ETIKA ORGANISASI PEMERINTAH
2
baik. Dengan pemahaman yang baik, mereka tidak hanya diharapkanterdorong untuk berperan aktif sebagai pemelihara dengan berperilakuetis dalam memapak karier, tetapi juga dapat ikut berperan sebagaipenjaga perilaku beretika.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mampu:1.
menjelaskan konsep umum etika organisasi2.
menjelaskan hubungan etika organisasi dengan
good governance
3.
menjelaskan etika organisasi pemerintah4.
menjelaskan teknik-teknik peningkatan standar etika organisasipemerintah.
CAKUPAN BUKU INI
Buku ini terdiri atas empat bab sebagai berikut.
Bab 1
tentang konsep umum etika organisasi. Dalam bab inidijelaskan akar pengertian etika yang kemudian dikaitkan denganmoral dan kehidupan organisasi. Selanjutnya diuraikan prinsip-prinsipdan dimensi etika. Akhirnya bab ini ditutup dengan pembentukanetika dalam organisasi.
Bab 2
menguraikan tentang etika kehidupan berbangsa dan
good governance
. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai hakikatetika, selanjutnya dibahas peranan etika dalam kehidupan berbangsadan lebih spesifik dalam pelaksanaan roda pemerintahan yang baik.Dalam bab ini secara khusus dibahas etika kehidupan berbangsamenurut TAP MPR Nomor VI/MPR/2001dalam hubungannyakehdupan sosial dan budaya, politik dan pemerintahan, ekonomi danbisnis, penegakan hukum yang berkeadilan, keilmuan, danlingkungan. Selanjutnya dibahas etika dalam kaitannyapenyelenggaraan
good governance
.
Bab 3
tentang etika organisasi pemerintah. Dalam bab ini diuraikanetika pegawai negeri sipil (PNS) dan pengejawantahannya dalam kodeetik PNS. Selanjutnya dibahas etika dalam jabatan dan tata nilai dilingkungan Depdiknas. Akhirnya diuraikan tata nilai di lingkunganDepdiknas (sebagaimana yang termuat dalam Renstra Depdiknas)yang mencakup nilai-nilai masukan, proses, dan keluaran.