Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perilaku Individu Dalam Organisasi

Perilaku Individu Dalam Organisasi

Ratings: (0)|Views: 4,034 |Likes:
Published by Aggy Franata
Perilaku manusia sangat berbeda antara satu dengan lainnya. Perilaku itu sendiri adalah suatu fungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya.
Perilaku manusia sangat berbeda antara satu dengan lainnya. Perilaku itu sendiri adalah suatu fungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya.

More info:

Published by: Aggy Franata on Sep 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

 
1 |Page 
PERILAKU INDIVIDU DALAM ORGANISASI AGGY FRANATA - 2011.
 
2 |Page 
Perilaku Individu Dalam Organisasi
Perilaku manusia sangat berbeda antara satu dengan lainnya. Perilaku itu sendiri adalah suatufungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya. Dilihat dari sifatnya,perbedaan perilaku manusia itu disebabkan karena kemampuan, kebutuhan, cara berpikir untuk menentukan pilihan perilaku, pengalaman dan reaksi affektifnya berbeda satu sama lain.Pendekatan yang sering dipergunakan untuk memahami perilaku manusia adalah; pendekatankognitif, reinforcement dan psikoanalitis. Berikut penjelasan ketiga pendekatan tersebut di lihatdari; penekanannya, penyebab timbulnya perilaku, prosesnya, kepentingan masa lalu di dalammenentukan perilaku, tingkat kesadaran dan data yang dipergunakan.
1.
 
Penekanan
Penekanan kognitif menekankan mental internal seperti berpikir dan menimbang.Penafsiran individu tentang lingkungan dipertimbangkan lebih penting dari lingkunganitu sendiri.Pendekatan penguatan (reinforcement) menekankan pada peranan lingkungan dalamperilaku manusia. Lingkungan dipandang sebagai suatu sumber stimuli yang dapatmenghasilkan dan memperkuat respon perilaku.Pendekatan psikoanalitis menekankan peranan sistem personalitas di dalam menentukansuatu perilaku. Lingkungan dipertimbangkan sepanjang hanya ego yang berinteraksidengannya untuk memuaskan keinginan.
2.
 
Penyebab Timbulnya Perilaku
Pendekatan kognitif, perilaku dikatakan tumbul dari ketidakseimbangan atauketidaksesuaian pada struktur kognitif, yang dapat dihasilkan dari persepsi tentanglingkungan.Pendekatan reinforcement menyatakan bahwa perilaku itu ditentukan oleh stimulilingkungan baik sebelum terjadinya perilaku maupun sebagai hasil dari perilaku.Menurut pendekatan psikoanalitis, perilaku itu ditimbulkan oleh tegangan (tensions)yang dihasilkan oleh tidak tercapainya keinginan.
 
3 |Page 
3.
 
Proses
Pendekatan kognitif menyatakan bahwa kognisi (pengetahuan dan pengalaman) adalahproses mental, yang saling menyempurnakan dengan struktur kognisi yang ada. Danakibat ketidak sesuaian (inconsistency) dalam struktur menghasilkan perilaku yangdapat mengurangi ketidak sesuaian tersebut.Pendekatan reinforcement, lingkungan yang beraksi dalam diri individu mengundangrespon yang ditentukan oleh sejarah. Sifat dari reaksi lingkungan pada respons tersebutmenentukan kecendrungan perilaku masa mendatang.Dalam pendekatan psikoanalitis, keinginan dan harapan dihasilkan dalam Id kemudiandiproses oleh Ego dibawah pengamatan Superego.
4.
 
Kepentingan Masa lalu dalam menentukan Perilaku
Pendekatan kognitif tidak memperhitungkan masa lalu (ahistoric). Pengalaman masalalu hanya menentukan pada struktur kognitif, dan perilaku adalah suatu fungsi daripernyataan masa sekarang dari sistem kognitif seseorang, tanpa memperhatikan prosesmasuknya dalam sistem.Teori reinforcement bersifat historic. Suatu respon seseorang pada suatu stimulustertentu adalah menjadi suatu fungsi dari sejarah lingkungannya.Menurut pendekatan psikoanalitis, masa lalu seseorang dapat menjadikan suatu penentuyang relative penting bagi perilakunya. Kekuatan yang relative dari Id, Ego dansuperego ditentukan oleh interaksi dan pengembangannya dimasa lalu.
5.
 
Tingkat dari Kesadaran
Dalam pendekatan kognitif memang ada aneka ragam tingkatan kesadaran, tetapidalam kegiatan mental yang sadar seperti mengetahui, berpikir dan memahami,dipertimbangkan sangat penting.Dalam teori reinforcement, tidak ada perbedaan antara sadar dan tidak. Biasanyaaktifitas mental dipertimbangkan menjadi bentuk lain dari perilaku dan tidak dihubungkan dengan kasus kekuasaan apapun. Aktifitas mental seperti berpikir danberperasaan dapat saja diikuti dengan perilaku yang terbuka, tetapi bukan berartibahwa berpikir dan berperasaan dapat menyebabkan terjadinya perilaku terbuka.Pendekatan psikoanalitis hampir sebagian besar aktifitas mental adalah tidak sadar. Aktifitas tidak sadar dari Id dan Superego secara luas menentukan perilaku.

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Marhumi Purnomo liked this
Daniel de Silangit added this note
the real good post
Martzsa Khasanah liked this
Surya Dhinata liked this
May Orchi liked this
Sholla Fanco liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->