Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
37Activity
P. 1
Pernahkan anda bertanya mengapa ikan tuna ditangkap dengan long line

Pernahkan anda bertanya mengapa ikan tuna ditangkap dengan long line

Ratings: (0)|Views: 2,187 |Likes:
Published by supardi_ardidja
Bab pendahuluan dalam buku metode penangkapan ikan yang sedang diedit dan dipesan untuk dicetak oleh STP Press, berisi penjelasan bagaimana memahami metode penangkapan ikan.
Bab pendahuluan dalam buku metode penangkapan ikan yang sedang diedit dan dipesan untuk dicetak oleh STP Press, berisi penjelasan bagaimana memahami metode penangkapan ikan.

More info:

Published by: supardi_ardidja on Sep 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

 
Pendahuluan
Supardi Ardidja-2010
1
Pernahkan andabertanya mengapaikan tuna ditangkapdengan long lineOleh:Supardi Ardi
d
 ja
2010
 
Pendahuluan
2
 
Apa ituMetode Penangkapan Ikan
Kebutuhan dunia akan ikan dari tahun ke tahun semakin meningkatsebanding dengan tingkat pertumbuhan manusia, karena ikan mengandungprotein hewani yang tidak mengandung kolesterol dan tidak adasubstitusinya. Terdorong oleh fenomena ini, kita berusaha sebanyakmungkin menyediakan kebutuhan ikan untuk konsumsi. Dewasa ini orangmembutuhkan ikan bukan saja untuk mengenyangkan perut ataumemenuhi kebutuhan tubuh akan protein, tapi bagi yang hidupnya mapanmereka lebih mementingkan selera.Tentang selera inilah yang terkadang membuat masalah, misalnyaada orang yang senang dengan semangkok sop tulang sirip ikan hiu. Bagiyang memikirkan tentang kelangsungan rantai makanan biota laut, untuksemangkok sop sirip hiu akan membutuhkan berapa ekor ikan hiu?.Mungkin jika ditawarkan seporsi kepiting goreng saos tomat, pasti darisetumpukan kepiting tersebut, yang pertama kita lirik dan cari adalahkepiting yang ada telurnya, gurih dan lezat memang. Tapi kita jarangberpikir kalau indukan kepiting yang bertelur ditangkap, akan masih adakahkepiting bertelur berikutnya?. Kalau hiu kebanyakan tertangkap, mahluklaut apa lagi yang akan menggantikannya sebagai predator tertinggi padasiklus rantai makanan?.Menangkap ikan tampaknya hanya merupakan hal yang sepele,tidak memerlukan pendidikan tinggi, tidak memerlukan otak yang cerdas,asal mau ke laut, buktinya tak sekolahpun para nelayan dapat menangkapikan. Memang betul, tapi mengapa ada perguruan tinggi yang memilikiprogram studi menangkap ikan hingga mahasiswanya mampu mencapaitingkat doctoral. Mengapa pula seusainya perang dunia II USSR bersusahpayah memboyong AL Fridman yang Yahudi untuk diangkat menjadi KepalaBidang Riset Perikanan. Tentunya para founder kita dahulu, sudahmemikirkan secara mendalam bahwa untuk menangkap ikan tidak hanyacukup dengan kuat di laut, berani menempuh badai menerjang ombak, tapi juga harus tahu ikannya ada di mana. Tidak hanya cukup mendengarkandesirnya gerakan ikan dengan gagang dayung, tidak hanya cukup denganmelihat kemilaunya air laut ditengah malam atau tukikan camar dipermukaan laut. Oleh sebab ketidakcukupan inilah, hingga para nelayan
 
Pendahuluan
Supardi Ardidja-2010
3
perlu pula belajar banyak, terutama tentang bagaimana menangkap ikandengan mudah, berbiaya murah, hasilnya meriah, kapal mendarat cukongdan isteri senyum semringah.Mahluk laut yang akan ditangkap adalah mahluk hidup, tentunyaperlu sekali belajar kehidupan ikan (biologi perikanan). Sisi kehidupan ikanyang mana yang perlu kita pelajari?. Tentunya adalah sisi-sisi kehidupanikan yang memudahkan dalam menangkap ikan. Apakah hanya biologiperikanan saja yang patut kita pelajari, jelas tidak!. Banyak sekali ilmu-ilmudasar yang diperlukan untuk kita belajar menangkap ikan dengan mudah.Contoh sederhana adalah seorang Ahli mesin harus mempelajari perilakuair yang mengalir di dalam pipa yang statis, akan tetapi seorang nelayanharus mempelajari perilaku pipa yang bergerak di dalam air yang jugamengalir dinamis. bagaimana Pertanyaannya dari sekian banyak ilmu yangdipelajari. Lalu bagaimanakah kita membaurkan sekian banyak ilmu dasarhingga menjadi sebuah kompetensi menangkap ikan yang handal. dalammetode penangkap ikan inilah kita akan tahu untuk apa mempelajarisedemikian banyak ilmu atau ilmu apakah yang harus kita pelajari, dari
mulai berangan hendak menangkap ikan hingga ikan bisa “dinikmati”.
 Metode penangkapan ikan bertujuan untuk mengambangkan polapikir dan perilaku dalam memecahkan masalah baik teknik maupun sosialyang berkaitan dengan problematika menangkap ikan, serta membangunkeyakinan yang kuat dalam upaya menangkap ikan.Menangkap ikan yang tidak didasari oleh pengetahuan tentangbagaimana ikan tertangkap adalah pekerjaan yang sia-sia. Sebelummempelajari metode Penangkapan Ikan terlebih dahulu harus memahamitentang ikan apa yang akan ditangkap, ikannya ada dimana, sifatnyabagaimana, serta densitas dalam kelompok/ukuran individu. Ikan adalahmahluk hidup, tentunya basis dari keempat hal tersebut di atas adalahBiologi Perikanan. Pertanyaan berikutnya adalah apa yang harus dipelajaridalam biologi perikanan?. Jawabannya sederhana saja dan pula tidakbanyak yang harus dipelajari, yaitu: hanyalah hal-hal yang terdapat dalamilmu biologi perikanan yang dapat membantu mempermudah menangkapikan.Terkait dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia tentangikan, berdampak pada upaya peningkatan efektifitas dan efisiensipenangkapan ikan. Upaya menangkap ikan tertentu dengan satu alatpenangkap ikan tidak cukup dengan satu metoda penangkapan ikan saja,tapi menggabungkan sejumlah metoda penangkapan ikan yang telahdikenal.

Activity (37)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Umar Soleh liked this
Pram Solusi liked this
Zam Zam Nurdin liked this
Sukma Wati liked this
Lolotan Pane liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->