Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER DISKLESS BERBASIS LINUX TERMINAL SERVER PROJECT PADA SISTEM OPERASI UBUNTU 8.04

PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER DISKLESS BERBASIS LINUX TERMINAL SERVER PROJECT PADA SISTEM OPERASI UBUNTU 8.04

Ratings: (0)|Views: 5,803|Likes:
Published by iwing

More info:

Published by: iwing on Sep 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
1
PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER DISKLESS BERBASIS LINUX TERMINAL SERVER PROJECTPADA SISTEM OPERASI UBUNTU 8.04
Harry Rakhmat H
[1]
, Yudha Purwanto, ST., MT.
[2]
, Indrarini Dyah I, ST., MT.
[3][1,2.3]
Fakultas Elektro dan Komunikasi IT Telkom Bandungharry_iwing@yahoo.com
[3] 
ABSTRAKPerkembangan teknologi komputer baik dalam perangkat lunak maupun perangkat keras terasa sangat cepat. Kedua aspek tersebut salingberkaitan satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan. LTSP
 , Linux Terminal Server Project 
adalah sebuah proyek yang dimulai oleh James A McQuillansebagai proyek jaringan computer
diskless
berbasiskan sistem operasi GNU/linux. Disebut jaringan computer
diskles
s, karena
client 
atau
workstation
tidak dilengkapi dengan media penyimpanan tetap. Teknologi ini makin populer karena dapat menghemat sumber daya
hardware.
 Dalam perancangan sistem ini digunakan PC (
Personal Computer 
) sekelas pentium D sebagai
workstation
, tanpa dilengkapi mediapenyimpanan dan PC sekelas pentium
core 2 duo
sebagai server. LTSP akan diintegrasikan pada sistem operasi linux ubuntu 8.04. Untuk dapatmengimplementasikan jaringan tanpa hardisk dengan baik perlu disesuaikan kemampuan server dengan jumlah
client.
Dalam penelitian proyek akhirini telah diuji performasi CPU server dan penggunaan memori
server 
ketika
client 
menggunakan aplikasi seperti Openoffice, Gimp dan Firefox. Dengan LTSP, pembangunan suatu jaringan
 
komputer
diskless
diharapkan akan lebih efisien. Teknologi jaringan komputer
diskless
adalahsalah satu pemecahan yang dapat diterapkan dalam menghadapi masalah investasi teknologi komputer. Dengan spesifikasi yang telah ditentukan, dari 4
client 
yang dirancang ternyata server masih mampu menangani
client 
sampai dengan 8 buah. Penggunaan CPU dengan ketiga aplikasi tersebut masihdalam keseimbangan berkisar antara 65-70% untuk 
user time
, 30-35% untuk 
system time
dan 0-0,5%
idle time.
Penggalokasian swap muncul ketikanilai
free
berkisar antara 14.000 Kbyte-30.000 Kbyte.
Kata kunci
: LTSP, Server, Diskless, Ubuntu
.
 ABTRACTThe development of computer technology in both software and hardware was very quick. Both aspects are interrelated to one another andcannot be separated. LTSP, Linux Terminal Server Project is a project that was started by James A McQuillan as a diskless network project basedoperating system GNU / Linux.Called diskless network, because the client or the workstation is not equipped with a permanent storage medium. Thistechnology is increasingly popular because it can save on hardware resources.In designing this system used a PC (Personal Computer) Pentium D class as the workstation, regardless of storage media and PCs equippedwith Pentium-class core 2 duo as a server. LTSP would be integrated with 8.04 ubuntu linux operating system. To be able to implement a network without a hard drive needs to be adjusted well with the number of client server capabilities. In this final project research has tested the server CPUperformance and memory usage of the server when the client uses an application such as OpenOffice, Gimp and Firefox.With LTSP, the development of a diskless network is expected to be more efficient. Diskless network technology is one solution that can beapplied in dealing with investment issues in computer technology. With the given specifications, from 4 client servers designed apparently still capableof handling up to 8 client. CPU usage with a third application is still in the balance ranges from 65-70% for users time, 30-35% for system idle time andfrom 0 to 0.5% time. Swap arises when the value of 
free
ranging between 14.000- 30.000 Kbyte.
Keywords
: LTSP, Server, diskless, Ubuntu
1.
 
PENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Dewasa ini teknologi komputer baik dalamperangkat lunak 
 
maupun perangkat keras mengalamiperkembangan yang begitu cepat. Tentu saja hal iniberdampak positif bagi kehidupan manusia.Berbagai aplikasi mulai dikembangkan denganmemanfaatkan teknologi komputer untuk memudahkan manusia melakukan aktifitasnya.LTSP merupakan sebuah proyek untuk membuatterminal server di Linux. Dengan aplikasi LTSPtersebut maka klien
diskless
dapat mengakses serverLinux dan menjalankan berbagai aplikasi yangberjalan di atasnya. Kabar baiknya adalahadministrator dapat memanfaatkan PC lama sebagai
client 
nya. Komputer sekelas 486 dan Pentium Idengan RAM 16 MB keatas, tanpa harddisk, dapatdigunakan untuk menjalankan distro linux terbarulengkap dengan berbagai aplikasinya. Bayangkanberapa dana hardware yang dapat dihemat denganteknik ini. Administrator juga tidak perlu membelilisensi OS dan aplikasinya karena Linux, LTSP, danberbagai aplikasinya dapat diperoleh tanpamembayar lisensi. Administrator jaringan tidak perlu menginstal linux dan aplikasinya satu per satudi tiap
clien
t. Aplikasi cukup dipasang di server saja,dan
client 
menjalankan aplikasi tersebut. Semua
 processing
terjadi di server, sehingga kecepatanproses akan mengikuti spesifikasi server. Manfaatlainnya adalah
troubleshooting
dan
backup
datamenjadi lebih mudah, karena aplikasi dan dataterpusat di
server.
 
1.2
 
PERUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang diangkat dalam merancang jaringankomputer
diskless
berbasis LTSP ini antara lain:
1.
 
Bagaimana merancang jaringan komputer
diskless
berbasis LTSP?
2.
 
Bagaimana performasi CPU Server?
3.
 
Bagaimana penggunaan memori yang digunakandalam jaringan komputer
diskless
?
1.3 TUJUAN
Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan,maka dapat dirumuskan tujuan dari proyek akhir ini adalah:1.
 
Mengetahui bagaimana merancang jaringankomputer
diskless
berbasis LTSP denganmemanfaatkan sumber daya
hardware
dan
software
yang telah ada.2.
 
Mengetahui performasi CPU server.3.
 
Mengetahui penggunaan memori
 
yang digunakandalam jaringan komputer
diskless.
 
 
2
1.4
 
BATASAN MASALAH
 Untuk mempermudah dan membatasi cakupanpembahasan masalah pada proyek akhir ini maka diberikanbatasan-batasan sebagai berikut:1)
 
Sistem operasi yang digunakan adalah ubuntu8.04.2)
 
Pada perancangan akan digunakan 1 serverdengan 4 s/d 8 buah
client.
 3)
 
Pada perancangan digunakan peralatan jaringan standar yaitu media transmisi kabelUTP cat 5e, konsentrator switch/hub dan NIC10/100Mbps untuk menghubungkan PC yangada pada sistem jaringan komputer
diskless.
 4)
 
Aplikasi yang dijalankan dalam sistem jaringan komputer
diskless
untuk melakukanpengujian adalah OpenOffice , Gimp danFirefox.5)
 
Tidak membahas tentang keamanan jaringandan sistem operasi.6)
 
Metode
 Booting
pada
client 
terbatasmenggunakan metode PXE
(Pre-boot  Execution Environment).
 7)
 
Tidak membahas arsitektur komputer,organisasi komputer dan linux kernel secaramendetail.
1.5
METODOLOGI PENELITIAN
Metode penelitian dalam proyek akhir ini adalahpenelitian eksperimen, penelitian eksperimen digunakanuntuk mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variableyang lain dalam kondisi terkendali secara ketat, metodepenelitian ini memungkinkan peneliti memanipulasi variabeldan meneliti akibat-akibatnya dan pada metode ini variabel-variabel dikendalikan sedemikian rupa sehingga variabel luaryang mungkin mempengaruhi dapat dihilangkan.
2.
 
DASAR TEORI2.1
 
Jaringan Komputer
 Diskless
 
Jaringan komputer
diskless
adalah suatu jaringankomputer atau mesin yang dapat beroperasi tanpa adanyadukungan media penyimpanan
(storage
atau
disk 
) lokal. Initidak berarti bahwa mesin tidak mempunyai
disk 
sama sekali.Semua data disimpan terpusat pada satu server jaringankomputer
diskless
. Jaringan komputer
diskless
memulaioperasi dengan memanggil sistem file dari server jaringan
diskless,
bukan dari
storag
e lokal seperti yang biasadigunakan. Proses
diskless
akan membantu komputer
client 
 untuk dapat mengaktifkan sistem operasi tersebut denganmengekseskusi file kernel di sisi komputer
client 
. Setelahproses
diskless
selesai, dilanjutkan dengan akses melalui jaringan untuk mengeksekusi X-Server di sisi komputer
client 
, sehingga komputer
client 
dapat mengakses aplikasi
diskless.
Proses tersebut memungkinkan komputer lamaseperti komputer 486 yang mempunyai RAM 8 MBmenggunakan
diskless
dapat menjalankan kernel danmengeksekusi X-Server. Setelah proses eksekusi berhasil,maka proses dialihkan ke XDM pada komputer
client 
dengankonfigurasi yang tinggi. Proses yang telah diarahkan tersebutseolah-olah berjalan di komputer
client 
dengan kecepatanyang tinggi. Sebenarnya, proses tersebut terjadi di serversedangkan outputnya diclient.
 Booting
melalui jaringanmerupakan konsep lama, ide dasarnya adalah komputer
client 
 dengan kode booting seperti BOOTP (
boot protocol
) atauDHCP (
 Dynamic Host Configuration Protocol
) dalammemory non-volatile (ROM) chips mendapatkan sistem fileroot server dalam suatu jaringan ketika komputer
client 
tidak dilengkapi dengan media penyimpanan, misalnya harddisk.
 2.2
 
 Linux Terminal Server Project
LTSP
(Linux Terminal Server Project)
adalahaplikasi untuk membangun jaringan
thin-client 
atau
diskless
.
Client-server 
LTSP disebut
thin client 
karena komputer
client 
hanya digunakan untuk menjalankan sistem operasi minimal,sedangkan semua program aplikasi dijalankan di
server 
.Jaringan LTSP juga disebut
diskless,
karena komputer
client 
 tidak bekerja dengan harddisk sendiri. LTSP pada intinyaadalah satu set script yang memungkinkan kita menampilkanlayar server di client, Tentu saja di dalamnya jauh lebihkompleks, ada fasilitas
remote boot 
,
remote file system
,
hardware auto detection
, remote multimedia & output, dll.LTSP menyediakan suatu cara untuk menggunakan komputerkerja murah baik sebagai terminal yang berbasis grafismaupun yang berbasis teks pada server GNU/Linux. Denganmenggunakan LTSP kita dapat menggunakan
low end PC 
 dan membuang hardisk, floppy, dan CD ROM nya, denganmenambahkan LAN card yang dapat diboot.
3.
 
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI
 
3.1
 
Alur perancangan sistem
Gambar 3.1
Diagram alir Perancangan Penelitian
Dalam perancangan jaringan komputer
diskless
adabeberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu spesifikasi
server 
,
thin client 
dan
boot method.
a)
 
Spesifikasi
server 
 Penggunaan memori pada
server 
mengacu padaformula 256 + (192 *
users
) MB, dimana dalampercobaan penelitian ini menggunakan 4 buah
client,
 
3
sehingga jumlah memori yang dibutuhkan adalahsebesar 256 +(192*4)=1024 MBProcessor, seberapa cepat processor yangdibutuhkan tergantung dari aplikasi apa yang akandipergunakan, dalam percobaan penilitian proyek akhir ini akan digunakan aplikasi sepertiopenOffice, Gimp dan Firefox. Dan processor yangdigunakan adalah Processor Core 2 Duo 2400MHzb)
 
Spesifikasi
thin client 
 Pocessor yang digunakan di
client 
minimal adalahdiatas 533 MHzMemori yang digunakan minimal adalah 48 MBVideo Card yang digunakan minimal 32 MBc)
 
 Boot method Client 
pada jaringan komputer
diskless
melakukanproses booting melalui jaringan, menggunakan programyang disebut
network boot loader 
. Dalam percobaanpenelitian proyek akhir ini metode booting yang digunakanadalah menggunakan PXE
(Pre-boot Execution Environment).
Client yang tidak memiliki
lan card on board 
 yang sudah mendukung PXE akan ditambahkan dengan
lancard external
yang sudah mendukung PXE. Pada penelitianproyek akhir ini
lan card external
menggunakan Realtek RTL8139D.
3.2
 
Spesifikasi Perangkat yang Digunakan
Dalam percobaan penelitian proyek akhir ini spesifikasihardware yang digunakan adalah sebagai berikut :a)
 
ServerProcessor Core 2 Duo 2400 MHzMemori DDR 2 1GBHard Disk 20 GB 7200 RPMLAN Card 10/100 MBps Realtek Switch/Hub 100 MBpsVGA On board 128 MB
share memory
 Sistem Operasi Linux Ubuntu 8.04 ditambahdengan LTSP 5.0
b)
 
Client 
1
 
Processor AMD 1100 MHzMemori SDR 128 MBLAN Card 10/100 MBps Realtek VGA On board 32 MB
share memory
c)
 
Client 
2,3,4 (Tambahan komputer 5,6,7 dan 8)Processor Pentium D 1100 MHzMemori DDR 512 MBLAN Card 10/100 MBps Realtek VGA On board 32 MB
share memory
3.3
 
Skenario Pengujian
Dalam pengujian pada proyek akhir ini telah diujibeberapa parameter yaitu :a)
 
Performasi
CPU server 
ditinjau dari segi
CPU utilization
 b)
 
Penggunaan memori dengan jumlah delapan
client 
dengan mengacu kepada spesifikasi
 hardware
pada point 3.2, dengan skenariosebagai berikut :
Thin-Client 
tidak menjalankan aplikasiapapun
Thin-Client 
menjalankan aplikasi OpenOffice
Thin-Client 
menjalankan aplikasiGimp
Thin-Client 
menjalankan aplikasiFirefox
4.
 
PENGUJIAN DAN ANALISA4.1 Pengujian dan analisa
 cpu utilization
 
Pada pengujian ini ingin diketahui seberapa besarpenggunaan
CPU Utilization
LTSP server ketika melayani 8buah
client 
, dimana
client 
menjalankan aplikasi OpenOffice,GIMP dan Firefox. Data yang diperoleh adalah sebagaiberikut :
Gambar 4.1
Grafik 
 
CPU utilization 8
client 
menjalankan aplikasiOpenOffice, GIMP dan Firefox
Gambar 4.2
Sampling
 
CPU
utilizatio
n server ketika 8
client 
menjalankanaplikasi OpenOffice
 
Dari gambar 4.1 dapat diketahui bahwa dari ketigaaplikasi yang diuji coba Open Office menduduki penggunaanCPU paling banyak yaitu 41,61% untuk 
user 
, 4,75 %
system
 dan 53,57 %
idle
, sedangkan posisi kedua penggunaan CPUpaling banyak adalah ketika
client 
menjalankan aplikasiGIMP dengan 9,14 %
user 
, 3,03 %
system
dan 87,61% i
dle
,dan ketika
client 
menjalankan aplikasi Firefox didapatkan5,48 %
user 
, 1,9 %
system
dan 91,26 %
idle
. Semakin besarpersentase dari nilai
idle
menunjukan bahwa CPU tidak terlalu sibuk. Penggunaan CPU dengan ketiga aplikasitersebut masih dalam keseimbangan yaitu 65-70% untuk 
user time
, 30-35 % untuk 
system time
dan 0-0,5 %
idle time
. Darisampling data juga didapatkan bahwa nilai antrian (
runqueue
) tidak melebihi 3
threads
perprosesor. Dari data-datatersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah dalamCPU
utilization
pada server ketika
client 
menjalan kanaplikasi yang diuji.
 

Activity (0)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Domingos Cardoso liked this
Mega Cloud liked this
richistnabati liked this
Burhan Casper liked this
Nanda Sholihin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->