Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sabar Menahan Amarah

Sabar Menahan Amarah

Ratings:

4.5

(4)
|Views: 1,408|Likes:
Published by Kang Tris
menahan marah menimbulkan ketenangan dan dapat menabung pahala Allah swt. di akhirat kelak. Tidaklah pantas seseorang yang berakal rela atas kehinaan dari akibat dirinya suka dengan kepuasan sekejap, seperti ia marah- marah hanya karena satu perkataan saja, bertindak melampaui batas, sedang anggota badannya tak terkendali, padahal perkataan tersebut tidak mengharuskan si pengucapnya untuk dimarahi. Dan orang yang mendengarnyapun tidak akan rugi, baik secara keagamaan ataupun keduniaan, bahkan sebenarnya si pengucap itu mesti disayangi, karena ia telah menjatuhkan harga diri dan martabatnya serta masuk ke dalam kehinaan. Sementara bagi yang dimarahi dan dihina, haruslah bersyukur sebab ia sesungguhnya tidak dijatuhkan martabatnya, tidak seperti yang menghinanya
menahan marah menimbulkan ketenangan dan dapat menabung pahala Allah swt. di akhirat kelak. Tidaklah pantas seseorang yang berakal rela atas kehinaan dari akibat dirinya suka dengan kepuasan sekejap, seperti ia marah- marah hanya karena satu perkataan saja, bertindak melampaui batas, sedang anggota badannya tak terkendali, padahal perkataan tersebut tidak mengharuskan si pengucapnya untuk dimarahi. Dan orang yang mendengarnyapun tidak akan rugi, baik secara keagamaan ataupun keduniaan, bahkan sebenarnya si pengucap itu mesti disayangi, karena ia telah menjatuhkan harga diri dan martabatnya serta masuk ke dalam kehinaan. Sementara bagi yang dimarahi dan dihina, haruslah bersyukur sebab ia sesungguhnya tidak dijatuhkan martabatnya, tidak seperti yang menghinanya

More info:

Published by: Kang Tris on Jul 01, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2011

pdf

text

original

 
Sabar Menahan Amarah
www.imamsutrisno.blogspot.com
1
Sabar Menahan Amarah
Berikut ini adalah kisah seorang yang berkonsultasi dengan Al Harits AlMuhasibi, karena tidak bisa sabar menahan amarah karena hal – hal yangsepele.”Aku tidak kuat menahan amarah ketika dicela dan disakiti.” kata si sakit.”Engkau sulit menahan marah dan mudah membalas, sebab engkaumenganggap bahwa menahan marah itu adalah perbuatan hina dankeserampangan sebagai kerhormatan.”kata Al Muhasibi.”Lalu dengan apa aku dapat menahan amarah yang besar ?” kata si sakit.”Dengan
kesabaran jiwa dan menahan anggota badan
.” jawab Al Muhasibi.”Dengan apa aku bisa mendapatkan kesabaran jiwa dan mengekang anggotabadan?” tanya si sakit. ” Dengan
mengetahui dan menyadari bahwa menahanmarah itu adalah kemuliaan dan keindahan sedangkan keserampanganadalah kehinaan dan corengan
.” jawab Al Muhasibi.”Bagaimana aku dapat menyadari itu sementara dalam hatiku telah bercokollawannya ? Dan bagaimana pula aku dapat menyadarinya sementara dalamdiriku telah timbul suatu perasaan bahwa jika aku tidak membalas, aku merasaterhina di hadapan orang yang memarahiku ? selain itu, dalam hatiku timbulperasaan bahwa orang yang memarahiku adalah telah menginjak-injak hargadiriku, dan jika aku tidak membalasnya, aku merasa dianggap sangat lemah dantidak berdaya ?” tanya si sakit.”Hatimu terus menerus memiliki perasaaan seperti itu, karena engkau tidakmengetahui
bentuk lahir keburukan sikap seseorang yang suka marah.Selain itu engkau tidak mengetahui rahasia menahan marah dankeagungan pahala dari Allah swt. Untukmu di akhirat kelak 
.” jawab AlMuhasibi.”Bagaimana caranya supaya aku mengetahui kedua hal tersebut (rahasiamenahan marah dan pahala agung) ?” tanya si sakit.”Adapun keburukan dari suka marah dan tidak bisa menahan marah dapatengkau lihat dari
keadaan orang yang memarahi dan mencela dirimu ketikamarah dan emosi. Perhatikan roman mukanya, kelopak kedua matanya,warna merah mukanya, pelototan kedua matanya, ketidakelokan penampilannya, kerendahan dirinya dan hilangnya ketenangan danketentraman dari dirinya
.””Engkau melihat dengan jelas keadaan itu dari orang permarah dan tampaknyata oleh setiap orang yang berakal. Jika engkau mendapat ujian dari Allah swt,

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mohd Zahid liked this
ahmad subhan liked this
Ida N Edrin liked this
Abie J-Redhee liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->