Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
18Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
80

80

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,627|Likes:
Published by jhon

More info:

Published by: jhon on Sep 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/03/2013

pdf

text

original

 
 
PENGARUH LATIHAN
SHUTTLE RUN 
DAN
THREE CORNER DRILL
 TERHADAP KELINCAHAN BAGI ATLET
 HOCKEY 
PUTRAKLUB PUTRA MANDIRI MIJEN KOTASEMARANG TAHUN 2005
SKRIPSI
 
Diajukan dalam rangka penyelesaian studi Strata Iuntuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan
 Disusun Oleh :Nama : SudarsoNIM : 6101401010Jurusan : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan RekreasiFakultas : Ilmu Keolahragaan
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG2005
 
 
PERSETUJUAN
Skripsi ini telah dinyatakan siap untuk mengikuti ujian skripsi didepanSidang Panitia Skripsi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarangpada :Hari : ……………………………Tanggal : ……………………………Semarang November 2005Yang mengajukan,SudarsoNIM. 6101401010MengetahuiPembimbing I Pembimbing IIDrs. Tri Rushadi, M.Kes Drs. Bambang Priyono, M. PdNIP. 131876221 NIP. 131571552MengesahkanKetua Jurusan PJKRDrs. Hary Pramono, M. SiNIP. 131469638
 
 
SARISudarso, 2005
, “Pengaruh Latihan
Shuttle Run
dan
Three Corner Drill
terhadapKelincahan Bagi Atlet
Hockey
Putra Klub PUTRA MANDIRI Mijen KotaSemarang Tahun 2005 “. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakahpengaruh yang signifikan antara s
hutte run
dan
three corner drill
terhadapkelincahan dan mana yang lebih baik antara kedua latihan tersebut terhadapkelincahan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan
 Matched Subjectc by Designs
yaitu melakukan
matching
karena hakekat
subjectsmatching
adalah sedemikian rupa sehigga pemisahan pasangan-pasangan subjek (
 pair of subjects
) masing-masing grup eksperimen secara otomatis akanmenyeimbangkan kedua grup ini. Sampel yang digunakan adalah atlet
hockey
 putra klub PUTRA MANDIRI Mijen Kota Semarang, usia 16 – 20 tahunsebanyak 18 atlet. Dari 18 atlet dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Eksperimen 1( E
1
) dengan perlakuan latihan
shuttle run
dan kelompok Eksperimen 2 ( E
2
) dengan perlakuan latihan
three corner drill
, sehingga masing-masing terdiri dari 9 atlet. Untuk menentukan kelompok eksperimen dengan caradiundi. Selanjutnya pelaksanaan perlakuan diberikan kepad atlet selama 4 minggu.Akhir dari perlakuan tersebut kemudian diadakan
 post test 
atau tes akhir. Analisisdata dilaksanakan dengan rumus t-tes pendek.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari selisih perhitungan antara meanpretes mean postes didapat nilai sebesar 7,49 detik dikurangi 6,55 detik sehinggapada latihan
shuttle run
mengalami peningkatan sebesar 0,94 detik. Demikianhalnya dengan perhitungan selisih mean pretes dan mean postes untuk latihan
three corner drill
diperoleh nilai sebesar 8,07 detik dikurangi 7,01 detik,sehinggapada latihan
three crner drill
mengalami peningkatan sebesar 1,06 detik. Setelahdihitung perbandingan antara latihan
shuttle run
dan
three corner drill
 mempunyai pengaruh sebesar 0,94 detik dan 1,06 detik terhadap kelincahan.Sehingga latihan
shuttle run
maupun
three corner drill
sama-sama meningkatkankelincahan. Dari perhitugan selisih pretes dan postes pada latihan
shuttle run
maupun
three corner drill
didapat t-hitung lebih besar dari pada t-tabel. Nilai t-hitung
shuttle run
sebesar 4,843 dan nilai t-hitung
three corner drill
sebesar5,196. Setelah t-hitung diketahui,selanjutnya mencari t-tabel dengan taraf signifikan5 % derajat kebebasan (db) 8 pada nilai t. Dari tabel didapat nilai t-tabelsebesar 2,306. Dengan membandingkan t-tabel dengan t-hitung diperoleh t-hitunglebih besar dari t-tabel yaitu 4,843 > 2,306 pada latihan
shuttle run
dan 5,196 >2,306 pada latihan
three corner drill.
Karena yang dihitung kecepatan, makalatihan
three corner drill
lebih baik dari pada latihan
shuttle run
dalammeningkatkan kelincahan. Dan berdasarkan perhitungan perbedaan hasilkelompok latihan
shuttle run
dan
three corner drill
didapat nilai sebesar 0,807detik dari perhitungan nilai
t-test.
 Simpulan penelitian ini adalah baik latihan
shuttle run
maupun
threecorner drill
mempunyai pengaruh yaitu
 
sama-sama dapat meningkatkankelincahan.Dan latihan
three corner drill
lebih baik daripada latihan
shuttle run

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ogie Memet liked this
Zukhruf Faridho liked this
Ogie Memet liked this
Ogie Memet liked this
Ogie Memet liked this
Ogie Memet liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->