Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tantangan Mendidik Di Sumbar

Tantangan Mendidik Di Sumbar

Ratings: (0)|Views: 99|Likes:

More info:

Published by: H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Jabbar on Jun 30, 2008
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2009

pdf

text

original

 
 TANTANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI SUMBAR
MENDIDIK DAN MEMEBENTUK ANAK MENDIDIK DAN MEMEBENTUK ANAK MULAI DARI USIA DINIMULAI DARI USIA DINI
TANTANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINITANTANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DIPANDANG DARI PERPADUAN IMAN DANDIPANDANG DARI PERPADUAN IMAN DAN TAQWA DI SUMBARTAQWA DI SUMBAR
MUKADDIMAH
Sudah lama kita mendengar ungkapan, “
 jadilah kamuberilmu yang mengajarkan ilmunya, atau belajar (muta’alliman),atau menjadi pendengar (mustami’an). Dan sekali jangan menjadikelompok keempat
, yang tidak memiliki aktifitias keilmuansama sekali. Yakni tidak mengajar, tidak pula belajar, sertaenggan untuk mendengar”.Peranan
Guru
utamanya di Ranah Minang,Sumatera Barat – adalah satu
pengabdian mulia
dengan
tugas sangat berat
.
Kemuliaan
itu terpancar dari
keikhlasan
membentukanak manusia sejak dini untuk menjadi
 generasi yang pintar 
,berilmu dan mampu mengamalkan ilmunya,
berbudi pekertiluhur 
akhlakul karimah -- dalam bertindak laku danberbuat untuk kebaikan dirinya sendiri, keluarganya, dankemaslahatan umat di kelilingnya untuk bangsa dannegara --, dalam cakupan yang lebih luas adalah untukmemperoleh kebahagiaan manusia di dunia dan di akhirat.
H. MAS’OED ABIDIN
1
 
PERPADUAN IMAN TAQWA DAN ILMU PENGETAHUAN
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkanAllah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari(keni`matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepadaorang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baikkepadamu, dan janganlah kamu berbuatkerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allahtidak menyukai orang-orang yang berbuatkerusakan
.
Tugas ini sangatlah berat, karena umat hanyamungkin dibuat melalui satu
proses pembelajaran
dengan
pengulangan terus menerus berkesinambungan 
3
melaluiupaya pencontohan (
uswah keteladanan
) yang baik. Tidakdapat tidak pekerjaan ini memerlukan ketaletenan dansemangat yang prima. Di simpulkan bahwa untukmendapatkan
keberhasilan sangat banyak di dukung oleh
kearifan
yang di bangun oleh kedalaman pengertian sertapengalaman dalam membaca situasi serta upaya membentukkondisi yang kondusif (mendukung) di sekitar kita.
 TANTANGAN DI ALAF BARU TANTANGAN DI ALAF BARU
Alaf Baru,
atau
Millenium Baru
-- abad keduapuluhsatu --, ditandai oleh perubahan zaman dengan :
mobilitas serba cepat dan modern,
persaingan keras dan kompetitif,
H. MAS’OED ABIDIN
2
 
 TANTANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI SUMBAR
komunikasi serba efektif, sering tanpabatas,
akan banyak di temui limbah budayakebaratan westernisasi.
 
Tantangan global
itu tidak bisa ditolak. Semestinyadijawab dengan kesiapan untuk menghadapi setiap bentukperubahan zaman yang cepat dan penuh tantangan ini.Globalisasi membawa
tantangan
sosial, budaya,ekonomi, politik menyangkut setiap aspek kehidupankemanusiaan. Tidak dapat tidak, semua elemen masyarakatdi Ranah Minang berkewajiban mempersiapkan generasimasa depan sejak dini untuk bersaing di era global ini,karena Sumbar termasuk salah satu kawasan pengembangan(Grouwth Triangle) Malaysia, Singapura dan Thailand.Perubahan di era kesejagatan ini pula menjanjikanharapan-harapan.
4
 Globalisasi membawa
perubahan prilaku
, terutamapada generasi muda, anak didik dan para remaja.
Dahulu rabab nan batangkaiAkini langgundi nan babungoDahulu adat nan bapakaiKini pitih nan paguno.
 
5
Fenomena pergeseran budaya dalam tata pergaulanmencemaskan sedang digeluti para remaja kita dan bergerakderas menjelmakan
generasi buih
yang akan terhempas dipantai menjadi
dzurriyatan dhi’afan.
 Generasi buih berpeluang menjadi
X-G
the loses generation
yang
lemah fisik
dan
ruhani
menjadi mangsa
madat
dan
narkoba
, akibatnya mereka tidak memiliki keberanianberlomba melawan gelombang kesejagatan ini.
H. MAS’OED ABIDIN
3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->