomendasi untuk cara dan waktu pelumasan motor. Pelumasanyang tidak cukup dapat menimbulkan masalah, seperti yang telahditerangkan diatas. Pelumasan yang berlebihan dapat juga
 
menimbulkan masalah, misalnya minyak atau gemuk yang berlebihandari
bearing 
motor dapat masuk ke motor dan menjenuhkan bahanisolasi motor, menyebabkan kegagalan dini atau mengakibatkan resikokebakaran.
Pemeriksaan secara berkala untuk sambungan motor yang benar danperalatan yang digerakkan. Sambungan yang tidak benar dapatmengakibatkan sumbu as dan
bearings
lebih cepat aus,mengakibatkan kerusakan terhadap motor dan peralatan yangdigerakkan.
Dipastikan bahwa kawat pemasok dan ukuran kotak terminal danpemasangannya benar.Sambungan-sambungan pada motor dan
starter 
harus diperiksa untuk meyakinkan kebersihan dankekencangnya.
3.
1.1 Dimana motor digunakan
Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yangmengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik inidigunakan untuk, misalnya, memutar 
impeller 
pompa, fan atau blower,menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik
 
digunakan juga di rumah (
mixer 
, bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrikkadangkala disebut “kuda kerja” nya industri sebab diperkirakan bahwamotor-motor 
 
menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri.
3.1.2 Bagaimana sebuah motor bekerja
Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama :
Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya
Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuahlingkaran/
loop,
maka kedua sisi
loop
, yaitu pada sudut kanan medanmagnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
 
Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/
torque
untuk memutar kumparan
Motor-motor memiliki beberapa
loop
pada dinamonya untukmemberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medanmagnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetikyang disebutkumparan medan.Dalam memahami sebuah motor, penting untukmengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Beban mengacukepada keluaran tenaga putar/
torque
sesuai dengan kecepatan yangdiperlukan. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tigakelompok.
Beban torque konstan
adalah beban dimana permintaan keluaranenerginya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun
torque
nyatidak bervariasi. Contoh beban dengan
torque
konstan adalah
conveyors, rotary kilns
, dan pompa
displacement 
konstan.
Beban dengan variabel torque
adalah beban dengan
torque
yangbervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel
torque
adalah pompa sentrifugal dan fan (
torque
bervariasi sebagaikwadrat kecepatan).
 
Beban dengan energi konstan
adalah beban dengan permintaan
torque
yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan.Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatanmesin.

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erny Tumimba liked this
mr_qi liked this
Marckh Found liked this
Barbar Wuek liked this
Zaenal Cheda liked this
Zaenal Cheda liked this
Azmir Ar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->