Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
tht

tht

Ratings: (0)|Views: 1,438 |Likes:
Published by Widyawati Tjahjadi
xxx
xxx

More info:

Published by: Widyawati Tjahjadi on Sep 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
Tuba Eustachius terdiri dari tulang rawan pada dua pertiga ke arah nasofaring dan sepertigasisanya terdiri dari tulang. Tuba biasanya dalam keadaan tertutup dan baru terbuka apabilaoksigen diperlukan masuk ke telinga tengah atau pada asaat mengunyah, menelan, dan menguap.EtiologiKeadaan yang menyebabkan disfungsi tuba Eustachius atau tuba katar antara lain adalah tubaterbuka abnormal, myoklonus palatal, palatoskisis, dan obstruksi tuba.Obstruksi tuba umumnya terjadi karena otitis media, baik dalam bentuk barotrauma, otitis mediasupuratif, maupun otitis media non supuratif. Salah satu bentuk otitis media non-supuratif adalahotitis media serosa. Keadaan ini sering ditemukan pada rhinitis alergika dan pada orang yangsering pilek.Otitis media serosa akut adalah keadaan terbentuknya sekret di telinga tengah secara tiba-tibayang disebabkan oleh gangguan fungsi tuba. Keadaan akut ini dapat disebabkan antara lain oleh:1) sumbatan tuba, di mana terbentuk cairan di telinga tengah2) virus, terbentuknya cairan di telinga tengah yang berhubungan dengan ISPA3) alergi, berhubungan dengan alergi pada saluran pernafasan atas4) idiopatik Gejala dan tanda yang didapatkan dari pasien yang mengalami OMS yang terutama adalahtelinga terasa penuh dan ada kongesti. Pada saat pasien membuang ingus keras-keras, dapatmerasakan suara seperti gelembung-gelembung yang pecah.Selain itu pasien juga dapat mengeluh rasa terseumbat pada telinga atau suara sendiri terdengar lebih nyaring atau berbeda pada telinga yang sakit (diplacusis binauralis). Kadang-kadang terasaseperti ada cairan yang bergerak dalam telinga pada saat posisi kepala berubah. Rasa sedikitnyeri dapat terjadi pada awal tuba terganggu, karena tekanan negatif ada telinga tengah(misalnya barotrauma), tetapi setelah sekret terbentuk tekanan negatif ini pelan-pelan hilang.Rasa nyeri tidak pernah ada bila penyebab timbulnya sekret adalah virus atau alergi. Tinnitus,vertigo, atau pusing kadang2 ada dalam bentuk ringan.Tinnitus, atau suara telinga berdenging, berdengung, atau berdenting adalah suatu gejala yangsangat subjektif pada pasien. Kadang-kadang hanya menjadi sumber gangguan kecil bagi pasien,tetapi pada yang lainnya dapat mengganggu aktifitas. Etiologi dari tinnitus dapat berupa cerumen prop, otosklerosis, otitis media, atau keadaan ototoksik.Pada pemeriksaan fisik, dapat ditemukan retraksi dari membran timpani. Motilitas membrantimpani juga berkurang. Kadang-kadang pada pemeriksaan dengan otoskop, terlihat tampilangaris batas air atau gelembung udara di sebelah medial membran.Untuk pasien-pasien dengan gangguan fungsi tuba, dapat disuruh untuk melakukan perasatValsalva. Perasat ini dilakukan dengan cara menutup kedua hidung, lalu meniup keras-kerasdengan mulut tertutup. Apabila patensi kedua tuba bagus, maka dengan perasat Valsalva akanterbuka (kadang-kadang disertai dengan bunyi “pop”). Pasien yang OMS-nya telah disertaidengan gangguan tuba apabila melakukan perasat ini tidak dapat mendengar atau merasakan bunyi terbukanya tuba. Biasanya patensi tuba terganggu atau tuba tersebut tersumbat di sekitar 
 
2/3 pars kartilagineus medial.Tes Pendengaran Dengan Garputala• Tes Rinne – Membandingkan antara konduksi tulang dengan konduksi udara. Garputala yang bervibrasi dipegang dengan gagangnya pada prosessus mastoideus telinga sampai suaranyamenghilang menurut pendengaran pasien. Lalu langsung dipegang dekat dengan meatusauditorius eksternus tanpa menyentuhnya. Apabila pasien masih dapat mendengar suaragarputala tersebut, berarti konduksi udara melebihi konduksi tulang. Ini adalah hasil tes yangnormal atau (+)• Tes Weber – Mencari apakah ada ketulian unilateral. Garputala yang bervibrasi diletakkan padagaris tengah kepala (di tengah2 dahi). Pada seseorang yang fungsi pendengarannya normal, makasuara tersebut akan didengar sama keras pada kedua telinga. Pada seseorang dengan conductivehearing loss unilateral, suara garputala akan terdengar lebih keras pada sisi yang sakit. Padaseseorang dengan sensorineural hearing loss unilateral, suara garputala akan terdengar lebihkeras pada sisi yang sehat.• Tes Schwabach – Sama seperti dengan tes Rinne, hanya diulang dan dibandingkan dengan pemeriksa.Pada pasien dengan otitis media serosa akut pengobatan dapat secara medikamentosa maupun pembedahan. Pada pengobatan medikal diberikan obat vasokonstriktor lokal (tets hidung),antihistamin, serta perasat Valsava, bila tidak ada tanda-tanda infeksi di jalan napas atas. Setelahsatu-dua minggu, bila gejala-gejala masih menetap, dilakukan miringtomi (insisi pada pars tensamembarn timpani agar terjadi drainase sekret dari telinga tengah ke telinga luar).Posted by Dr. Mohd Syis Zulkipli at16:33 
0 comments:Post a Comment
About Me
Dr. Mohd Syis ZulkipliSISTEM SENSORIA. PendahuluanKesadaran sesorang akan dunianya ditentukan oleh mekanisme neural yang mengolah informasiyang diterima. Llangkah awal pada pengolahan ini adalah transformasi energi stimulus menjadi
 
 potensial reseptor lalu menjadi potensial aksi pad serabut saraf. Pola potensial aksi pada serabutsaraf tertentu adalh kode yang memberikan informasi mengenai dunia, meskipun seringkali kodeyang disampaikan berbeda dari apa yang ingin disampaikan.Sistem sensori adalah bagian dari sistem saraf yang terdiri dari reseptor sensori yang menerimarangsangan dari lingkungan eksternal maupun internal, jalur neural yang yang menyalurkaninformasi dari reseptor ke otak dan bagian otak yang terutama bertugas mengolah informasitersebut. Informasi yang diolah oleh sistem sensori mungkin dapat menyadarkan kita tentangadanya stimulus, namun bisa juga kita tidak menyadari adanya stimulus tertentu. Tanpamemperhatikan apakah informasi tersebut menggugah kesadaran kita atau tidak, informasitersebut adalah informasi sensori. Bila informasi tersebut menggugah kesadaran maka dapat puladisebut sebagai sensasi. Pemahaman mengenai sensasi disebut dengan persepsi, sebagaicontoh,merasakan nyeri adalah sensasi, namun kesadaran bahwa gigi saya terasa sakit adalah persepsi.Tampak bahwa sistem sensori beroperasi seperti peralatan listrik, misalnya bisa dilihat banyak analogi antara sistem sensori pendengaran dengan telephone, bedanya hanya pada hasil akhirnya.Pada telephone hasil akhirnya adalh suara yangsama dari yang sebelumnya di ubah terlebih dahulu menjadi sinyal listrik, sedangkan pada pendengaran hasil akhirnya adalah sesuatau yang kita anggap sebagai suara.B. Gangguan sensoriPengertian :Gangguan sensorik indera adalah : perubahan dalam persepsi derajat serta jenis reaksi seseorangyang diakibatkan oleh meningkat menurun atau hilangnya rangsangan inderaGejala- gejala umum :- Halusinasi dan atau waham- Menarik diri- Sikap bermusuhan yaitu dengan mencari petugas- Perasaan yang tidak adekuat, suka menangis- bingung atau disorientasi waktu, tempt dan perorangan- gangguan indera misalnya: penciuman, perabaan, penglihatan dan pendengaran- ganguan psikomotorik - timbul kebosanan an gelisahhal- hal yang menyebabkan gangguan sensorik :tersekap dalam ruangan yang sempit
tersekap dalam ruangan yang tidak berjendela
rangsangan dari luar secara terus- menerus, misalnya penerangan lampu, suaara tau kerumunanorang.
Kurangnya rangsangan baru
Penempatan klien lansia dalam ruangan yang terisolasi.
C. MASALAH SENSORI PADA LANSIAa. Mata atau penglihatanMata dan pendengaran merupakan bagian yang vital dalam kehidupan untuk pemenuhan hidupsehari-hari, terkadang perubahan yang terjadi pada mata dan telinga dapat menurunkankemampuan beraktifitas. Para lansia yang memilih masalh mata dan telinga menyebabkan orangtersebut mengalami isolasi sosial dan penurunan perawatan diri sendiri.1. Mata normalMata merupakan organ penglihatan, bagian-bagian mata terdiri dari sklera, koroid dan retina.

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aprian liked this
Indra Wijaya liked this
Izzati Hammim liked this
khairiyahamalia liked this
Fadhli Ahmad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->