Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Shell Dalam Tanggungjawab Sosial Terhadap Kehidupan Ekonomi antara Kecelakaan Lalu Lintas dan Kemiskinan

Shell Dalam Tanggungjawab Sosial Terhadap Kehidupan Ekonomi antara Kecelakaan Lalu Lintas dan Kemiskinan

Ratings:

4.63

(8)
|Views: 14,037|Likes:
Published by Haery Sihombing

More info:

Published by: Haery Sihombing on Jul 01, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/11/2012

pdf

text

original

 
 
Haery Sihombing
 1
SSHHEELLLLDDAALLAAMMTTAANNGGGGUUNNGGJJAAWWAABBSSOOSSIIAALLTTEEHHAADDAAPP EEHHIIDDUUPPAANNEEOONNOOMMIIAANNTTAAAAEECCEELLAAAAAANNLLAALLUU LLIINNTTAASSDDAANNEEMMIISSIINNAANN 
1.0
 
PENDAHULUAN
Pembangunan ekonomi dewasa ini sebagai prioritas adalah ternyata menghasilkan pertumbuhanyang tidak seimbang dan sedang mengalami perubahan secara dramatis di mana perubahanlingkungan dan kemiskinan telah menjadi pembentuk pasar yang benar- benar tidak dapatdihilangkan, sekalipun telah berulangkali diusahakan melalui penguatan ekonomi. (Baker, 2008a;The Economist, 2008). Maka karenanya, adalah penting untuk dipahami bahwa ekonomi yangberbasiskan kerakyatan adalah asas ekonomi yang mampu menyokong kehidupan ekonomimasyarakat secara lebih luas. Di sisi lain, pembangunan ekonomi sebagai prioritas adalah ternyatamenghasilkan pertumbuhan yang tidak seimbang, sehingga hal ini mengarah kepada terganggunyafaktor penyebaran dan pemerataan pembangunan (itu sendiri) yang berdampak kepadapertumbuhan ekonomi.Semua pemasar tahu bahwa tugas utama mereka adalah memahami konsumen. Namunkonsumen bukanlah sekedar konsumen. Konsumen adalah warga negara dan memilikiserangkaian impuls keraguan dan pertentangan. Untuk itu, (Baker, 2008b) mengatakan, bahwa halini adalah tergantung kepada bagaimana suatu perusahaan dapat menggenggam dan terutamasekaligus meraihnya melalui bagaimana kehidupan bisnis perusahaan atau korporasi tadi jadinya dimasa depan. Olehkarenanya, tindakan perusahaan perlu dinyatakan terhadap pelbagai dimensikonsumen (
multidomensionality customer).
Mulai dari konsumen yang bukan hanya sebagaisebuah ekonomi, namun juga sebagai anggota keluarga, komunitas, dan negara. Dengandemikian, perusahaan tidak hanya berfokus kepada satu individu ketika menjadi konsumen melaluipengalaman mereka dalam mempergunakan produk atau layanan yang diberikan perusahaan,namun juga terhadap anggota- anggota potensial dari pelbagai kelompok
stakeholder 
untuk lebihdipuaskan melalui produk dan layanan yang dibuat perusahaan (Luo & Bhattacharya, 2006).
Bukan Suatu Masalah yang Mudah
Kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, kesehatan, pendidikan, mobilitas penduduk, lapanganpekerjaan yang semakin terbatas, dan jumlah penduduk serta penggunaan teknologi sebagai suatusarana dan infrastruktur terhadap banyak negara adalah berbaur menjadi suatu masalah kompleksyang perlu ditanggulangi terutama di banyak negara- negara berkembang. Ini dikarenakankesemuanya bermuara dan terkait kepada tindakan- tindakan pelanggaran dan kematian yang takberkesudahan.Misal, suatu imbas balik masalah teknologi adalah terobosan ilmu pengetahuan. Bidang ekologiadalah sebuah contoh dari usaha yang berhasil terhadap campur tangan dalam kegiatan- kegiatanalam yang dilakukan oleh banyak spesies, biasanya homo sapiens (manusia) menghasilkankerusakan- kerusakan yang tidak diharapkan terhadap spesies itu juga sehingga mengurangikeberhasilan alami.Dengan setiap penggunaan teknologi, suatu dampak balik terbangun sebagai apa yang merupakankebalikan dari yang kita maksud. Bahayanya jelas, bahwa kita menjadi begitu mencintaipenggunaan teknologi yang membuat kita lupa dampak yang dihasilkannya, sehingga proseskeranjingan terhadap yang demikian menjadikan kita melupakan pandangan dari produk.
 
 
Haery Sihombing
 2
Teknologi membantu kita dengan berbagai cara yang tak terbilang banyaknya, namun ternyataselalu berbalik. Contoh, kendaraan bermotor (misal: mobil, bus, sepeda motor, dll) telahmenciptakan tidak hanya sekedar kota- kota modern, namun pula hal yang sebaliknya, yaitu daerahpinggiran. Sekali hal itu dimungkinkan terjadi, maka akan ada pemisahan pusat- pusat daerahkomersial dari pusat- pusat pemukiman, dan dari pusat- pusat rekreasi, serta dari pusat- pusatindustri yang membuat hal tersebut sekarang ini dibutuhkan. Kendaraan bermotor juga menjadisalah satu penyebab utama kecelakaan dan kematian. Kehadiran kendaraan bermotor telahmerubah pola- pola tindakan hukum, kehidupan seks dan terutama lingkungan kita. Hal ini contohpaling sempurna yang menunjukkan dampak besar dari teknologi dalam kehidupan kita.Sebagai contoh, kendaraan bermotor telah menambah beban dari tugas orangtua di mana dalamsejarahnya tidak ada masyarakat yang pernah mengalami hal tersebut sebelumnya. Dulu,dikarenakan begitu sedikitnya jumlah kendaraan bermotor, maka anak- anak dapat mengitarikomunitasnya dengan relatif aman. Namun sekarang, dengan kehadiran banyak kendaraanbermotor, hal tersebut telah membuat beberapa meter dari tempat tinggal mereka menjadi sangatberbahaya. Vasconcellos (2005) mengatakan”
traffic accidents occur in built environments that is aman-made environment 
Satu hal yang kemudian dapat dikatakan adalah, bahwa kendaraan bermotor telah menggiringkepada satu keseluruhan strategi baru dalam berkeluarga, yaitu: memagari halaman rumah dansuatu keadaan di mana orangtua harus menjaga anak- anak dengan mengawasinya dari waktu kewaktu. Tanggungjawab ini bukanlah bagian dari berkeluarga jika anak dapat bergerak aman.Kendaraan bermotor telah berkontribusi meningkatkan perasaan- perasaan yang aneh dan frustasiorangtua-orangtua. Saat perasaan- perasaan tersebut tergandakan dengan perasaan terisolasi(yang dalam beberapa kasus dapat ditelusuri terhadap daerah- daerah pemukiman pinggir kotayang digagas-cipta dengan kendaraan bermotor), kerap kali membawa mereka kepada kekerasan,penciptaan satu level kekerasan anak dalam masyarakat kita yang tertinggi di dunia. Jadi secaraluar biasa, kita temukan bahwa kendaraan bermotor mempengaruhi orangtua dalam suatu carayang tak seorangpun pernah memimpikannya.Semua pertanyaan- pertanyaan ini muncul karena teknologi benar- benar menggagas-ciptakan kita.Kita adalah dan akan berbeda daripada kita sebelumnya. Pada bagian yang terbesar, kita tidakdapat mengetahui dengan cara- cara apa perbedaan- perbedaan tersebut akan menyatakandirinya. Sama halnya seperti kita yang tidak dapat mengantisipasi cara- cara bagaimana kendaraanbermotor mengubah kita.Kita selalu berkeyakinan bahwa teknologi adalah kita kendalikan, hal itu netral dan mudah, danyang demikian tadi hanyalah kita gunakan sebagai sangkaan. Namun bukanlah demikianmasalahnya, karena teknologi membangun sebuah kehidupannya sendiri: otomatis. Seperti yangdikatakan Emerson, ”Sesuatu ada dikedudukannya dan menunggangi kemanusiaan.”Bayangkanlah usaha kita untuk menjalankan mobil, televisi, atau komputer sendirian. Tidakmungkin!Teknologi berputar menjungkir-balikkan kita seperti sebuah kendaraan yang tidak dapat dihentikandan kemungkinan- kemungkinan untuk mempengaruhinya adalah begitu terbatas. Kemudian,konsekuensi- konsekuensi dari penggunaan- penggunaan teknologi cenderung berbeda dariharapan – harapan kita, dan bahkan sangat berlawanan dari yang kita maksudkan. Hanya denganpemahaman ini, manajer- manajer secara cerdik menggunakan teknologi, menilai dampak-dampaknya, dan secara rasional dipersiapkan untuk menanggulangi suatu kejadian- kejadian yangtak terperkirakan yang akan merupakan penyebabnya.
Kecelakaan Lalu lintas
Menurut
 press release
Shell (Shell, 2008b) yang mengutip laporan dari laporan WHO mengenai
Road Traffic Injury Prevention
, bahwa di dunia ini diperkirakan sebanyak 1,2 juta jiwa manusiamelayang setiap tahunnya bagai akibat kecelakaan kendaraan bermotor. Sementara itu,diperkirakan untuk 20 tahun mendatang jumlahnya akan semakin meningkat hingga 65% apabilatidak dilakukan tindakan nyata dalam pencegahan.Sedangkan di Indonesia sendiri, tercatat sebanyak 30.000 nyawa manusia melayang setiaptahunnya sebagai akibat kecelakaan lalu lintas. Jumlah kecelakaan kendaraan bermotor di
 
 
Haery Sihombing
 3
Indonesia pada tahun 2006 tercatat mencapai lebih dari 20.000 kasus dengan korban tewassebanyak 15.762 orang. Ini artinya, korban yang tewas adalah sebanyak 45 orang per hari atausama dengan 2 orang setiap jamnya. ”Ini bahkan lebih tinggi dari jumlah prajurit kita yang luka dangugur dalam operasi militer,” kata Presiden dalam sambutan meresmikan Pekan KeselamatanTransportasi Darat di Jakarta pada senin 23 April 2007 (Sijorimandiri, 2007) .Jumlah kecelakan lalu lintas sebagai akibat yang berkenaan dengan kendaraan bermotor, menurutdata statistik dari departemen perhubungan adalah sebagai berikut:

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anchu Uj liked this
PUteri Effa liked this
Fatimah Iztifa liked this
Fatimah Iztifa liked this
uncle77 liked this
tyasyabiha liked this
Winda Ayu Putri liked this
a.hermansah5437 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->