Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
310Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Etika Organisasi

Etika Organisasi

Ratings:

4.8

(30)
|Views: 33,341 |Likes:
Published by anon-329243

More info:

Published by: anon-329243 on Jul 02, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2013

pdf

text

original

 
ETIKA ORGANISASI PEMERINTAH
1
Pendahuluan
PENGANTAR
Etika memainkan peranan penting dalam kehidupan organisasi, baik publik maupun swasta. Etika organisasi biasanya tumbuh danberkembang sejalan dengan perkembangan organisasi. Kode etik atauyang sejenis tumbuh dari misi, visi, strategi, dan nilai-nilai organisasi.Kode etik organisasi yang dipikirkan dengan seksama dan efektif berfungsi sebagai pedoman dalam pengambilan setiap keputusanorganisasi yang etis dengan menyeimbangkan semua kepentinganyang beragam.Biasanya etika organisasi dibuat dalam bentuk tata tertib berperilakuatau kode etik tertulis dan dimuat dalam manual kepegawaian ataudipajang pada dinding yang dapat dilihat dengan jelas. Namun,sekadar mencetak dan memajangkannya supaya dilihat semua orangtidaklah cukup. Kode etik atau norma berperilaku haruslah menjadipedoman dalam praktik aktual setiap kegiatan keseharian organisasiserta didorong penerapannya secara konsisten oleh pimpinanorganisasi. Pimpinan harus menunjukkan perilaku yang dapatditeladani. Tidak ada toleransi atas perilaku yang tidak etis dalamorganisasi.Perbuatan tidak etis yang dilakukan oleh pimpinan eselon atas dapatdipandang sebagai pembolehan untuk melakukan hal yang sama dilevel bawah. Pimpinan senior perlu menjunjung tinggi standarperilaku yang tinggi sebelum mereka menuntut hal yang sama kepadabawahan. Pimpinan yang tidak mentoleransi perilaku yang tidak etisdi kalangan rekan sejawat dan secara aktif berusaha menjadi modelbagi standar kejujuran, keterbukaan, dan keandalan adalah merekayang menunjukkan komitmen yang tinggi bagi perilaku yang etis. Itusebabnya, sangat besar manfaatnya bagi setiap organisasi mengumum-kan kode etiknya secara terbuka sehingga dapat diketahui oleh setiaporang.Buku ini disusun sebagai bagian dari bahan pembelajaran dalamDiklat Prajabatan bagi para CPNS. Para CPNS perlu memahami etikaorganisasi dalam menumpuh kariernya sebagai abdi masyarakat yang
 
ETIKA ORGANISASI PEMERINTAH
2
baik. Dengan pemahaman yang baik, mereka tidak hanya diharapkanterdorong untuk berperan aktif sebagai pemelihara dengan berperilakuetis dalam memapak karier, tetapi juga dapat ikut berperan sebagaipenjaga perilaku beretika.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta diharapkan mampu:1.
 
menjelaskan konsep umum etika organisasi2.
 
menjelaskan hubungan etika organisasi dengan
good governance
 3.
 
menjelaskan etika organisasi pemerintah4.
 
menjelaskan teknik-teknik peningkatan standar etika organisasipemerintah.
CAKUPAN BUKU INI
Buku ini terdiri atas empat bab sebagai berikut.
Bab 1
tentang konsep umum etika organisasi. Dalam bab inidijelaskan akar pengertian etika yang kemudian dikaitkan denganmoral dan kehidupan organisasi. Selanjutnya diuraikan prinsip-prinsipdan dimensi etika. Akhirnya bab ini ditutup dengan pembentukanetika dalam organisasi.
Bab 2
menguraikan tentang etika kehidupan berbangsa dan
good governance
. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai hakikatetika, selanjutnya dibahas peranan etika dalam kehidupan berbangsadan lebih spesifik dalam pelaksanaan roda pemerintahan yang baik.Dalam bab ini secara khusus dibahas etika kehidupan berbangsamenurut TAP MPR Nomor VI/MPR/2001dalam hubungannyakehdupan sosial dan budaya, politik dan pemerintahan, ekonomi danbisnis, penegakan hukum yang berkeadilan, keilmuan, danlingkungan. Selanjutnya dibahas etika dalam kaitannyapenyelenggaraan
good governance
.
Bab 3
tentang etika organisasi pemerintah. Dalam bab ini diuraikanetika pegawai negeri sipil (PNS) dan pengejawantahannya dalam kodeetik PNS. Selanjutnya dibahas etika dalam jabatan dan tata nilai dilingkungan Depdiknas. Akhirnya diuraikan tata nilai di lingkunganDepdiknas (sebagaimana yang termuat dalam Renstra Depdiknas)yang mencakup nilai-nilai masukan, proses, dan keluaran.
 
ETIKA ORGANISASI PEMERINTAH
3
Bab 4
mengenai teknik peningkatan standar etika organisasipemerintah. Uraian dalam bab ini dimulai dengan penekanan padapentingnya standar etika organisasi pemerintah. Lebih lanjut dibahaspenyusunan standar etika organisasi pemerintah dengan menekankanpentingnya peranan masukan dari masyarakat. Berikutnya dibahastentang pengawasan dan evaluasi penerapan etika organisasipemerintah dan terakhir dibahas metode meningkatkan standar etikaorganisasi pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->